Sukai Tari Tradisional sejak Kecil

Lilis Nurani. (GALUH SEKAR KINANTHI/LINGKAR.CO
Lilis Nurani. (GALUH SEKAR KINANTHI/LINGKAR.CO
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

BERANGKAT dari pengalaman neneknya yang dulunya seorang penari. Lilis panggilan akrabnya mulai menyukai tari tradisional sejak kecil.

"Kalau anak jaman sekarang lebih suka dance k-pop hingga tiktok,  saya malah kebalikannya.  Bahkan tidak merasa tertarik sama sekali dengan kegemaran anak muda di jaman sekarang tersebut," ungkap Lilis.

Di tahun 2015, Lilis berkesempatan untuk mengikuti kontingen Duta Seni Boyolali, yang berkunjung ke Jepang,  Hongkong,  China,  dan Macaw.  Hal ini untuk mengenalkan tari tradisional ke kancah internasional. 

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280
Lilis Nurani. (GALUH SEKAR KINANTHI/LINGKAR.CO
Lilis Nurani. (GALUH SEKAR KINANTHI/LINGKAR.CO

Selain sebagai Duta Seni, dalam menggeluti dunia tari tradisional,  Lilis biasanya mendapatkan tawaran untuk menari di acara pernikahan dan acara ceremonial seperti wisuda kelulusan seminar dan lain-lain. 

"Banyak wedding dan acara acara terpaksa di cancel selama masa pandemi ini,” ungkap gadis kelahiran Boyolali ini. 

Saat ini, dirinya mencoba peruntungan baru dengan berjualan pakaian online. 

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Harapannya semoga pandemi cepat berlalu, agar pelaku seni seperti saya bisa beraktivitas kembali," tutup Lilis. (luh/aji)

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu