Pembangunan Infrastruktur Jalan Daerah Terpencil Tapal Batas Jombang Manfaatkan Program Karya Bhakti

Perbaikan infrastruktur jalan menuju Dusun Kedungdendeng, Desa Jiporapah, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Foto: dokumentasi
Pembangunan infrastruktur jalan menuju Dusun Kedungdendeng, Desa Jiporapah, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Foto: dokumentasi
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Bayu Pancoro Adi, menegaskan bahwa pembangunan di wilayah tapal batas Kabupaten Jombang yang selama ini terisolasi akibat faktor geografis yang sulit ditembus seperti Jiporapah memerlukan strategi khusus dan sinergi yang kuat.

Terlebih untuk menuju Dusun Kedungdendeng, Desa Jiporapah, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur tidaklah mudah. Akses jalan yang sedemikian rupa hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki atau menggunakan motor trail.

"Membangun infrastruktur di tapal batas seperti ini tidak bisa dilakukan secara parsial. Medan yang menantang dan cuaca yang tidak menentu menuntut ketahanan fisik serta teknis yang tinggi," ujarnya dalam siaran persnya, Jum'at (9/1/2026).

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Untuk membangun daerah terpencil itu, Pemerintah Kabupaten Jombang bersinergi dengan TNI dan Polri melalui program Karya Bhakti.

"Oleh karena itu, kolaborasi melalui skema Karya Bhakti ini menjadi solusi efektif untuk memastikan pembangunan tetap berjalan meski di tengah tantangan geografis yang ekstrem," ujar Bayu.

Ia menjelaskan, skema kolaborasi Karya Bhakti terbagi dalam dua fase strategis, yakni; pembangunan jalan beton sepanjang 1,2 kilometer yang kini tengah dikerjakan oleh Kodim 0814 Jombang dengan alokasi anggaran Rp2 miliar.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Kemudian kerja sama dengan Polres Jombang yang akan menyambung pengerjaan tersebut dengan alokasi anggaran yang sama, yakni Rp2 miliar, Total investasi senilai Rp4 miliar ini bukan sekadar angka di atas kertas. Melainkan realisasi janji pemerintah untuk memutus rantai isolasi yang selama ini membelenggu warga Kedungdendeng.

Sebelumnya, Bupati dan Wakil Bupati Jombang Warsubi dan Muhammad Salmanuddin beserta Dandim 0814 Letkol Kav. Dicky Prasojo, Wakapolres Jombang Kompol Christian Bagus Yulianto, Sekdakab Jombang, Agus Purnomo harus menyusuri jalan setapak yang ekstrem dengan motor trail.

Mereka menuju permukiman daerah terpencil di kabupaten Jombang, Kamis (8/1/2026). Rombongan disambut hangat oleh senyum tulus warga yang telah lama menanti. Tanpa sekat protokoler yang kaku, kunjungan dimulai dengan saling spa dan doa bersama.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Suasana semakin akrab saat Abah Warsubi sapaan akrab Bupati duduk bersila untuk sarapan pagi bersama warga. Di sela suapan nasi, percakapan mengalir santai namun penuh makna.

Warga menuturkan keluh kesah mereka. Mulai dari sulitnya mengangkut hasil bumi ke kota, hingga perjuangan saat ada warga yang sakit dan harus ditandu melalui jalan berlumpur menuju puskesmas. (*)

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu