Penyeban meninggalnya Kanaya
Kabar duka datang dari dunia seni dan musik Sunda. Penyanyi asal Tasikmalaya, Kanaya Whu, meninggal dunia setelah menjalani perjuangan melawan penyakit kanker. Kepergiannya menjadi perhatian masyarakat Jawa Barat, terlebih karena sosoknya masih sempat tampil dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Gedung Sate pada Agustus 2026.
Tidak banyak yang menyangka bahwa penampilan dalam rangkaian HUT ke-81 RI tersebut menjadi kesempatan terakhir masyarakat Jawa Barat menyaksikan Kanaya Whu bernyanyi di hadapan publik.

Perjalanan Karier Kanaya
Perjalanan karier Kanaya semakin mendapat perhatian setelah dirinya bergabung dengan Emka 9 pada 2019. Ia dipercaya mengisi posisi vokalis setelah Echa tidak lagi menjadi bagian dari grup tersebut. Emka 9 sendiri merupakan kelompok musik yang dibentuk Dedi Mulyadi. Grup ini kerap tampil dalam berbagai kegiatan, termasuk agenda Abdi Nagri Nganjang Ka Warga yang membawa rombongan pemerintah Jawa Barat berinteraksi langsung dengan masyarakat di berbagai wilayah.
Sebagai vokalis Emka 9, Kanaya memiliki tantangan tersendiri. Ia harus membawakan sejumlah lagu berbahasa Sunda yang diciptakan Dedi Mulyadi dan memiliki makna budaya yang kuat. Beberapa lagu yang kerap dibawakan Kanaya antara lain Rindu Purnama, Karembong Koneng, Prabu Siliwangi, Dangiang Galuh Pakuan, Indung, hingga Memanen Cinta.
Kepergian Kanaya, Gubernur Dedi turut mengucapkan kabar duka
Kanaya Whu diketahui memiliki nama asli Kanaya Whulan. Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada Minggu, 13 September 2026. Kabar meninggalnya Kanaya disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui unggahan di akun Instagram miliknya.
"Kami menyampaikan berita duka telah meninggal dunia, saudari kita, sahabat kita, Teh Kanaya di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung karena menderita kanker. Semoga almarhum diterima iman islamnya, diampuni segala dosanya dan diterima di sisi Allah SWT," tulis Dedi Mulyadi di Instagram dikutip Senin 14 September 2026.
Dedi menambahkan untuk memaafkan segala dosa dan kesalahan Kanaya juga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Berita Duka ini menjadi perhatian warga Jawa Barat atas kepergian seniman sunda yang mereka kenang dengan kecintaannya terhadap budaya sunda.
"Mohon dimaafkan segala dosanya, segala kesalahannya, semoga keluarganya ditabahkan dalam menghadapi cobaan yang berat ini," tambah Dedi.
Dedi juga menyampaikan bahwa jenazah Kanaya Whu akan dimakamkan di Tasikmalaya, daerah yang menjadi tempat kelahirannya sekaligus bagian penting dari perjalanan hidup sang penyanyi.