BYD resmi meluncurkan Yuan UP Feichi Edition 2027 di pasar China. Mobil listrik crossover kompak yang dikenal sebagai BYD Atto 2 di sejumlah pasar internasional ini mendapatkan sejumlah pembaruan penting, terutama pada pilihan jarak tempuh, sistem penggerak, serta bagian interior.
Salah satu perubahan paling mencolok adalah hadirnya varian baru dengan klaim jarak tempuh hingga 501 kilometer berdasarkan standar CLTC. Angka tersebut menjadi peningkatan cukup signifikan dibandingkan model sebelumnya yang memiliki jarak tempuh maksimum 401 km.
Menariknya, BYD tetap mempertahankan harga awal Yuan UP di angka 74.800 yuan atau sekitar Rp170 jutaan jika dikonversikan secara kasar. Untuk konsumen yang memenuhi syarat program tukar tambah, harga efektifnya bahkan bisa turun menjadi 69.800 yuan. Peluncuran Yuan UP Feichi Edition 2027 ini sekaligus menunjukkan bagaimana BYD berusaha mempertahankan daya saing di segmen SUV listrik kompak China yang semakin ramai.

Jarak Tempuh Naik 100 Km
Daya tarik terbesar Yuan UP Feichi Edition 2027 terletak pada hadirnya baterai baru berkapasitas 51,13 kWh. Baterai tersebut memungkinkan varian tertentu mencapai jarak tempuh hingga 501 km CLTC dalam sekali pengisian daya. Sebelumnya, jarak tempuh maksimum Yuan UP berada di angka 401 km CLTC. Dengan demikian, BYD meningkatkan angka jarak tempuh maksimum sebesar 100 km atau sekitar 25 persen.
Selain varian 501 km, konsumen tetap mendapatkan pilihan dengan klaim jarak tempuh 301 km dan 401 km. Versi 301 km menggunakan baterai berkapasitas sekitar 32 kWh, sedangkan varian 401 km memakai baterai 45,12 kWh. BYD tetap menggunakan Blade Battery berjenis lithium iron phosphate atau LFP yang dipasok oleh FinDreams Battery. Sistem pengisian cepat DC diklaim mampu mengisi baterai dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit.
Bawa Teknologi Bantuan Mengemudi
Sektor keselamatan dan bantuan mengemudi juga tetap menjadi bagian dari Yuan UP Feichi Edition 2027. Varian yang mendapatkan perangkat lebih lengkap menggunakan sistem bantuan pengemudi DiPilot C. Teknologi tersebut mendukung fungsi bantuan navigasi di jalan bebas hambatan serta sistem parkir otomatis.
BYD bahkan memberikan perlindungan tertentu untuk kerusakan yang terjadi akibat manuver parkir otomatis, sesuai ketentuan yang berlaku pada sistem tersebut. Namun, ketersediaan fitur bantuan pengemudi dapat berbeda berdasarkan varian.