Ganjar Ditegur Megawati Soal Banjir Rob di Jateng, Beberapa Wilayah Tenggelam

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku sempat ditegur Megawati Soekarnoputri, saat memberikan materi dalam Webinar Jakarta Tenggelam bersama Ikatan Alumni ITB, Selasa (10/8/2021). FOTO: Tangkapan layar Youtube Alumni ITB/Lingkar.co
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku sempat ditegur Megawati Soekarnoputri, saat memberikan materi dalam Webinar Jakarta Tenggelam bersama Ikatan Alumni ITB, Selasa (10/8/2021). FOTO: Tangkapan layar Youtube Alumni ITB/Lingkar.co
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

SEMARANG, Lingkar.co – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, mengaku sempat dapat teguran langsung dari dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, terkait banjir rob di wilayahnya.

Pengakuan Ganjar itu, terungkap dalam Webinar Jakarta Tenggelam bersama Ikatan Alumni ITB, Selasa (10/8/2021).

"Sebenarnya bukan saya pribadi, tidak hanya dari Joe Biden, tapi dari Bu Megawati Soekarnoputri juga kemarin 'Hei Ganjar bagaimana itu rob-nya?'. 'Hai, Bu, siap'," ujar Ganjar.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Ganjar juga mengakui, beberapa wilayah di daerahnya sudah tenggelam. Kondisi itu karena terjadinya penurunan tanah atau land subsidence.

Ia mencontohkan, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Demak. Akibat penurunan permukaan tanah, menimbulkan kerusakan bagi rumah warga di kawasan pesisir tersebut.

Baca Juga:
Wagub Jateng: Animo Masyarakat untuk Vaksin Semakin Tinggi

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Tidak hanya itu, kata Ganjar, ada satu wilayah di Kabupaten Brebes yang tenggelam, dan kini menjadi hutan bakau.

"Kemudian ada Pekalongan yang sekarang cukup terancam. Tapi sebenarnya di Brebes sudah sudah terjadi satu area yang sudah tenggelam dan sekarang jadi hutan bakau," ujarnya.

Terkait persoalan tersebut, Politikus PDIP itu mengungkapkan, beberada daerah memiliki strategi, meski kawasan ini menghadapi rintangan dalam menangani banjir rob.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Misalnya kata Ganjar, Kota Semarang, yang punya strategi tersendiri dalam penanganan banjir rob.

"Enam tahun yang lalu Pemkot Semarang cukup punya inisiatif cepat sehingga pengendalian (banjir rob) itu bisa juga dilakukan," jelasnya. *

Penulis : Rezanda Akbar D

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Editor : M. Rain Daling

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu