Arsip Tag: berita

Dukung Pemprov Jateng, Ning Nawal Ajak BKOW Sukseskan Program Satu Kecamatan Satu Rumah Perlindungan

Lingkar.co – Ketua BKOW (Badan Kerjasama Organisasi Wanita) Jawa Tengah, Ny. Hj. Nawal Arafah Yasin, M.S.I., mengajak jajarannya untuk menyukseskan program-program di pemerintahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin).

Salah satunya program ‘Satu Kecamatan Satu Rumah Perlindungan’ di tiap kecamatan di Jawa Tengah. Ning Nawal, panggilan akrabnya, menginginkan nantinya BKOW dapat mewujudkan sekaligus mengembangkannya menjadi rumah kreatif.

“Perlu ada ruh di situ, kita nanti akan bergerak di situ juga ya untuk bagaimana kita bisa menguatkan korban-korban kekerasan perempuan dan anak di Jawa tengah ini,” ucapnya saat membuka Rapat Kerja III Tahun 2025 BKOW Jateng, di Aula Cendrawasih Kantor Kesbangpol, Senin, (17/3/2025).

Nawal optimis dalam lima tahun ke depan, tidak sulit bagi BKOW yang sebelumnya telah Ia pimpin untuk terus meningkatkan kinerja baiknya.

“Program-program yang telah kita buat, alhamdulillah telah banyak diadopsi. Termasuk program Destara (Desa Sejahtera Peduli Perempuan dan Anak),” ucapnya.

Ning Nawal mengatakan, program bagus yang telah dikerjakan akan diteruskan. Sejalan dengan program-program baru yang tentunya berfokus pada pengentasan kemiskinan, perempuan dan anak.

“Kemudian pernikahan anak, tidak hanya langkah preventif tapi kita MoU-kan dengan pengadilan agama. Jadi kita ikut mengawal kebijakan dispensasi, sehingga kemudian tidak ada mempermudah dispensasi tanpa alasan yang jelas,” tegas istri Wagub Taj Yasin ini.

Sebagai informasi, BKOW terdiri dari sedikitnya 40 organisasi perempuan di Jawa Tengah.

Organisasi ini bergerak untuk penanggulangan kemiskinan terkait kelompok rentan, perempuan di daerah pinggiran, dan penanggulangan stunting.

“Saya menerima segala masukan dan saran, dan mudah-mudahan apa yang kita kerjakan bisa membuat perubahan bagi kesejahteraan di Jawa Tengah ini,” tandasnya.

Siti Zubaidah Haerudin sebagai Mantan Plt. Ketua BKOW Provinsi Jawa Tengah menyerahkan Memori Jabatan dan di terima dengan penuh 100%. (*)

Andika-Hendi Cabut Gugatan Hasil Penghitungan Suara Pilgub Jateng, Begini Tanggapan Ahmad Luthfi

Lingkar.co – Setelah Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng nomor urut 01, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi alias Hendi telah mencabut gugatan hasil penghitungan suara Pilgub Jateng di Mahkamah Konstitusi (MK), hal itu mendapat respon Calon Gubernur Jateng nomor urut 02, Ahmad Luthfi.

Usai bertemu Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dikediamannya di Sumber, Solo, Ahmad Luthfi menjelaskan masih menunggu penetapan dari MK.

Di lain sisi Ahmad Luthfi menghormati keputusan pasangan calon Andika Perkasa dengan Hendrar Prihadi (Andika-Hendi) atas pencabutan gugatan pada Senin (13/1/2025) kemarin.

“Ya kita serahkan ke MK dulu, karena MK belum memberikan penetapan. Kalau MK menyatakan sah pencabutannya itu, akan ditindaklanjuti oleh KPU. Kita tunggu saja tanggal mainnya,” terangnya saat ditemui di kediaman pribadi Presiden ke-7 Joko Widodo, Selasa (14/1).

Mencermati perkembangan politik di Jateng saat ini, ketika ditanya awak media apakah ada rencana bertemu dengan Andika? mantan Kapolda Jateng ini mengatakan hingga saat ini belum ada. Namun dia mengaku siap mengamodir program dari Andika-Hendi.

“Tentu kalau ada yang baik kita ambil. Mungkin ada program pada saat debat kita rasa baik untuk masyakarat Jawa Tengah bisa kita tampung. Kita kelola bersama untuk masyarakat Jawa Tengah. Tidak ada rival, kita ini ngemong,” tegas Luthfi.

Apakah ada persiapan jelang penetapan sebagai calon terpilih hingga pelantikan? Luthfi mengatakan hingga saat ini belum ada.

“Tidak ada persipaan khusus. Cuma jaga kesehatan sama belanja masalah di masyarakat. Ke tempat yang dulu pernah saya datangi atau belum saya datangi,” jelas Luthfi.

Terkait wacana Kepala Daerah menjalani retreat, seperti para Menteri di Kabinet Merah Putih usai dilantik, Luthfi mengatakan bahwa dirinya siap. “Saya ngikut saja, untuk integrasi dengan pemerintah pusat, apa yang dilakukan pusat, akan kita aplikasikan didaerah,” bebernya.

Usai bertemu Jokowi, rupanya ada pesan yang disampaikan ke Luthfi. “Ya beliau berpesan agar segera bekerja untuk masyarakat Jawa Tengah,” papar Luthfi sembari bergegas masuk mobil lalu berpamitan kepada sejumlah awak media. (arh)

Yoyok Tinjau TPA Jatibarang, Sopir Truk Sampah Curhat Bonus Lembur dan Peremajaan Armada

Lingkar.co – Calon Wali Kota Semarang, Yoyok Sukawi meninjau ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang, Senin (7/10/2024). Baru sampai, para pemulung dan sopir truk pengangkut sampah langsung menghampiri. Mereka pun tak canggung untuk curhat kepada CEO PSIS ini.

Tak sedikit para sopir truk pengangkut sampah yang menunggu waktu shift malam itu menghampiri Yoyok Sukawi untuk sekadar bersalaman dan berswafoto.

“Pak Yoyok, ayo kita foto dulu, jarang-jarang nih foto sama Pak Yoyok,” ujar seorang sopir yang meminta foto. Yoyok pun langsung melayani satu per satu permintaan tersebut.

Kedatangan Yoyok bak teman sendiri bagi mereka. Dengan para pengemudi truk sampah misalnya, Yoyok menjadi tempat curhat. Banyak sekali masukan yang diterima Yoyok Sukawi saat berdialog dengan sopir-sopir di TPA Jatibarang Semarang.

Misalnya soal bonus lembur dan peremajaan armada. Para sopir berharap kepada Yoyok agar memperhatikan kesejahteraan dan keselamatan pengemudi truk sampah saat bekerja.

“Saya tadi curhat banyak hal dengan Pak Yoyok, terutama soal bonus lembur sama peremajaan armada. Di sini ada armada yang beroperasi sejak 2012,” kata Edi Winanto (37), salah satu sopir truk pengangkut sampah.

Dia bilang, selama bekerja menjadi pengemudi truk sampah, banyak armada yang sudah seharusnya diperbarui. Dia khawatir akan keselamatan apabila truk makin menua dan tak ada perbaikan.

“Kalau jadi jangan lupa memperhatikan orang bawah, armada pengangkut sampah ke depannya akan diperhatikan lagi, artinya bakal ada peremajaan,” ujar warga Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang itu.

Sementara itu, Yoyok Sukawi mengatakan, pengelolaan sampah di Kota Semarang menjadi perhatiannya. Dia bersama pasangannya, Calon Wakil Wali Kota Semarang, Joko Santoso alias Joko Joss memiliki komitmen dalam pengelolaan sampah.

Yoyok mengatakan, curhatan para sopir truk itu akan dijadikan bahan untuk pengelolaan permasalahan sampah di Ibu Kota Jawa Tengah (Jateng) lima tahun ke depan.

“Ini kami mampir ke TPA, melihat kondisinya memang banyak yang harus diperbaiki, armadanya juga harus diperbarui demi tercipta pelayanan lebih baik. Karena armada kalau sudah lama pasti membuat sampah berjatuhan di jalan, dan lain sebagainya,” kata Yoyok.

Dia juga mendapatkan ide terkait pengadaan truk pengangkut sampah jenis compactor. Truk itu bekerja lebih efisien dengan mengangkut sampah menjadi lebih padat.

Selain merupakan modernisasi untuk mendukung optimalisasi pengangkutan sampah, truk itu bisa mengangkut sampah dua kali lipat karena ada proses pemadatan sebelum dikirim ke TPA Jatibarang.

“Truk kompaktor adalah teknologi baru, jadi sampah yang dibawa itu kalau pakai truk biasanya hanya beberapa ton, tetapi kalau pakai truk kompaktor bisa dipadatkan jadi kapasitasnya bisa dua kali lipat,” katanya.

Tak hanya soal peremajaan armada truk, Yoyok menyatakan juga akan fokus pada kesejahteraan pegawai, dan mendukung penuh upaya mewujudkan energi baru terbarukan (EBT) yang dihasilkan dari pengelolaan sampah di TPA Jatibarang.

“Kami akan fokus pada peremajaan armada pengangkut sampah, kesejahteraan pegawainya, dan juga infrastruktur untuk pengelolaan sampah menjadi energi baru terbarukan,” kata pria bernama lengkap Alamsyah Satyanegara Sukawijaya tersebut. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Curhat Gaji Guru Madin Rp 300 Ribu, NU Jepara Pesan Gus Yasin Perhatikan Madin

Lingkar.co – Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Jepara, KH. Kamil Ahmad dan Jajaran Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara berpesan kepada Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) supaya Madrasah Diniyah (Madin) benar-benar diperhatikan. Selain gajinya minim, waktu belajar madrasah sore habis di sekolah umum.

“Anak-anak jam sekawan (4 sore), belum sampai rumah. Goro-goro waktune dienteki (dihabisi) sekolah esok (pagi). Padahal pendidikan akhlak itu dari madrasah, tidak ada yang lain,” jelasnya.

Ia juga mengeluhkan gaji guru Madin yang rendah. Sebulan di Jepara hanya Rp 300 ribu. Bukan berarti dirinya sebagai guru tidak ridho, tetapi sungguh prihatin.

“Sejauh masih kuat saya tetep mulang, sejak tahun 71 sudah ngajar. Alhamdulilah kami tetap mulang dengan kondisi apapun. Insya Alloh diparingi barokah,” tambahnya.

Pesan itu disampaikan kepada Calon petahana Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gus Yasin dan Gus Nung (KH. Nuruddin Amin) yang calon Bupati Jepara dari PKB saat keduanya bersilaturahmi ke kediaman Kiai Kamil di Desa Purwogondo Kecamatan, Kalinyamatan, Jepara pada Jumat, (4/10/2024) kemarin.

Untuk menuju kesana, dirinya sadar butuh pemimpin yang kuat yang paham agama. Diharapkan Gus Yasin jadi pimpinan yang kuat bertahan dan amanah.

KH. Kamil Ahmad menyambut baik sekaligus mendoakan Gus Yasin berhasil menjadi Wakil Gubernur untuk periode 2024-2029.

“Kulon yakin rawuhe panjenengan sedoyo nggowo berkah. Mugi- mugi Taj Yasin paringi sehat wal afiat paringi kekuatan dan kasil nopo sing dimaksutaken. Kalau sudah jadi mugi-mugi juga manfaat buat masyarakat,” doanya.

Gus Yasin menyambut baik dan bersyukur atas masukan yang diberikan. Ia juga menyampaikan terima kasih karunia para kiai ikhlas berkumpul untuk membantu hajatnya. Dia bilang Jepara ini penyumbang suara paling banyak saat dia maju DPD.

Karena itu untuk sekian kalinya minta doa dan dukungan agar bisa berhasil. Dia juga akan mengakomodir masukan tersebut untuk diprioritaskan di APBD Jateng.

Sementara Gus Nung yang ikut hadir menjelaskan, pihaknya numpang kepada Gus Yasin untuk keberhasilan Pilkada.

“Kulo namung nderek kramatipun Gus Yasin. Mugi-mugi pasangan Gus Nung-Mas Iqbal dapat nderek dados Bupati Jepara,” ujarnya.

Program juga ikut Gus Yasin. Selama ini sebagai pimpinan DPRD Jepara satu periode merasakan sendiri, betapa pemerintah pusat tidak peduli dengan pesantren.

Diduga Terlibat Dukungan Paslon di Pilkada Kendal, Begini Tanggapan Kades

Lingkar.co – Bawaslu Kendal telah menerima laporan dugaan pelanggaran netralitas kepala desa (Kades) di Pilkada Kendal 2024. Hingga kini, terdapat 4 Kades yang diduga terlibat dalam dukungan secara terang-terangan kepada paslon.

4 Kades tersebut tersebar di berbagai kecamatan di Kendal. Salah satu Kades di Kecamatan Weleri yang diduga terlibat berinisial B.

Bahkan, ia telah mendapat surat pemanggilan dari Bawaslu untuk menjelaskan kronologi dugaan pelanggaran netralitas Pilkada Kendal.

“Iya saya sudah dikasih surat panggilan dari Bawaslu pagi tadi. Tapi saya dalam waktu dekat ini belum bisa datang memenuhi panggilan karena masih banyak yang harus diselesaikan,” katanya melalui sambungan telepon, Senin (7/10/24).

Ia menerangkan, apa yang dilakukan bersama salah satu paslon Pilkada Kendal saat berdiri di panggung acara tidak menyalahi aturan. Ia berdalih, hal itu hanyalah bentuk penghormatan untuk menghadiri sebuah acara.

“Sebetulnya itu kan bukan pelanggaran ya. Beliau diundang dalam pengajian, cuma minta didoakan agar hajatnya terkabul,” terangnya.

Di sisi lain, ia juga membantah adanya konsolidasi dukungan untuk memenangkan paslon tersebut. “Saya tidak mengarahkan warga untuk memilih beliau. Beliau hanya minta doa saja, tidak ada arahan dukungan,” sambungnya.

Terpisah, ketua Paguyuban Kepala Desa Bahurekso Kendal, Suyoto sebenarnya bingung dengan kriteria pelanggaran netralitas yang dilaporkan.

“Misalnya kita diundang sarasehan untuk menyampaikan gagasan, kita juga bingung. Kalau tidak berangkat nanti dikira anti sama yang ngundang,” ujarnya

“Lah itu kan kita bingungnya di situ.” paparnya.

Suyoto menegaskan, dirinya sebenarnya memahami aturan menjaga netralitas sebagai kepala desa dalam perhelatan Pilkada. Termasuk ketika diajak foto bersama paslon dalam sebuah acara.

“Kalau saya ya memahami aturan itu. Tapi kan misal diajak foto bareng kita kan spontan, kalau kita enggak maju dikira enggak setuju, ini kan tambah bingung lagi,” tandasnya.

Sebelumnya, Bawaslu Kendal menemukan 4 kepala desa (Kades) yang diduga terlibat dalam dukungan salah satu paslon di Pilkada Kendal 2024. Namun, Bawaslu belum menjabarkan secara detail sosok kades tersebut.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman atas dugaan keterlibatan kades sebagai pendukung salah satu paslon.

“Saat ini masih on proses kami mintai keterangan,” kata Ketua Bawaslu Kendal, Hevy Indah Oktaria saat dikonfirmasi, Senin (7/10/24).

Hevy menerangkan, dari 4 Kades yang terindikasi melakukan pelanggaran netralitas berupa dukungan ke salah satu paslon, terdapat laporan 1 Kades yang sudah teregister masuk ke Bawaslu.

Kunjungi Semarang Zoo, Yoyok Sukawi Dorong Inovasi untuk Majukan Wisata Lokal

Lingkar.co – Calon Wali Kota Semarang, Alamsyah Satyanegara (AS) Sukawijaya atau yang akrab disapa Yoyok Sukawi, mengunjungi Semarang Zoo pada Senin (7/10/2024).

Kunjungan tersebut mengejutkan petugas Semarang Zoo, karena Yoyok datang hanya ditemani oleh asisten pribadinya.

Yoyok menjelaskan bahwa kunjungan ini dilakukan secara spontan, hanya untuk berjalan-jalan sore.

“Semarang Zoo ini saya lihat dari depan sampai ke dalam, ini potensi yang bagus. Lokasinya luas, dan bisa dikembangkan lebih lanjut,” ucapnya saat berkeliling melihat satwa di Semarang Zoo.

Menurut Yoyok, kegiatan pertunjukan tidak harus selalu dilakukan di tengah kota, tetapi juga dapat memanfaatkan fasilitas di Semarang Zoo.

“Berbagai event bisa digelar di sini. Mulai dari musik lokal, musik nasional, hingga acara seperti lomba memancing. Harus lebih banyak kegiatan diadakan di sini,” tambahnya.

Yoyok juga mengajak warga Kota Semarang dan sekitarnya untuk turut meramaikan Semarang Zoo.

Seekor gajah memberikan kalung kepada pengunjung yang mengajukan diri untuk ikut berinteraksi bersama dalam Animal Shows Semarang Zoo./LINGKAR.CO/Ahmad Rifqi Hidayat
Seekor gajah memberikan kalung kepada pengunjung yang mengajukan diri untuk ikut berinteraksi bersama dalam Animal Shows Semarang Zoo./LINGKAR.CO/Ahmad Rifqi Hidayat

“Ayo warga Semarang, datang ke sini. Ada orangutan, harimau, singa, buaya, semuanya lengkap,” ajaknya.

Direktur PT Taman Satwa Semarang atau Semarang Zoo, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, yang baru menjabat sejak 1 Oktober 2024, mengaku terkejut dengan kedatangan Yoyok Sukawi.

“Kami menyambut baik kehadiran para calon pemimpin, karena ini bisa menambah visi dan misi untuk kemajuan Semarang Zoo,” ujarnya.

Saat mendampingi Yoyok, banyak hal yang dibahas, terutama mengenai terobosan-terobosan untuk memajukan Semarang Zoo.

“Di sini terdapat 38 jenis satwa, dan rata-rata lebih dari 300 ribu pengunjung datang setiap tahunnya,” tambahnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Pilgub Jateng Memanas, Partai Demokrat Ancam Ganti DPC yang Tidak Menangkan Luthfi-Yasin

Lingkar.co – Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah mulai memanas, Partai Demokrat mengancam DPC yng tidak menangkan Pasangan Calon (Paslon) nomor 02, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen (Luthfi-Yasin).

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, Rinto Subekti menyatakan pihaknya tidak main-main mendukung Luthfi-Yasin untuk menang menjadi Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah. Baginya, paslon 02 adalah harga diri Partai Demokrat.

“Maka Ahmad Luthfi-Taj Yasin wajib menang. Tidak ada alasan untuk angkanya kecil. Jika ada Ketua DPC, para anggota DPRD, di wilayahnya pasangan ini kalah, saya berjanji akan mengevaluasi, bahkan akan saya ganti posisinya dengan yang lain,”kata Rinto saat Deklarasi dan konsolidasi pemenangan, di hotel Premiere Santika, Semarang, Minggu, (6/10/2024).

Di hadapan Ahmad Luthfi-Taj Yasin yang hadir, Rinto berjanji partainya siap memenangkan paslon no urut 2.

“Bagi kami Pak Luthfi-Gus Yasin adalah harga diri Partai Demokrar. Kita semua tidk ada yang berdiam diri. Semua wajib kerja serius untuk memenangkanya. Harus menang. Ini wajib,” tandasnya.

Rinto bersama jajaran pengurus dan kader di Jawa Tengah sudah berikrar, tidak ada satupun wilayah di 35 kabupaten/kota yang sampai kalah.

“Sekali lagi saya berjanji, kalau sampai ada DPC di Jawa Tengah ini paslon kita kalah, saya evaluasi Ketua DPCnya termasuk DPRD nya. Saya akan ganti. Ini tidak main-main,” kata Rinto.

Menurut Rinto, Partai Demokrat wajib memenangkan Luthfi-Yasin karena Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah memilih dan memutuskan memberi rekomendasi kepada pasangan ini. Paslon Luthfi-Yasin harus diamankan.

Selain itu, Rinto dan Partai Demokrat juga sudah capek Jawa Tengah dipimpin partai lain. Sudah saatnya ganti gubernur supaya Jateng lebih maju lagi.

Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti (kanan) dan Calon Gubernur nomor 02, Ahmad Luthfi saat Deklarasi dan konsolidasi pemenangan, di hotel Premiere Santika, Semarang, Minggu, 6 Oktober 2024.
Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti (kanan) dan Calon Gubernur nomor 02, Ahmad Luthfi saat Deklarasi dan konsolidasi pemenangan, di hotel Premiere Santika, Semarang, Minggu, 6 Oktober 2024. Foto: dokumentasi

“Kita sudah capek Jateng dikelola pihak sebelah. Sudah saatnya ganti. Supaya Jateng lebih maju lagi,” harapnya.

Dia juga meminta Paslon Urut 02 Luthfi-Yasin tidak usah khawatir karena kader Demokrat sudah pasang baliho bersama Ahmad Luthfi -Taj Yasin sejak lama.

“Insya Allah mulai tanggal 20 Oktober saya akan memimpin apel Ranting se-Jateng. Saya akan pimpin DPD Partai Demokrat Jateng road show untuk memenangkan Pak Ahmad Luthfi-Gus Yasin,” tegasnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Relawan Sang Fajar Muhammadiyah Komitmen Menangkan Yoyok-Joss di Pilwakot Semarang

Lingkar.co – Sebanyak 250 aktivis, pemuda, warga, dan tokoh-tokoh ormas keagamaan Muhammadiyah yang tergabung dalam Relawan Sang Fajar memastikan akan memilih Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yoyok-Joss) di TPS pada Pilwakot Semarang 27 November 2024 mendatang.

Komitmen ini dinyatakan dalam deklarasi dukungan Relawan Sang Fajar untuk Yoyok-Joss di Hotel Grasia Kota Semarang, Minggu (6/10/2024) sore. Pasangan calon urut 2, Yoyok Sukawi-Joko Santoso hadir langsung dalam deklarasi dukungan tersebut.

Ketua Relawan Sang Fajar, Fajar Arifin mengungkapkan, Yoyok Sukawi-Joko Santoso diyakini mampu memimpin Kota Semarang serta menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah tersebut selama lima tahun ke depan.

Dia menyebut ada sejumlah persoalan yang menjadi keresahan masyarakat. Yakni pajak bumi dan bangunan (PBB) yang setiap tahun meningkat, ketimpangan pelayanan kesehatan, serta kurang optimalnya layanan dan pemerataan pendidikan di Semarang.

“Kami Relawan Sang Fajar menganggap pasangan Bapak AS Sukawijaya atau Yoyok Sukawi dan Bapak Joko Santoso mampu menyelesaikan masalah tersebut saat menjabat ebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang,” kata Fajar Arifin saat memimpin deklarasi.

Relawan Sang Fajar siap mendukung, memperjuangkan, dan memenangkan Yoyok-Joss dalam kontestasi Pilwalkot Semarang 2024. Tidak hanya itu, relawan juga siap berkampanye dan mengajak masyarakat untuk memilih pasangan ini di TPS pada 27 November mendatang.

“Kami juga akan mengawal kebijakan-kebijakan Bapak Yoyok Sukawi dan Bapak Joko Santoso sebagai wali kota dan wakil wali kota selama lima tahun ke depan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan sesuai visi misi dan program yang diusung,” ungkap Fajar Arifin.

Calon wali kota Semarang, Yoyok Sukawi menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan aktivis, warga, dan tokoh-tokoh Muhammadiyah di Kota Semarang. Dia menyebutkan sejumlah program super prioritas Yoyok-Joss yang ditawarkan kepada masyarakat.

Pertama, memberikan layanan pendidikan yang gratis dan merata untuk siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, serta siswa MI dan MTs di Kota Semarang. Menurutnya, pendidikan sangat penting untuk menyiapkan SDM yang unggul dan berkualitas.

“Urusan pendidikan ini paling penting dan menjadi skala prioritas pertama. Kami akan gratiskan biaya pendidikan siswa sekolah SD, SMP, baik negeri atau swasta, dan MI dan MTS, semua akan kami gratiskan. Syaratnya siswanya harus orang asli Kota Semarang,” ujarnya dalam sambutan.

Luthfi-Yasin Paket Lengkap Pilgub Jateng, Gus Yasin Tersipu Malu Dipuji Ganteng Oleh Relawan Jelita

Lingkar.co – Kumpulan aktivis perempuan muda yang manamakan diri Relawan Jaringan Perempuan Nahdliyin Pendukung Luthfi-Taj Yasin (Relawan Jelita) menyebut pasangan calon (Paslon) Gubernur nomor urut 02, Ahmad Luthfi-Taj Yasin (Luthfi-Yasin) merupakan paket lengkap.

“Gus Yasin ini paket lengkap ibu-ibu. Pak Luthfi polisi yang kebetulan santri, sedangkan Gus Yasin santri tulen putra Mbah Maimoen. Mantep bukaaan?” Dijawab kompak “Yeeessss.Okeeeh!” oleh para wanita muda ini.

Koordinator Relawan Jelita Jateng, Atatin Malihah mengatakan itu saat Gus Yasin menghadiri taaruf (perkenalan) visi-misi di hadapan relawan yang pada umumnya Fatayat NU (wanita muda) se-Semarang Raya, di Hotel C3 Ungaran, Minggu 6 Oktober 2024.

Atatin bahkan menyanjungnya suami Ning Nawal Nur Arafah itu dengan menyebut Gus Yasin paket lengkap karena ganteng dan religius. “Gus Yasin ini paket lengkap, rohaninya sae dan pria yang ganteng,” ujarnya.

“Kenapa kalian suka Gus Yasin?” tanya Atatin. Pertanyaan itu dijawab spontan, “Ganteeeengg,” oleh para hadirin yang semuanya wanita muda. Seisi ruangan pun ger-geran.

Gus Yasin yang duduk di depan pun senyum tersipu-sipu. Sampai panitia mengatakan, “Yang punya pasangan jangan melupakan pasanganya lho yaaa.”

Atatin melanjutkan pidatonya. Dia berharap, semoga Allah ijabah (mengabulkan) paslon Luthfi-Yasin menang dan memimpin Jawa Tengah. Baginya lahir batin insya Allah Lugas (Luthfi-Yasin) menang.

“Saya ulang kenapa seneng Gus Yasin? “Ganteeeng?” Kenapa pilih no 2? “Santun dan santri guru kita semua,” jawab para Jelita lagi.

Dijelaskan, Gus Yasin paket komplit. Tidak saja pengalaman di parlemen tapi juga pernah jadi wakil gubernu Jateng. Tentu dia pengalaman dan memahami tugas-tugas di Jawa Tengah.

Sedangkan Ahmad Luthfi pernah menjadi Ketua Cabang PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) di Surabaya, pernah kuah di IAIN. Pernah empat tahun mondok di Kediri. Pernah 4 tahun menjabat Kapolda Jateng. Untuk Gus Yasin sudah tidak asing lagi. Santri yang birokrat.

“Ini duet saling menyempurnakan. Pak Luthfi penyayang. Sama putra putrinya kelihatan penyayang. Kepada keluarga penyayang apa lagi sama masyarakat,” katanya.

Gus Yasin salut dengan Relawan Jelita Jawa Tengah. “Kalian luar biasa. Di tangan jenengan semua nanti kita mendengar tanggal 27 November kita menang,” ucapnya disambut yees para hadirin.

Dia menjelaskan sudah sepakat Ahmad Luthfi untuk bersama-mengabdi Jawa Tengah.

“Kami sudah ijin kepada masyarakat dan tokoh-tokoh. Kalau ada kesempatan kembali ke Jawa Tengah, akan lebih manfaat untuk pesantren Jawa Tengah dan masyarakat semuanya. Mohon dukungannya,” pinta Gus Yasin. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Dukungan Arus Bawah Menguat, Warga Bulu Lor Siap Menangkan Yoyok-Joss di Pilwalkot Semarang

Lingkar.co – Dukungan terhadap Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota-Wakil Wali Kota Semarang, Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yoyok-Joss) semakin menguat. Buka hanya dari organisasi besar saja, bahkan hingga tingkat kelurahan. Salah satunya warga Kelurahan Bulu Lor Kecamatan, Semarang Utara yang siap menangkan Yoyok-Joss di Pilwalkot Semarang.

Dukungan tersebut bukan tanpa sebab, mereka optimistis jika program-program Yoyok-Joss mampu mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat. Karena keyakinan ini, mayoritas warga Kelurahan Bulu Lor sepakat mendukung Yoyok-Joss menjadi pemimpin Kota Semarang.

Deklarasi dan konsolidasi pemenangan ini kemudian dilakukan di Balai RW 8, Kelurahan Bulu Lor, Sabtu (5/10/2024).

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Yoyok Sukawi dan istrinya, Swasti Aswagati serta perwakilan setiap RT. Para pendukung Yoyok-Joss ini kemudian diberi nama Relawan Sahabat Yoyok-Swasti.

Dalam kesempatan itu, salah tokoh warga Kelurahan Bulu Lor, Suroto mengaku yakin program-program Yoyok-Joss yang sangat diperlukan bagi warga Kota Semarang. Terutama soal pendidikan gratis, peningkatan pelayanan kesehatan, modal untuk UMKM tanpa jaminan, dan tak ada kenaikan PBB.

“Empat program ini tadi menjadi prioritas Pak Yoyok dan ini yang sangat dibutuhkan oleh warga kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Relawan Sahabat Yoyok-Swasti, Sugiyono memastikan para pendukung Yoyok-Joss di wilayah Bulu Lor akan mensosialisasikan program prioritas ini. Dirinya yakin, suara di Bulu Lor bisa mencapai 85 persen untuk kemenangan Yoyok-Joss.

Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Semarang, Yoyok Sukawi dan Joko Santoso dalam sebuah kesempatan. Foto: dokumentasi
Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Semarang, Yoyok Sukawi dan Joko Santoso dalam sebuah kesempatan. Foto: dokumentasi

“Di Bulu Lor ini ada 79 RT dan RW ada 11. Kami menghendaki perubahan, dengan dipimpin Yok-Joss Kota Semarang jadi lebih Maju dan Bermartabat,” tuturnya.

Di sisi lain, Calon Wali Kota Semarang Nomor Urut 2, Yoyok Sukawi mendorong agar para relawan bisa mensosialisasikan program-program kerjanya.

“Ada banyak sekali program kerja yang akan dibawa untuk Kota Semarang. Tapi cukup empat saja program prioritas skala super yang perlu diingat. Pertama pendidikan gratis, perbaikan pelayanan kesehatan, modal tanpa jaminan untuk UMKM, dan tak ada kenaikan PBB selama kami memimpin Kota Semarang,” tandasnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat