Iklan

DPR Sahkan Hasil Pembahasan Pendahuluan RAPBN dan RKP 2027, Ini Rinciannya

Inti berita

Lingkar.co - Rapat Paripurna DPR RI menyetujui pendahuluan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027…

DPR Sahkan Hasil Pembahasan Pendahuluan RAPBN dan RKP 2027, Ini Rinciannya
Foto : Rapat Paripurna DPR RI/istimewa/lingkar.co

Rapat Paripurna DPR RI menyetujui pendahuluan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027. Keduanya selanjutnya jadi dasar pemerintah menyusun Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN dan Nota Keuangan 2027.

"Laporan atas hasil pembahasan pendahuluan RAPBN 2027 dan RKP 2027 tersebut akan menjadi pedoman dalam penyusunan Rancangan APBN 2027," kata Ketua DPR RI Puan Maharani dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-23 Masa Persidangan V, Kamis (02/7/2026).

Hasil RAPBN 2027 dan RKP 2027 dibacakan Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) Wihadi Wijanto. Itu merupakan hasil pembahasan bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

Wihadi menyebut pembahasan dengan pemerintah berlangsung sejak awal Juni 2026 dan disepakati membentuk empat panitia kerja (Panja). Pembahasan dilanjut dengan pembentukan tim perumus di tiap panja hingga seluruh laporan disetujui sebagai hasil pembahasan.

"Pada Rapat Kerja (29/6/2026), seluruh laporan Panja tersebut telah disampaikan dan disepakati sebagai hasil pembahasan Banggar dengan pemerintah dan BI dalam rangka pembahasan pembicaraan pendahuluan RAPBN TA 2027 dan RKP 2027 yang akan menjadi bahan dasar bagi pemerintah dalam menyusun RUU APBN tahun 2027 beserta nota keuangannya," ujar Wihadi.

Berikut poin-poin hasil pendahuluan RAPBN 2027 yang disepakati:

*ASUMSI DASAR EKONOMI MAKRO 2027*
- Pertumbuhan ekonomi: 5,8-6,5% (tetap dari KEM-PPKF)
- ⁠⁠Inflasi: 1,5-3,5% (tetap dari KEM-PPKF)
- ⁠Nilai tukar rupiah: Rp 16.800-Rp 17.500/US$ (tetap dari KEM-PPKF)
- Tingkat suku bunga SBN 10 tahun: 6,5-7,3% (tetap dari KEM-PPKF)
- Harga minyak mentah Indonesia (ICP): US$ 70-95 per barel (tetap dari KEM-PPKF)
- Lifting minyak bumi: 605.000-620.000 barel per hari (berubah dari KEM-PPKF 602.000-615.000 barel per hari)
- Lifting gas bumi: 951.000-990.000 barel setara minyak per hari (berubah dari KEM-PPKF 934.000-977.000 barel setara minyak per hari).

*POSTUR MAKRO FISKAL 2027*
- Pendapatan negara: 12,01-12,40% PDB (berubah dari KEM-PPKF 11,82-12,40%)
- Belanja negara: 13,81-14,80% PDB (berubah dari KEM-PPKF 13,62-14,80%)
- Keseimbangan primer: 0,45-0,14% (tetap dari KEM-PPKF)
- ⁠Defisit: 1,80-2,40% PDB (tetap dari KEM-PPKF)
- Pembiayaan investasi: 0,50-0,90% (tetap dari KEM-PPKF)
- Jumlah pinjaman terhadap PDB: 40,31-40,64% (tetap dari KEM-PPKF).

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu