Arsip Tag: yang

Pilgub Jateng Memanas, Partai Demokrat Ancam Ganti DPC yang Tidak Menangkan Luthfi-Yasin

Lingkar.co – Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah mulai memanas, Partai Demokrat mengancam DPC yng tidak menangkan Pasangan Calon (Paslon) nomor 02, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen (Luthfi-Yasin).

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, Rinto Subekti menyatakan pihaknya tidak main-main mendukung Luthfi-Yasin untuk menang menjadi Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah. Baginya, paslon 02 adalah harga diri Partai Demokrat.

“Maka Ahmad Luthfi-Taj Yasin wajib menang. Tidak ada alasan untuk angkanya kecil. Jika ada Ketua DPC, para anggota DPRD, di wilayahnya pasangan ini kalah, saya berjanji akan mengevaluasi, bahkan akan saya ganti posisinya dengan yang lain,”kata Rinto saat Deklarasi dan konsolidasi pemenangan, di hotel Premiere Santika, Semarang, Minggu, (6/10/2024).

Di hadapan Ahmad Luthfi-Taj Yasin yang hadir, Rinto berjanji partainya siap memenangkan paslon no urut 2.

“Bagi kami Pak Luthfi-Gus Yasin adalah harga diri Partai Demokrar. Kita semua tidk ada yang berdiam diri. Semua wajib kerja serius untuk memenangkanya. Harus menang. Ini wajib,” tandasnya.

Rinto bersama jajaran pengurus dan kader di Jawa Tengah sudah berikrar, tidak ada satupun wilayah di 35 kabupaten/kota yang sampai kalah.

“Sekali lagi saya berjanji, kalau sampai ada DPC di Jawa Tengah ini paslon kita kalah, saya evaluasi Ketua DPCnya termasuk DPRD nya. Saya akan ganti. Ini tidak main-main,” kata Rinto.

Menurut Rinto, Partai Demokrat wajib memenangkan Luthfi-Yasin karena Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah memilih dan memutuskan memberi rekomendasi kepada pasangan ini. Paslon Luthfi-Yasin harus diamankan.

Selain itu, Rinto dan Partai Demokrat juga sudah capek Jawa Tengah dipimpin partai lain. Sudah saatnya ganti gubernur supaya Jateng lebih maju lagi.

Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti (kanan) dan Calon Gubernur nomor 02, Ahmad Luthfi saat Deklarasi dan konsolidasi pemenangan, di hotel Premiere Santika, Semarang, Minggu, 6 Oktober 2024.
Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti (kanan) dan Calon Gubernur nomor 02, Ahmad Luthfi saat Deklarasi dan konsolidasi pemenangan, di hotel Premiere Santika, Semarang, Minggu, 6 Oktober 2024. Foto: dokumentasi

“Kita sudah capek Jateng dikelola pihak sebelah. Sudah saatnya ganti. Supaya Jateng lebih maju lagi,” harapnya.

Dia juga meminta Paslon Urut 02 Luthfi-Yasin tidak usah khawatir karena kader Demokrat sudah pasang baliho bersama Ahmad Luthfi -Taj Yasin sejak lama.

“Insya Allah mulai tanggal 20 Oktober saya akan memimpin apel Ranting se-Jateng. Saya akan pimpin DPD Partai Demokrat Jateng road show untuk memenangkan Pak Ahmad Luthfi-Gus Yasin,” tegasnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Fix, Ini Empat Nama yang Akan Menduduki Kursi Pimpinan DPRD Pati

Lingkar.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati akan segera memiliki pimpinan definitif. Hal itu disampaikan Ketua Sementara DPRD Pati Ali Badrudin saat ditemui pada Rabu (25/9/2024).

Ali Badrudin menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum dan Undang-Undang MD3, bahwa apabila jumlah kursi DPRD tingkat kabupaten sebanyak 50 kursi, maka pimpinan dewan diduduki oleh partai pemenang pertama, kedua, ketiga dan keempat.

“Kebetulan di DPRD Kabupaten Pati pemenang pertama adalah PDI Perjuangan, kedua Gerindra, ketiga PKB, dan keempat PPP,” kata Ali Badrudin.

Sementara, katanya, empat partai tersebut sudah fiks mengusulkan nama yang akan menduduki pimpinan definitif.

Ia menyebutkan dari PDIP mengusulkan dirinya sendiri dari Partai Gerindra mengusulkan Hardi, dari PKB Bambang Susilo, dan dari PPP Suwito.

“Sudah diusulkan ke DPRD, baru kita proses,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya pada hari ini menggelar pembentukan fraksi. Di mana, semua partai sudah mengusulkan masing-masing nama untuk menjadi pimpinan fraksi.

“Setelah itu kita mengundang pimpinan fraksi untuk kita ajak rapat kita bentuk alat kelengkapan yang lainnya. Tapi sebelum membentuk alat kelengkapan kita bentuk pimpinan definitif,” tuturnya.

Diketahui dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024, PDI Perjuangan berhasil meraih 14 kursi DPRD Pati, dan Partai Gerindra, PKB, dan PPP masing-masing enam kursi DPRD Pati. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Ratusan Massa Demo di Depan Kantor Pemkab Pati, Tuntut Dump Truk yang Ditahan Dilepaskan

Lingkar.co – Ratusan massa dengan kendaraan dump truk yang mengataskan Gerakan Masyarakat Peduli Pertanian (GMPP) menggelar aksi demonstrasi di Depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati pada Rabu (25/9/2024).

Mereka menuntut dump truk yang ditahan di Polresta Pati segera dibebaskan.

“Hari ini untuk menuntut supaya truk dump yang ditaham agar segera dilepaskan,” kata Koordinator GMPP, Suterto.

Ia mengatakan berdasarkan informasi yang dihimpunnya terdapat empat armada truk yang diamankan. Pihaknya juga menegaskan akan terus melakukan aksi demonstrasi hingga truk yang ditahan dilepaskan.

“Armada ditahan sudah lima hari ini. Kalau tuntutan ini tidak dikabulkan maka kami akan kembali lagi membawa massa yang lebih besar lagi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dump truk ditahan karena dianggap melakukan kegiatan pertambangan dan tidak berizin. Padahal, katanya, kegiatan yang dilakukan adalah untuk pengeprasan tanah dengan pengerukan yang selama ini menghambat aliran air menuju ke lahan pertanian.

“Ini untuk membantu petani-petani karena lahannya tidak bisa ditanami dalam setahun tiga kali. Karena apa? Problematika petani adalah lahannya tinggi sedangkan irigrasinya rendah, sehingga air tidak bisa langsung ke lahan pertanian,” jelasnya.

Sehingga, menurutnya, solusi dari persoalan petani tersebut adalah dengan melakukan pengeprasan dengan menggunakan alat berat, supaya bisa lebih cepat dan tepat.

“Sedangkan dalam menggeser pengerukan itu menggunkan armada berupa dump. Namun, armada kami diganggu. Sehingga kami menuntut aramada yang ditangkap segera dilepaskan,” ujarnya. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Mengenal Faiz, Profil Calon Bupati Batang yang Aktif dan Progresif Semasa di Pesantren

Lingkar.co – Mengenal Muhammad Faiz Kurniawan sosok yang menjadi sebuah fenomena baru di Kabupaten Batang. Pria berusia 33 tahun ini menjadi perwakilan generasi muda yang maju dalam Calon Bupati Batang berpasangan dengan H Suyono sebagai wakilnya.

Faiz lahir dari keluarga sederhana di sebuah kampung di Sayung Demak dan dididik sebagai santri yang memiliki pemikiran progresif.

Sebelum terjun dalam politik praktis, Faiz meniti karir sebagai lawyer dan pengusaha di Jakarta. Sukses dan cukup cemerlang membuat dirnya mendapat kepercayaan Partai Golkar, PPP, dan beberapa partai pendukung untuk meneruskan estafet kepemimpinan di Batang.

Muhammad Azka, sahabat masa kecilnya di dalam sebuah unggahan media sosial membeberkan sekilas tentang Faiz. Muhammad Azka merupakan senior Faiz di Pondok Pesantren Addainurriyah Pedurungan Semarang.

“Sebelum saya bicara soal mohon dukungan, saya ingin bercerita sedikit. Saya mengenalnya ketika selama menjadi santri di Pondok Pesantren sini. Di pesantren Ad Dainuriyyah 2 Semarang dia aktif sebagai pengurus harian sebagai Bendahara Pondok,” ujar Azka membuka ceritanya.

Azka mengatakan, pemikiran progresif Faiz dia temukan dari bacaan-bacaan favoritnya ketika berada di pondok yang diasuh oleh KH. Dzikron Abdulloh tersebut.

“Di lemarinya ada beberapa buku genre agama, politik sampai filsafat. Ada buku tebal yang membuat saya agak kaget dari Karen Amstrong berjudul ‘Sejarah Tuhan’ tergeletak di lemarinya pada waktu itu,” ungkapnya.

Meskipun berasal dari desa, menurut penuturan Azka, Faiz termasuk santri yang memiliki selera dalam berpenampilan. Dalam hal ini Azka menyebut Faiz memiliki selera dalam hal parfum.

“Saya menemukan juga ada parfum botol berukuran kotak besar bermotif gerigi pada bagian muka botol, ternyata itu parfum Dunhill Blue kalau tidak salah,” ingatnya.

“Saat itu parfum yang terbilang anti mainstream di saat parfum lainnya yang masyhur kita kenali di pesantren seperti Seribu Bunga, Malaikat Subuh dan Misik,” paparnya.

Azka menilai Faiz adalah orang yang humble dan gampang senyum. Ia membuktilan sendiri ketika dirinya mengalami kesulitan, Faizlah yang membantunya. “Saya memanggilnya Kang Faiz Kurniawan orang yang humble dan gampang senyum. Jujurly, awalnya kenangan Kang Faiz ini tak banyak,” kenangnya.

“Tetapi ternyata semakin ke sini semakin ke sana, garis takdir membawa pada persoalan tertentu yang bagi saya cukup menguras energi dalam hidup, bahkan keluarga kecil saya. Sampai berhenti pada titik satu-satunya cara ‘persoalan’ itu rampung, hanya bisa ditempuh dan diselesaikan oleh seorang, tak lain hanya Kang Faiz. Jasa itu sangat tersimpan tersendiri secara istimewa bagi saya pribadi,” urainya.

Bacabup Batang, M. Faiz Kurniawan saat sosialisasi memaparkan vis misinya dalam Yuk Kenalan Sama Mas Faiz di Kedai Dadar Everywhere Batang, Selasa (10/09/2024) sore. Foto: dokumentasi

Azka pun mengaku mendukung penuh sahabatnya itu untuk maju dalam Pilkada Batang. “Kini Kang Faiz sedang mencalonkan diri sebagai calon Bupati Batang. Saya sangat mendukungnya, meski sayang sekali saya tidak berdomisili di Batang,” ujarnya.

Azka kemudian teringat hadist yang dia bawakan pada kajian Hadits Arbain Nawawi di Masjid Baitus Sakinah RSJD Amino, Nabi Muhammad SAW mengatakan: Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu meriwayatkan: “Dan barangsiapa yang memudahkan urusan orang yang sedang kesulitan, maka Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan di akhirat”.

Fix, Ini Nomor Urut Calon Walikota dan Wakil Wali kota Salatiga 2024-2029 yang Ditetapkan KPU

Lingkar.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menetapkan nomor urut pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga yang akan berlaga pada 27 November mendatang, Senin (23/9/2024).

Sesuai hasil sidang pleno terbuka penetapan nomor urut paslon diketahui Paslon nomor urut 1 jatuh pada dr. Robby Hernawan dan Nina Agustin yang diusung Partai Gerindra, Demokrat, PSI dan 10 partai lainnya.

Kemudian, untuk Paslon Juan Rama-Sri Wahyuni yang diusung partai tunggal PKB mendapat nomor urut 2 dan Sinoeng-Budi dari koalisi PDIP, PKS, Nasdem, dan PAN meraih nomor urut 3.

Ketua KPU Kota Salatiga Yesaya Tiluata mengatakan, pasca penetapan nomor urut para paslon secara sah bisa menggunakan urutan nomor untuk bahan alat peraga kampanye (APK).

“Masa kampanye resmi dimulai pada tanggal 25 September sampai 23 November. Jadi, masing-masing paslon bisa menggunakan untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat,” terangnya.

Ia menambahkan, selanjutnya KPU akan melakukan rapat koordinasi lanjutan untuk penentuan lokasi titik pemasangan APK sebanyak 64 titik.

Terpisah, Calon Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan menyampaikan meraih nomor urut 1 dinilai suatu sinyal positif tanda kemenangan.

“Nomor 1 berarti pertanda kami pemenang. Karena, pemenang ya cuma satu. Kami, juga lebih mudah melakukan sosialisasi dengan nomor urut 1,” katanya

Robby menjelaskan, secara personal memang berharap mendapatkan nomor urut 1. Selanjutnya, kata dia bakal memaksimalkan jejaring relawan dan mempertajam program-program.

Dia mengaku, paslon Robby-Nina mengusung tagline #Salatiga Beda #Salatiga Merona. Salatiga Beda sendiri berarti Salatiga Bergerak, Energik, Dinamis, dan Adaptif.

“Ya, pokoknya selain program utama kesehatan bakal kami genjot juga yang lainnya. Soal stunting, kurang gizi kita akan mengawal pertumbuhan Salatiga sejalan program nasional juga,” ujarnya.

Penulis : Bojes

Editor : Kharen Puja Risma

Pasca Pembukaan Pintu Tol Jogja-Solo, Banyak Truk Nyasar ke Klaten

Lingkar.co – Pembukaan tol Jogja-Solo ruas Kartasura-Klaten di hari pertama memicu peningkatan kepdatan arus lalu lintas di Kota Klaten. Banyak truk tronton yang nyasar setelah keluar dari exit tol Ngawen Klaten.

Truk-truk besar yang bertujuan ke Jogja mayoritas masuk ke Kota Klaten, yang mengharuskan mereka putar balik dikarenakan tidak boleh masuk dalam kota dan mengakibatkan kemacetan.

Menanggapi hal tersebut, Sat Lantas Polres Klaten menyampaikan bahwa pihaknya sudah memasang rambu penunjuk arah namun masih banyak yang nyasar.

Sementara dari Kasi Dalops Dinas Perhubungan Pemkab Klaten, Nunung Dwi Wahyuningsih mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan agar kendaraan besar sumbu di atas 3 dilewatkan exit tol Kuncen, Ceper.

“Intinya dikasih rambu untuk kendaraan besar sumbu di atas 3 turun di exit tol Kuncen. Jadi biar tidak disini (Exit Tol Ngawen) karena kondisi jalan belum memungkinkan, dan belum pelebaran, katanya, Jumat (20/9/2024).

Selain itu, Nunung mengimbau kepada para supir agar tidak menikuti Google Map, karena jika keluar di Exit tol Ngawen akan diarahkan menuju ke dalam kota.

“Biasanya kalau melihat Google Map nanti diarahkan ke dalam kota. Nanti kita pasang MMT ya. Untuk truk besar lurus jalan provinsi, ambil kanan ke Jalan Mayor Kusmanto arah Masjid Agung masuk jalan Jogja-Solo,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meresmikan jalan Tol Solo-Jogja-Kulon Progo seksi I ruas Kartasura-Klaten, kemarin sore.

Jalan tol sepanjang 22,3 kilometer tersebut dibuka pada dini hari dan masih gratis.

“Langsung. Malam hari ini langsung dibuka, tapi masih gratis,” ujar Presiden Joko Widodo, kepada para wartawan diwawancarai usai meresmikan Jalan Solo-Jogja seksi I di Gerbang Tol Banyudono, Boyolali, Kamis (19/9/2024).

Penulis : Kharen Puja Risma
Editor : Muhammad Nurseha

Silaturahmi ke PCNU, Agustina Sebut Semakin Banyak yang Umroh Semakin Menyenangkan, Ini Alasannya!

Lingkar.co – Calon Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan semakin banyak warga yang bisa melaksanakan kewajiban umroh, akan semakin menyenangkan. Agustina menyebut bahwa Iswar Aminuddin sebagai pasangan calon wakilnya memiliki permintaan kuota umroh bagi warga kota Semarang terlalu sedikit

Hal itu, kata Agustina, diungkapkan Iswar ketika diajak berdiskusi tentang visi misi bersama dalam membangun kota Semarang yang akan disampaikan semasa kampanye Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Semarang.

Agustina bilang, Iswar telah memaparkan banyak marbot masjid dan guru Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) di kota Semarang yang terkendala dana untuk menunaikan ibadah tersebut.

“Semakin banyak yang bisa umroh akan semakin menyenangkan,” ucapnya dalam sambutan silaturahmi dengan PCNU Kota Semarang di Ponpes Raudlatul Qur’an An Nasimiyyah Semarang Barat, Kota Semarang, Ahad (15/9/2024) pagi.

Ia lantas mengungkapkan alasannya, yakni para jamaah umroh bisa belajar dan memberikan masukan kepada pemerintah tentang fasilitas dan lokasi kunjungan. Dengan demikian, pemerintah juga dapat menerapkan dalam konsep wisata religi di kota Semarang. “Semakin banyak wisatawan yang masuk, semakin perekonomian semakin berputar,” ujarnya.

Sementara itu Iswar Aminuddin menambahkan, kota Semarang memiliki sejarah yang cukup kuat untuk menjadi magnet wisata, termasuk pula wisata religi. Ia pun mengakui pemikiran Agustina dalam perekonomian.

Calon Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin saat menyampaikan visi misi dalam silaturahmi dengan PCNU Kota Semarang di Ponpes Raudlatul Qur'an An Nasimiyyah Semarang Barat, Kota Semarang, Ahad (15/9/2024) pagi. Foto: Rifqi/Lingkar.co
Calon Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin saat menyampaikan visi misi dalam silaturahmi dengan PCNU Kota Semarang di Ponpes Raudlatul Qur’an An Nasimiyyah Semarang Barat, Kota Semarang, Ahad (15/9/2024) pagi. Foto: Rifqi/Lingkar.co

Sejalan dengan hal itu, ia pun mengungkapkan beberapa objek wisata yang telah diperbaiki, terbaru adalah pembangunan makam KH Muhammad Sholeh bin Umar atau Mbah Sholeh Darat di Taman Pemakaman Umum (TPU) Bergota.

“Yang terbaru, kita sudah perbaiki makam Mbah Sholeh Darat. Saya pernah ziarah pada tengah malam. Ternyata semakin malam semakin ramai peziarah dari luar kota,” katanya.

PPP Cabut KTA Kader yang Dukung Prabowo-Gibran

Lingkar.co – Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono menegaskan cabut KTA kader PPP yang baru-baru ini mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subinto-Gibran Rakabuming Raka.

Menurutnya, langkah kader yang mendukung selain pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD itu dinilai melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

“Terhadap saudara Witjaksono (koordinator Pejuang PPP pendukung Prabowo-Gibran), karena sesungguhnya baru bergabung dengan PPP masih hitungan bulan dan belum genap satu tahun. Jadi, mungkin saudara Witjaksono belum membaca AD/ART dan sesungguhnya mereka belum mengenali apa itu organisasi, apalagi PPP,” kata Mardiono seperti ditulis Antara, Senin (1/1/2024).

Selanjutnya, Mardiono mengaku telah meminta Sekretaris Jenderal DPP PPP Arwani Thomafi untuk memberhentikan dan cabut KTA kader PPP yang tidak patuh atas keputusan partai.

“Insya Allah akan kita selesaikan dan minta kepada Pak Sekjen, di mana yang bersangkutan diberhentikan dan dicabut keanggotaannya, kemudian untuk yang namanya dicatut akan kita lakukan tabayyun,” ujarnya.

Di sisi lain, Majelis Kehormatan DPP PPP Emron Pangkapi mengatakan namanya hanya dicatut dalam deklarasi Pejuang PPP mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“PPP sejak awal ingin menjadikan pemerintah Indonesia ke depan nasional religius. Insya Allah dalam 45 hari ke depan, seluruh jajaran akan bekerja keras mendapatkan kemenangan, khusus keluarga besar PPP yang utuh dalam jajaran partai insya Allah bersama Pak Ganjar dan Pak Mahfud,” tambah Emron.

Emron pun mengaku akan ikut berjuang memenangkan PPP dan pasangan nomor urut 3 dalam sisa waktu 45 hari menjelang Pemilu 2024.

“Insya Allah, 45 hari ini, sekaligus menyatukan keluarga besar PPP di bawah kepemimpinan Pak Mardiono. Sekali lagi jor-jor untuk seluruh warga PPP di mana pun berada, Ganjar-Mahfud menang, menang, menang,” pungkasnya.

Adapun sebelumnya terdapat sejumlah oknum kader yang mengatasnamakan PPP, yaitu ‘Pejuang PPP’ mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Prabowo-Gibran serta mencatutkan nama kader tanpa seizin yang bersangkutan. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Pemkab Kendal Larang ASN Dampingi Pasangan Saat Kampanye, Belum Ada yang Ajukan Cuti

Lingkar.co – Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kendal, Abdul Basir mengungkap belum ada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kendal yang mengajukan cuti berkenaan dengan kampanye Pemilu 2024.

Basir mengatakan, Pemkab Kendal sudah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 800/702/BKPP terkait imbauan netralitas ASN dalam Pemilu 2024. Pihaknya juga sedang menginventarisir data ASN yang pasangannya menjadi calon legislatif.

“Sampai saat ini belum ada yang mengajukan cuti. Tetapi Pemkab Kendal sudah menerbitkan SE terkait imbauan netralitas ASN,” katanya saat dihubungi di Pendopo Kabupaten Kendal Selasa (5/12/2023).

Meski belum ada ASN Kendal yang mengajukan cuti. Namun untuk menjaga netralitas, pihaknya telah menyampaikan larangan kepada ASN mendampingi pasangannya berkampanye.

“Kalau ASN melanggar asas netralitas, tentunya akan mendapat sanksi,” tegasnya.

Untuk itu Basir mengimbau, agar ASN di lingkungan Pemkab Kendal yang akan mendampingi pasangannya selama tahapan Pemilu 2024, segera mengambil cuti. Adapun cuti tersebut di luar tanggungan negara.

“Kalau ASN ikut kampanye harus cuti. SE tersebut untuk mengantisipasi dalam hal ikut kampanye,” tandasnya. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Pasangan Ganjar Mahfud Resmi Daftar ke KPU, Semoga KPU Jadi Wasit yang Netral

Lingkar.co – Pasangan Capres Cawapres 2024, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kamis (19/10/2023). Didampingi istri masing-masing dan ketua umum partai politik pengusung serta puluhan ribu masyarakat, pasangan Ganjar-Mahfud menyerahkan dokumen yang menjadi persyaratan mengikuti Pilpres 2024.

Dokumen itu diserahkan langsung oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri kepada Ketua KPU Pusat, Hasyim Asy’ari. Selain berkas persyaratan, Ganjar Mahfud juga menyerahkan visi misi yang akan digunakan untuk bertarung pada Pilpres 2024 mendatang.

“Saya bersama Pak Mahfud beserta istri kami, hadir ke sini untuk menyerahkan dokumen persyaratan pencalonan. Dan sudah diterima serta dinyatakan lengkap. Insya Allah ini jadi awal legalitas terpenuhi,” kata Ganjar.

Ganjar juga mengatakan telah menyerahkan visi misi pencalonan pada KPU. Visi misi itu sudah disiapkan dan akan membawa Indonesia maju lebih cepat.

“Tentu kami mohon dukungan dan mohon dorongan oleh semua masyarakat untuk menjalankan amanah ini,” imbuhnya.

Ganjar juga berharap pelaksanaan pesta demokrasi pada 2024 nanti menjadi perhelatan yang sukses. Ia berharap KPU akan menjadi wasit yang paling netral dan memberikan layanan terbaik demi suksesnya Pilpres 2024.

“Semoga KPU menjadi wasit yang insya Allah pasti paling netral dan memberikan pelayanan terbaik. Dan kita persembahkan semuanya untuk kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya.

Berkas Lengkap

Sementara Itu, Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari mengatakan, setelah diperiksa, dokumen persyaratan Capres-Cawapres Ganjar-Mahfud telah dinyatakan lengkap. Setelah ini, pihaknya akan melakukan verifikasi untuk memastikan kebenaran dan keabsahan dokumen.

“Setelah ini kami akan berikan surat pengantar untuk pasangan calon melakukan tes kesehatan di RSPAD Gatot Subroto. Dan untuk pasangan Mas Ganjar dan Pak Mahfud akan dijadwalkan tes kesehatan pada Ahad 22 Oktober nanti, bertepatan dengan hari santri,” ucap Hasyim.

Hasyim mengatakan KPU akan berusaha semaksimal mungkin untuk bekerja dengan baik dalam pelaksanaan pemilu 2024. Ia meminta doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar diberi kekuatan, kesehatan dan kesabaran untuk melaksanakan tugas kepemiluan ini.

“Mohon didoakan, agar kami diberikan kesabaran dalam menjalankan tugas ini dan kita semua diberikan keselamatan dalam kepemiluan ini sampai nanti tugas kami berakhir dengan husnul khotimah. Kita bisa memperoleh pemimpin yang berlegitimasi, melalui proses pemilu yang berintegritas dan demokratis,” ucapnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat