Rob di Kecamatan Tugu Kian Parah, Puluhan Hektare Sawah Produktif Hilang

Inti berita

Lingkar.co – Banjir rob yang melanda wilayah pesisir Kecamatan Tugu, khususnya di Kelurahan Mangunharjo dan Mangkang Wetan, semakin mengkhawatirkan. Selain…

Rob di Kecamatan Tugu Kian Parah, Puluhan Hektare Sawah Produktif Hilang
Sawah di wilayah Kecatam Tugu terendap rob beberapa waktu lalu. (dok Istimewa)
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co – Banjir rob yang melanda wilayah pesisir Kecamatan Tugu, khususnya di Kelurahan Mangunharjo dan Mangkang Wetan, semakin mengkhawatirkan. Selain menggenangi permukiman warga, air laut kini telah merendam lahan pertanian produktif dan mengancam keberlangsungan sektor pangan di kawasan tersebut.

Di kawasan Tanggulsari RW 5, Kelurahan Mangunharjo, serta RW 7 Mangkang Wetan, genangan air laut telah meluas hingga area persawahan. Dampaknya, puluhan hektare sawah yang sebelumnya produktif kini tidak lagi dapat ditanami karena terus terendam rob. Bahkan sebagian lahan telah berubah menjadi tambak hingga kawasan bakau.

Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman, mengatakan kondisi tersebut perlu segera mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Semarang agar dampaknya tidak semakin meluas.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Akibat rob ini sawah juga kena, sekarang sudah berubah seperti tambak dan tidak lagi bisa ditanami,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).

Politikus yang akrab disapa Pilus itu menjelaskan bahwa sejumlah upaya penanganan sebenarnya telah dilakukan, salah satunya melalui pembangunan talud di area tambak yang terdampak rob menggunakan anggaran Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

Namun, menurutnya, penanganan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan tetap diperlukan karena kemampuan anggaran Pokir sangat terbatas jika dibandingkan dengan besarnya persoalan yang dihadapi masyarakat pesisir.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Ia mengingatkan bahwa tanpa langkah antisipasi yang serius, luasan lahan yang terdampak rob berpotensi terus bertambah dan mengancam upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.

“Ini kalau tidak diantisipasi bisa meluas, padahal arahan dari pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan,” katanya.

Kadar Lusman juga meminta Pemerintah Kota Semarang tidak hanya memfokuskan penanganan rob di wilayah Semarang Utara, Gayamsari, maupun Genuk. Menurutnya, kawasan pesisir Kecamatan Tugu juga menghadapi ancaman yang tidak kalah serius dan membutuhkan perhatian yang sama.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Ia menuturkan, di sejumlah permukiman seperti kawasan Tanggulsari, ketinggian air rob saat pasang bahkan dapat mencapai lutut orang dewasa. Kondisi tersebut diperparah dengan belum adanya rumah pompa yang memadai sehingga air sulit surut dan mengganggu aktivitas warga sehari-hari.

Selain merendam rumah penduduk, genangan rob juga berdampak pada lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat. Persoalan ini disebut telah berlangsung cukup lama, namun belum mendapatkan penanganan secara masif.

“Beberapa wilayah ini juga butuh rumah pompa agar tidak rob. Harapan saya Pemkot bisa turun dan melihat langsung apa yang dirasakan warga. Mereka juga warga Kota Semarang,” tegasnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Perencanaan Pemerintahan, Pembangunan Manusia, dan Kesejahteraan Masyarakat Bappeda Kota Semarang, Anum Gianingrih, menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan DPRD Kota Semarang.

Menurutnya, Pemerintah Kota Semarang akan segera berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna merumuskan langkah penanganan dan antisipasi rob di Kecamatan Tugu.

Saat ini, masukan tersebut akan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Semarang Tahun 2027.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Kami sedang menyusun RKPD 2027. Dengan adanya masukan ini, kami dapat berkoordinasi dengan OPD terkait untuk mencari solusi. Misalnya kebutuhan rumah pompa dan langkah penanganan lainnya akan kami kaji lebih lanjut,” ujarnya.

Pemerintah Kota Semarang berharap koordinasi lintas sektor dapat menghasilkan solusi yang efektif guna mengurangi dampak rob di wilayah pesisir Kecamatan Tugu serta menjaga keberlangsungan lahan pertanian dan aktivitas masyarakat. ***

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu