Pengurus Cabang Forum Baris Indonesia (FORBASI) Kota Semarang menggelar kegiatan Training of Trainers (ToT) untuk meningkatkan kualitas pelatih sekaligus menyamakan standar dalam pembinaan Peraturan Baris-Berbaris (PBB).
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (1/8/2026) tersebut menghadirkan pemateri Kapten Cba Wahyudin dari Jawa Barat, seorang perwira TNI Angkatan Darat yang dikenal sebagai juri teknis dalam berbagai ajang Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB).
Ketua FORBASI Kota Semarang, Abdul Majid, mengatakan kegiatan ToT menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan dunia baris-berbaris yang membutuhkan kesamaan pemahaman, standar, dan aturan.
"Sesuai dengan tema kegiatan kita hari ini: 'Satu Langkah Disiplin, Sejuta Manfaat Untuk Masa Depan.' Perkembangan dunia baris-berbaris saat ini menuntut kita untuk selalu satu pemahaman, satu standar, dan satu aturan," kata Abdul Majid.
ToT Bentuk Pelatih Berkarakter
Abdul Majid menjelaskan, melalui ToT yang mengacu pada PERPANG TNI Nomor 57 dan 58 Tahun 2018, peserta tidak hanya diberikan pemahaman mengenai teknik PBB, tetapi juga dipersiapkan menjadi pelatih yang mampu membangun karakter generasi muda.
"Melalui ToT PERPANG TNI Nomor 57 dan 58 Tahun 2018 ini, kita tidak hanya menyamakan persepsi teknis PBB, tetapi juga menyiapkan mentalitas para pelatih hebat yang akan melahirkan generasi penerus yang disiplin, berkarakter, dan berintegritas," ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, sponsor, pengurus FORBASI Kota Semarang, serta peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
Menurut Abdul Majid, kehadiran peserta dari luar Kota Semarang menunjukkan bahwa semangat persatuan dan profesionalisme dalam dunia baris-berbaris terus berkembang tanpa terbatas jarak.

Kapten Cba Wahyudin Berbagi Pengalaman Penilaian PBB
Dalam kegiatan tersebut, Kapten Cba Wahyudin memberikan pembekalan berdasarkan pengalaman dan keahliannya dalam dunia baris-berbaris.
Perwira dari Korps Pembekalan Angkutan (Cba) TNI Angkatan Darat tersebut dikenal di kalangan pelajar, guru, dan komunitas Paskibra sebagai sosok juri teknis yang tegas dan berintegritas.
Dalam berbagai ajang LKBB tingkat pelajar di wilayah Jawa Barat, khususnya Bekasi dan sekitarnya, Kapten Cba Wahyudin kerap dipercaya menjadi Juri Penilai Teknis PBB.
Sebagai juri, ia memiliki tanggung jawab menilai berbagai aspek teknis, mulai dari keselarasan gerakan, kerapian formasi, hingga ketegasan peserta dalam menerapkan aturan baris-berbaris.
Bagi Kapten Cba Wahyudin, perlombaan PBB bukan hanya sekadar kompetisi untuk meraih penghargaan. Di balik setiap gerakan dan kekompakan formasi, terdapat nilai pembentukan karakter, kerja sama tim, serta kedisiplinan.
Melalui kegiatan Training of Trainers ini, FORBASI Kota Semarang berharap pembinaan baris-berbaris semakin berkualitas dan mampu melahirkan generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta berintegritas. ***