Siap-Siap, PDAM Pati Akan Naikkan Tarif Air Bersih

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Bening Kabupaten Pati Bambang Soemantri. Foto: Miftahus Salam/Lingkar.co
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Bening Kabupaten Pati Bambang Soemantri. Foto: Miftahus Salam/Lingkar.co
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Pati tidak lama lagi akan menaikkan tarif setiap bulannya. Ini dilakukan karena sudah 13 tahun PDAM Pati tidak melakukan penyesuaian tarif.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Bening Kabupaten Pati Bambang Soemantri usai kegiatan konsultasi publik penyesuaian tarif PDAM di Ruang Penjawi Kantor Setda Kabupaten Pati, Kamis (4/9/2024).

"Saat ini kita berupaya penyesuaian tarif. Kenaikan per bulan kisaran Rp 2 ribu sampai Rp 4.500. Itu untuk pemakaian sesuai dengan kebutuhan pokok," katanya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Kenaikan tarif ini, katanya, sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan. Apalagi, saat ini banyak pipa atau saluran air yang sudah berusia lanjut, sehingga dibutuhkan perawatan dan perbaikan.

Menurutnya, semua pelanggan tidak mempermasalahkan tarif PDAM dinaikkan. Bagi pelanggan, katanya, yang penting air mengalir lancar dan pelayanan bisa semakin baik.

“Perwakilan pelanggan tidak keberatan dengan penyesuaian tarif tersebut, karena semua itu untuk meningkatkan pelayanan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Lebih lanjut, ia menyebutkan saat ini jumlah pelanggan PDAM Pati sudah mencapai 40 ribu. Namun, pihaknya belum berani menambah pelanggan karena terkendala pasokan air baku.

"Saat ini kita belum berani untuk memperluas cakupan pelayanan, kareba pertimbangannya harus ada penambahan pasokan air baku. Sementara saat ini wilayah Kabupaten Pati untuk mencari pasokan air baku ini memang sangat sulit," tuturnya.

Ia juga mengatakan jika musim kemarau saat ini pipa air rawan terjadi kerusakan, terutama di wilayah Pati timur.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Biasanya saat musim kemarau ini di wilayah timur, sepertiJuwana, Jakenan, dan Batangan. Karena pipa-pipa kita yang usianya lanjut ini di wilayah Pati timur," pungkasnya. (*)

Penulis: Miftahus Salam

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu