Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menggelar Job Fair 2026 di halaman Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker), Rabu–Kamis (22–23/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan 3.224 lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan di dalam maupun luar Kabupaten Rembang.
Bupati Rembang Harno mengatakan, penyelenggaraan Job Fair merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Menurutnya, peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak lepas dari tersedianya lapangan pekerjaan. Karena itu, Pemkab Rembang terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan dan penyediaan akses informasi ketenagakerjaan.
"Di sini ada 3.000 lebih lowongan karyawan yang dibutuhkan. Ada perusahaan dari Rembang, ada juga dari luar Rembang. Dengan job fair ini harapannya di Rembang tidak ada lagi yang menganggur," kata Harno, Rabu (22/7/2026).
Ia menambahkan, Job Fair menjadi salah satu langkah nyata untuk menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Rembang. Pemerintah daerah juga terus mendorong kerja sama dengan dunia usaha agar peluang kerja bagi masyarakat semakin luas.
Berdasarkan data Agustus 2025, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kabupaten Rembang tercatat sebesar 2,90 persen. Angka tersebut merupakan yang kelima terendah di Jawa Tengah dan lebih rendah 1,57 persen dibandingkan rata-rata TPT provinsi yang mencapai 4,66 persen.
Kepala Dinperinaker Rembang Fery Sumardi mengatakan, ribuan lowongan yang tersedia berasal dari berbagai sektor usaha dengan kebutuhan tenaga kerja yang beragam. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi lowongan kerja secara langsung sekaligus mengikuti proses rekrutmen yang lebih mudah.
Antusiasme pencari kerja terlihat sejak hari pertama pelaksanaan Job Fair. Salah satunya Muhammad Ridwan, warga Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang. Penyandang disabilitas tersebut memanfaatkan kesempatan itu dengan melamar pekerjaan di dua perusahaan.
"Di HSK sama PWI, saya kira cukup membantu Job Fair ini. Semoga Job Fair ini bisa membantu saya memperoleh pekerjaan supaya tidak menganggur," ujarnya.
Pemkab Rembang berharap penyelenggaraan Job Fair mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja, memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berkurangnya angka pengangguran.