Arsip Tag: lebaran

Konsumsi Naik Usai Lebaran, Disdagperin Pati Pastikan Stok LPG 3 Kg Aman

Lingkar.co – Konsumsi gas LPG 3 Kg selama dan pasca Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Pati mengalami peningkatan. Meski begitu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati memastikan stoknya masih aman.

“Konsumsi gas LPG 3 kg menjelang dan sesudah lebaran meningkat. Namun stok aman karena ada penambahan fakultatif yang sudah diperhitungkan sesuai peningkatan kebutuhan,” ujar Kepala Disperindag Pati, Hadi Santoso, kemarin.

Menurut Hadi, sampai saat ini stok gas LPG 3 Kg di Pati masih dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal ini tak terlepas dari penambahan stok yang dilakukan sebelum lebaran.

Ia mengatakan, sebelum memasuki libur lebaran, total fakultatif Pati yang disetujui adalah sebanyak 53.760 tambahan tabung LPG 3 kilogram.

Diakatakan, pengajuan dimulai pada tanggal 3-5 April sebanyak 11.000 tabung, tanggal 8-9 April sebanyak 21.280 tabung, tanggal 12 -13 April sebanyak 10.080, dan tanggal 15-17 April sebanyak 11.200 tabung.

“Pengajuan dari Pemerintah Kabupaten Pati ini sudah disetujui oleh Pertamina. Sehingga memastikan stok LPG 3 kg aman pada momen pra dan pasca lebaran ini,” ungkapnya.

Sebelumnya memasuki momen Hari Raya Idul Fitri, katanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati telah mengusulkan total tambahan fakultatif persiapan Idul Fitri tahun 2024 sebanyak 53.760 tabung LPG 3 kg.

Tambahan kuota tabung gas tersebut bertujuan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan LPG 3 kilogram sebelum lebaran hingga pasca lebaran, dimana kebutuhan masyarakat meningkat disebabkan berbagai kegiatan yang diselenggarakan.

Hadi pun berharap masyarakat tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan gas LPG 3 kg pasca lebaran ini.

“Harapannya masyarakat mudah mendapatkan gas LPG 3 Kg di pangkalan, yang harganya sesuai dengan HET,” harapnya. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Tips Makan Enak Tanpa Muncul Masalah Pencernaan saat Lebaran

Lingkar.co – Dokter spesialis penyakit dalam Prof. Dr. dr. Ari Fachrial Syam Sp.PD KGEH memberikan beberapa tips agar tetap bisa makan enak saat lebaran tanpa menimbulkan rasa tidak nyaman di pencernaan. 

Ia mengatakan, masalah pencernaan bisa disebabkan karena asam lambung yang meningkat sehingga menyebabkan perut menjadi perih.

 “Kalau dirasa sensitif makan obat penekan asam lambung pagi hari setengah jam sebelum makan, bukan antasida,” kata Ari, dikutip dari Antara, Sabtu (30/3/2024).

Selain obat penekan asam lambung, Ari menyarankan untuk mengonsumsi suplementasi yang mengandung enzim untuk menghindari diare.

Saat makan banyak dan bermacam jenis, pankreas dipaksa untuk bekerja keras sementara enzim pencernaan yang belum terisi penuh bisa menyebabkan masalah diare setelah makan.

“Kalau mau makan macam-macam beli saja tablet enzim pencernaan karena bisa saja pankreas yang istirahat jadi bekerja keras, enzimnya belum tersedia lengkap di situ timbullah diare, ini juga ada obat anti kembungnya, kalau makan berlebih kan proses gas juga meningkat,” katanya.

Tips lainnya yang tak kalah penting namun sering dilupakan orang adalah mengunyah makanan sebanyak 32 kali.

Selain mengikuti anjuran Nabi Muhammad, mengunyah sebanyak 32 kali dapat memberikan sinyal kepada otak untuk menahan suapan berikutnya sehingga makan jadi tidak terburu-buru.

Hal ini juga memberikan kesempatan pada lambung dan usus 12 jari untuk memproses makanan secara perlahan yang dapat membuat rasa kenyang lebih lama.

Jika ingin mengonsumsi makanan bersantan, Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam FKUI RSCM ini mengatakan untuk menjaga porsinya supaya tidak berlebihan dan tetap dibarengi dengan sayur dan buah.

“Sayur dan buah memang mengandung vitamin dan mineral, itu bisa mengurangi penyerapan kolesterol di usus halus kita, jadi silakan makan santan tapi jangan lupa sayur dan buah,” katanya.

Sayur dan buah juga membuat lambung terasa penuh sehingga memberikan sinyal rasa kenyang yang akhirnya bisa mengurangi porsi makan jadi tidak berlebihan. (*)

Pemkab Pati Siapkan 11 Armada Bus Mudik Gratis

Lingkar.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati kembali mengadakan mudik gratis pada Lebaran Tahun 2024 ini. Sejumlah armada bus juga sudah disiapkan untuk menjemput para pemudik dari Jakarta dan sekitarnya.

Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro mengatakan pada lebaran tahun ini pihaknya menyediakan sebanyak 11 armada bus bagi para pemudik yang hendak pulang kampung ke Kabupaten Pati

“Untuk mudik gratis kita menyiapkan 11 bus dari Jakarta menuju Pati,” katanya saat dihubungi Lingkar.co, Selasa (26/3/2024).

Ia berharap para pemudik, khususnya yang bekerja di Jakarta dapat memanfaatkan mudik gratis ini dengan baik.

“Manfaatkan dengan baik armada-armada yang sudah kita siapkan. Semoga membantu dan meringankan biaya untuk mudik menemui saudara-saudara di Pati,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati Teguh Widyatmoko mengatakan selain Pemkab Pati, Pemerintah Pusat juga menyediakan armada bus gratis untuk para pemudik asal Pati.

“Dari Pemkab 11 bus, dan ada juga dari Kementerian sebanyak 15 bus, jadi total ada 26 bus. Ini untuk pemudik dari Jakarta dan sekitarnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan pemberangkatan bus dari Jakarta menuju Pati dilakukan pada tanggal 6 April 2024, dengan titik kumpul para pemudik di Taman Mini Jakarta.

“Diterima di sini paling tanggal 7 dini hari. Molor-molornya jam satu atau dua udah sampai sini,” katanya.

Saat ini, katanya, kuota mudik gratis sudah penuh. Dengan kuota per bus diisi 50 orang.

“Para pemudik sangat antusias. Itu setelah kita buka langsung habis. Sehingga, dengan hal ini kemungkinan pemudik yang kembali ke Pati akan mengalami peningkatan,” tuturnya.

Di sisi lain, ia mengatakan bahwa pada lebaran tahun ini pihaknya juga menyiapkan sejumlah posko yang bisa dimanfaatkan oleh para pemudik yang merasa kecapean.

“Tempat posko ada di Kelinci, Terminal, Juwana dan Puri. Kita juga siapkan sejumlah personel,” ujarnya. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Masih Langka, Konsumsi Gas LPG 3 Kg di Pati Diprediksi Naik saat Lebaran

Lingkar.co – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati memprediksi konsumsi gas LPG 3 kilogram (kg) bakal naik saat perayaan Hari Raya Idul Fitri. Padahal, saat ini stoknya di Pati masih langka.

Kepala Disdagperin Pati Hadi Santoso mengatakan kenaikan konsumsi gas LPG 3 Kg bakal terjadi karena banyak masyarakat yang melakukan mudik lebaran ke Kabupaten Pati.

“Nanti lebaran banyak hari libur, sehingga yang dari luar kota mungkin pulang atau mudik ke Pati. Jadi konsumsi juga meningkat,” katanya, Senin (18/3/2024).

Di sisi lain, ia mengatakan jumlah konsumsi gas LPG 3 kg di Pati hingga bulan Februari mencapai 2.791.200 tabung.

“Untuk LPG bulan Januari itu konsumsinya sudah mencapai 1.810.840 tabung 3 kg. Kemudian bulan Februari kemarin tercatat 980.360 tabung,” ujarnya.

Sementara, alokasi gas LPG 3 kg yang disediakan pada tahun ini untuk Kabupaten Pati sebanyak 3.595 ribu metrik ton atau sekira 13 juta tabung.

Terkait kelangkaan gas LPG 3 kg, ia mengungkapkan ada beberapa faktor. Di antaranya, konsumsinya yang sedang meningkat di bulan Ramadan. Selain itu, Hadi menduga banyak masyarakat yang beralih dari gas non subsidi ke gas subsidi, sehingga membuat stoknya makin langka.

Kemudian, katanya, saat ini sudah ada pembatasan dari pemerintah pusat terkait jatah gas subsidi di setiap daerah. Di mana stoknya disesuaikan dengan hasil pendataan tahun lalu.

Selanjutnya, menurutnya pada bulan Februari dan Maret banyak hari libur. Hal ini menyebabkan penyalurannya mengalami keterlambatan.

Lebih lanjut, ia mengatakan selain gas LPG 3 kg, konsumsi BBM bersubsidi juga bakal naik. Hingga Februari 2024, konsumsinya sudah mencapai 36.048 kiloliter. Jumlah tersebut terdiri dari BBM jenis solar dan pertalite.

“Kalau BBM untuk solar, dua bulan ini sudah mencapai 15.408 Kilo liter. Sedangkan pertalite yang disubsidi sudah mencapai 20.640 kiloliter,” kata Hadi

Untuk mengatasi kelangkaan gas LPG 3 kg dan BBM, pihaknya bakal intens melakukan pemantauan di lapangan. Harapannya tidak ada permainan, sehingga stok dan harga di lapangan tetap aman.

“Selain pemantauan harga juga pemantauan ketersediaan untuk memastikan tersedia barang di para pedagang serta tidak ada namanya penimbunan atau pembatasan dari pedagang,” pungkasnya. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Libur Lebaran 2023, Semarang Zoo Gaet 60.000 Pengunjung

Lingkar.co – Taman Satwa Kota Semarang atau Semarang Zoo berhasil menggaet lebih dari 60.000 pengunjung selama masa libur lebaran 2023.

Menurut Direktur Semarang Zoo, Choirul Awaludin, angka tersebut mengalami kenaikan dari masa libur lebaran sebelum pandemi Covid-19 melanda.

“Perolehan ini melebihi yang kita targetkan, yaitu melebihi pengunjung sebelum pandemi,” kata Awalun di ruang kerjanya, Sabtu (6/5/2023).

Ia beberkan, dari data pengunjung tiap masa libur lebaran, ia taksir mampu menggaet pengunjung rata-rata 6000-7000 per hari.

Selain itu, pihaknya juga mempertimbangkan inflasi harga pasar dengan kemampuan masyarakat. Oleh karena itu ia targetkan secara realistis 8.000 pengunjung per hari.

“Kita targetkan kunjungan pada libur lebaran 2023 pada kisaran 6000-7000 pengunjung tiap hari. Hasilnya bagus, flat, stabil ada 8000an pengunjung tiap hari,” bebernya.

Dari taksiran harian tersebut, maka target total kunjungan pada kisaran 40.000 pengunjung selama libur hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

Angka tersebut mengacu dari rata-rata jumlah kunjungan libur lebaran sebelum pandemi yang tidak lebih dari 50.000 pengunjung.

Libur Lebaran 2023, Semarang Zoo Gaet 60.000 Pengunjung
Direktur Semarang Zoo, Choirul Awaludin. Foto: Rifqi/Lingkar.co

“Alhamdulillah, jumlah total kunjungan hampir 60.000 pengunjung selama libur lebaran tahun ini,” tuturnya.

Secara statistik, lanjutnya, kunjungan wisatawan Semarang Zoo pada momen hari raya umat Islam ini juga lebih baik dari sebelumnya yang mengalami lonjakan dan penurunan secara drastis.

“Kalau dilihat dari kunjungan harian lebih baik karena stabil di angka 8000an, berbeda dengan sebelumnya, ada lonjakan dan penurunan,” urainya.

Menurutnya, hasil tersebut tidak lepas dari adanya perbaikan fasilitas secara terus-menerus.

Salah satunya pengelompokan satwa dan pembuatan satu jalur akses jalan.

“Adanya satu jalur ini efektif memecah kerumunan pengunjung,” ujarnya.

Ia menilai, perbaikan dam pengelompokan satwa dari jenis herbivora dan aves membuat pengunjung lebih mudah untuk menuju lokasi yang diinginkan.

Di sisi lain, sambungnya, adanya berbagai even pasca kembali dibuka dalam masa PPKM juga sedikit banyak berpengaruh pada kunjungan.

“Mereka yang sudah pernah datang setelah adanya perbaikan, tentunya juga tidak ragu mengajak saudara yang mudik untuk liburan di Semarang Zoo,” ungkapnya.

Bahkan, program televisi swasta, artis dan youtuber pecinta satwa pun tertarik mengambil konten di Semarang Zoo.

Oleh karena itu, dirinya juga mengapresiasi peran pewarta dalam mendukung iklim pariwisata di Semarang.

Menurutnya, pemberitaan yang ada cukup efektif memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Sebelum libur lebaran, para wartawan sudah banyak yang datang untuk wawancara. Pada momen tertentu juga banyak yang meliput. Peran media ini sangat luar biasa, dan kami juga tentunya sangat berterima kasih,” ucapnya.

“Warga bisa dengan mudah mencari informasi terkait perkembangan Semarang Zoo lewat gadget sebelum libur lebaran,” pungkasnya. (*)
Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Begini Persiapan PT Jasamarga Jelang Periode Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 1444 H

Lingkar.co – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) dalam menyambut lonjakan arus mudik dan balik libur hari raya Idul Fitri 1444 H/2023 memastikan kesiapan layanan operasional jalan tol di wilayah Jawa Tengah.

jelang dimulainya periode arus mudik dan balik perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H pada tanggal 17 April 2023 hingga 2 Mei 2023.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang – Batang sekaligus General Manager Representative Office 2 Semarang Seksi A,B,C Nasrullah mengatakan, prediksi peningkatan volume lalu lintas pada masa libur lebaran pada tanggal 17 April hingga 2 Mei 2023 di kedua ruas tol yang akan melalui Gerbang Tol Kalikangkung.

“PT JTT memprediksi lonjakan volume kendaraan sebanyak 636.418 kendaraan atau 92,4% lebih banyak dibandingkan dengan kondisi normal bulan Februari 2023,” kata Nasrullah kepada lingkar.co, Kamis (6/4/2023).

“Sedangkan pada arus balik, diprediksi terjadi lonjakan kendaraan sebanyak 596.398 kendaraan atau 82,8% lebih banyak dibandingkan dengan kondisi normal bulan Februari 2023,” paparnya.

Pihaknya, telah melakukan sejumlah persiapan, antara lain dengan strategi pengoptimalan layanan transaksi dengan manambah kapasitas gardu operasi di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung.

Ia merinci, gardu operasi exit saat mudik sebanyak 15 gardu tambah 6 mobile reader dengan 8 mobile reader cadangan. Sementara pada saat arus balik dipersiapkan 11 gardu ditambah 6 mobile reader dengan 6 mobile reader cadangan.

Selain itu, pihaknya juga memastikan kesiapan layanan pemeliharaan dengan melakukan rekonstruksi dan perbaikan Expansion Joint (EJ).

Ia prediksi proses tersebut akan selesai pada H-10 Lebaran dan menyiagakan petugas piket patching untuk mengantisipasi jalan berlubang serta menyediakan material cold mix.

“Sedangkan di rest area, PT JTT akan melakukan pengaturan lalu-lintas dan pemasangan rubbercone di bahu jalan sepanjang rest area,” ujarnya.

Menurutnya hal itu untuk mencegah parkir kendaraan di area tersebut. Selain itu, pihaknya juga akan menempatkan petugas untuk melakukan buka tutup rest area.

“Jika terjadi penumpukkan serta memasang spanduk informasi penunjuk rest area berikutnya,” jelasnya.

Sementara, Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana menyampaikan kesiapan jelang arus mudik dan balik Lebaran 2023,

“Di era pemulihan pasca pandemi Covid-19, periode ini menjadi awal yang ideal untuk kembali melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman,” katanya.

“Jasa Marga siap berkolaborasi untuk siaga di Lebaran 2023 dengan para stakeholder, Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Korlantas Polri dalam menghadirkan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya.

Diluar hal itu, pihaknya mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kesiapan sebelum melakukan perjalanan.

Ia sebut diantaranya antara lain memenuhi persyaratan perjalanan, memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik.

Juga mempersiapkan perbekalan, patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan, serta terus mengupdate informasi lalu-lintas melalui channel resmi Jasa Marga seperti Twitter di @PTJASAMARGA, One Call Center 14080, dan aplikasi Travoy 4.1. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat