Gempa Magnitudo 7,8 Mengguncang Turki dan Suriah, Setidaknya 1200 Orang Meninggal Dunia

Reruntuhan gempa akibat Gempa Magnitudo 7,8 yang mengguncang Turki dan Suriah pada Senin (6/2/2022). Source Twitter
Reruntuhan gempa akibat Gempa Magnitudo 7,8 yang mengguncang Turki dan Suriah pada Senin (6/2/2022). Source Twitter
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

JAKARTA, Lingkar.co - Gempa dengan Magnitudo 7,8 mengguncang Turki dan Suriah pada Senin (6/2/2022) subuh.

Presiden Turki Recep Erdogan mengatakan setidaknya 912 orang meninggal dunia, sementara Suriah melaporkan 320 orang meninggal.

Dengan demikian estimasi korban tewas akibat Gempa yang mengguncang Turki dan Suriah setidaknya 1200 korban jiwa.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Presiden Erdogan memerintahkan kepada seluruh tim Afet ve Acil Durum Yönetimi Başkanlığı (AFAD) bekerja dengan cepat.

"Tim pencarian dan penyelamatan kami segera diberangkatkan ke daerah yang terkena dampak gempa. Kementerian Dalam Negeri dan Kesehatan kami, AFAD, Gubernur dan semua lembaga lainnya memulai pekerjaan mereka dengan cepat," kata Erdogan dalam Cuitannya di Twitter (6/2/2022).

https://twitter.com/RTErdogan/status/1622423511221272581

Erdogan juga meminta doa dari seluruh lapisan masyarakat Turki agar pemerintahannya dapat melalui bencana ini.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Kemudian, pihaknya juga tengah mengkoordinasikan pekerjaan-pekerjaan terkait setelah gempa.

"Kami juga mengoordinasikan pekerjaan yang dimulai setelah gempa. Kami berharap dapat melewati bencana ini bersama secepat mungkin dan dengan kerusakan yang paling kecil, dan kami melanjutkan pekerjaan kami," cuit Erdogan.

Melansir dari pemberitaan di Suriah Utara mengatakan banyak warga berlarian keluar rumah saat kejadian.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Titik Gempa terletak di dekat kota Gaziantep Turki, sekira 40 Kilometer dari perbatasan Suriah.

Tim penyelamat bergegas mencari korban selamat di sekitar reruntuhan bangunan di tengah hujan musim dingin.

Upaya penyelamatan terhambat oleh badai salju musim dingin yang menutupi jalan-jalan utama dengan es dan salju.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Penulis: Muhammad Nurseha

Editor: Muhammad Nurseha

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Rekomendasi untuk kamu