Dasco: Agenda Luar Negeri Presiden Disesuaikan dengan Dinamika Global

Inti berita

Lingkar.Co - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa intensitas kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri dilakukan berdasarkan…

Dasco: Agenda Luar Negeri Presiden Disesuaikan dengan Dinamika Global
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat memberikan keterangan di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa intensitas kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri dilakukan berdasarkan kebutuhan serta perkembangan situasi politik internasional yang terus berubah.

"Mempunyai strategi-strategi yang tentunya tidak bisa dibatasi dengan jadwal harus sekian kali-harus sekian kali. Karena itu dinamis," kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Menurut Dasco, perkembangan geopolitik global saat ini memiliki dampak yang signifikan terhadap berbagai sektor di dalam negeri. Oleh karena itu, pemerintah memiliki strategi tersendiri dalam membangun dan mengelola hubungan dengan negara-negara lain.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Meski demikian, ia tidak menutup ruang bagi kritik maupun masukan terkait substansi kebijakan pemerintah dalam menghadapi dinamika geopolitik. Menurutnya, berbagai saran tersebut patut menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

Namun, terkait frekuensi kunjungan luar negeri Presiden, Dasco menilai perjalanan tersebut umumnya dilakukan dalam waktu singkat dan hanya ketika diperlukan.

"Pembatasan-pembatasan, apalagi yang berkaitan dengan jumlah, waktu kunjungan, saya pikir itu tidak substantif," katanya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Ia juga menjelaskan bahwa perjalanan yang dilakukan secara mendadak biasanya merupakan respons terhadap kondisi tertentu yang membutuhkan kehadiran Presiden dalam waktu cepat.

"Jadi, saya pikir hal-hal seperti itu, marilah kemudian kita memberikan masukan yang substansi dan itu pasti akan diberikan ruang," kata dia.

Sebelumnya, mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menyampaikan sejumlah kritik terkait perjalanan luar negeri Presiden Prabowo Subianto. Beberapa aspek yang menjadi sorotannya meliputi pembiayaan kunjungan ke luar negeri, jumlah anggota rombongan yang turut serta dalam perjalanan dinas, transparansi agenda kunjungan, frekuensi kunjungan ke berbagai negara dalam kurun 1,5 tahun, hingga usulan agar pertemuan dengan kepala negara lain lebih banyak dilakukan melalui forum-forum internasional.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280
ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu