Pohon tumbang yang disebabkan oleh hujan lebat dan angin kencang terjadi di wilayah Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, Minggu (6/9/2026). Tragedi tersebut menghantam 13 rumah warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Joseph Sabaruddin mengatakan, hingga pukul 14.55 WIB laporan dari dampak cuaca ekstrem masih terus bertambah dan petugas masih melakukan proses penanganan dan asesmen di lapangan.
"Sekitar pukul 12.00 terjadi hujan disertai angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang di 9 titik dan kerusakan atap rumah di 13 titik. Sementara tim satgas masih di lapangan melakukan penanganan dan asesmen," kata Joseph
Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Nagela Perum Genteng Puri, Kelurahan Baros; Jalan Zamrud 4 Perum Baros; Jalan Baros depan Polsek Baros; Kampung Bojongloa, Kelurahan Lembursitu; serta RT 01 RW 01 Kelurahan Cikundul.
"Sejumlah titik pohon tumbang telah selesai ditangani, sementara lainnya masih dalam proses evakuasi material pohon oleh petugas gabungan," ujarnya.
Tak hanya pohon tumbang, angin kencang juga menyebabkan terjadinya kerusakan atap rumah warga di berbagai kelurahan di Sukabumi. Di antaranya di Kelurahan Sukakarya, Cibeureum Hilir, Nanggeleng, Baros, Jayamekar, Subangjaya, Sudajaya Hilir, Cikundul, hingga Lembursitu.
"Satu rumah di Kampung Bojongloa RT 03 RW 10 Kelurahan Lembursitu dilaporkan mengalami atap roboh," sambungnya.
Meski demikian, hingga sore ini belum ada laporan korban jiwa. Petugas masih melakukan proses pendataan untuk memastikan jumlah kerusakan dan kebutuhan bantuan bagi warga terdampak.
BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.