Pemkot Semarang Bantah Larang PSIS Latihan di Stadion Citarum, Pravarta: Hanya Ganti Pengelola

IMG_20230603_184425_285
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, membantah adanya larangan PSIS berlatih di Stadion Citarum, seperti pemberitaan di media sosial.

Bantahan tersebut ditegaskan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kota Semarang, Fravarta Sadman, Sabtu (3/5/2023).

"Pemkot Semarang mendukung penih PSIS untuk berlatih di Stadion Citarum, larangan yang beredar di medsos tidak benar," tegasnya, saat jumpa pers di Balaikota Semarang.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Dia mengatakan, pihaknya memperbolehkan PSIS berlatih di Stadion Citarum, hanya saja ada perubahan dari sisi pengelola.

Menurut Fravarta, pergantian pengelolaan tersebut, karena kontrak manajemen PSIS untuk pengelolaan Stadion Citarum telah berahir pada 23 April 2023.

Pihaknya kata dia, telah berkomunikasi dengan pihak manajemen PSIS terkait hal itu.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Bahkan, Pemkot juga telah memberikan tolerasi waktu untuk penawaran perpanjangan kontrak stadion.

Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin dan Kadinpora Kota Semarang, Fravarta Sadman, saat konferensi pers di Balaikota Semarang, Sabtu (3/6/2023). FOTO: Alan Henry

"Kami, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinpora memberikan tenggang waktu kepada pihak manajemen PSIS untuk menyelesaikan pembayaran perpanjangan masa pengelolaan stadion selama satu bulan lebih,” jelas Fravarta.

“Namun karena sampai batas waktu yang telah dijanjikan, pihak manajemen PSIS tidak melakukan pembayaran perpanjangan pengelolaan,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Oleh karena itu, Pemkot harus bertindak tegas untuk menyelamatkan asset, dengan memberikan pengelolaan kepada pihak pengelola yang baru.

Hal itu dilakukan kata Fravarta, agar masyarakat bisa memanfaatkan kembali Stadion Citarum.

"Pihak manajemen PSIS tidak melakukan pembayaran perpanjangan pengelolaan, maka sebagai upaya penyelamatan aset negara, Pemkot Semarang menerima penawaran pihak lain yang bersedia mengelola stadion Citarum," jelasnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Fravarta berharap, dengan pengelola yang baru akan menjadi lebih profesional dan nantinya Stadion Citarum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Dalam hal ini, manajemen PSIS juga bisa lebih fokus dalam mengelola, mengawal dan membesarkan PSIS.

"Intinya bahwa dengan pengelolaan Stadion Citarum melalui manajemen yang baru tidak kemudian membuat PSIS terusir. PSIS masih bisa tetap berlatih di sana," harapnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Aset Daerah Dikelola Profesional

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Iswar Aminuddin, mengatakan, pihaknya berjalan berdasarkan pada Peraturan Perundang-undangan.

Dia mengatakan, pengelolaan barang milik daerah telah diatur dalam Permendagri Nomor 41 tahun 2021 tentang penatausahaan barang milik daerah.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Berbicara profesional, maka barang milik daerah pun juga harus dikelola secara profesional, artinya bahwa ini bukan lembaga sosial yang sudah diatur segala sesuatunya dalam Permendagri," kata Iswar.

Iswar menyampaikan, jika persoalan semacam ini tidak harus dibesarkan. Ia berharap, pihak-pihak terkait agar mendiskusikan hal tersebut.

"Tidak perlu kemudian kita ramai-ramai, kan kita sama-sama membangun kota Semarang menjadi lebih baik,” kata Iswar.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“PSIS adalah klub besar kebanggaan kita yang harus kita support," sambungnya.

Iswar mengatakan, pihak pengelola baru berencana melakukan perbaikan sarana prasarana Stadion Citarum.

Sementara itu, Komisaris PSIS, Khoirul Anwar, menuturkan jika pihaknya tidak mengetahui kronologis sehingga ramai tersebar berita di media sosial.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Justru kata dia, pihaknya mengapresiasi langkah yang ditempuh Pemkot Semarang yang menerima penawaran pihak lain untuk mengelola Stadion Citarum.

"Dengan langkah yang ditempuh ini, manajemen PSIS jadi bisa lebih fokus dalam mengurus PSIS, tidak memikirkan pengelolaan stadion Citarum,” ucap Khoirul.

“Toh, PSIS juga bisa tetap berlatih di Stadion Citarum," pungkasnya.***

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Penulis: Alan Henry

Editor: Alan Henry

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu