Dua Kubu Keraton Surakarta Berebut Gelar Kirab 1 Suro, Pemkot Solo Diminta Menengahi

Inti berita

Lingkar.co - Perselisihan dua kubu di lingkungan Keraton Surakarta kembali mencuat menjelang pelaksanaan Kirab Malam 1 Suro 2026. Kedua pihak, yakni SISKS…

Dua Kubu Keraton Surakarta Berebut Gelar Kirab 1 Suro, Pemkot Solo Diminta Menengahi
Kirab 1 Suro. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Perselisihan dua kubu di lingkungan Keraton Surakarta kembali mencuat menjelang pelaksanaan Kirab Malam 1 Suro 2026. Kedua pihak, yakni SISKS Pakubuwana XIV Purbaya dan SISKS Pakubuwana XIV Mangkubumi, berencana menggelar kirab pada waktu dan lokasi yang sama pada Selasa (16/6/2026).

Kondisi tersebut mendorong kubu Pakubuwana XIV Mangkubumi meminta Pemerintah Kota Solo turun tangan untuk memfasilitasi dialog guna menghindari potensi konflik saat pelaksanaan tradisi tahunan tersebut.

Permintaan itu disampaikan KGPH Panembahan Agung Tedjowulan usai mengikuti rapat bersama perwakilan Pemerintah Kota Solo, Rabu (10/6/2026).

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Tanggal 13 atau 14 (Juni) saya minta Pak Wali mengundang kita di tempatnya Wali Kota sana untuk rapat lanjutan," kata Tedjowulan.

Saat ditanya mengenai rencana kubu Pakubuwana XIV Purbaya yang juga akan menggelar Kirab Malam 1 Suro pada waktu yang sama, Tedjowulan memilih menyerahkan pembahasan tersebut kepada Wali Kota Solo.

"Ya nanti Pak Wali Kota," ujarnya singkat.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Senada, Pengageng Sasana Wilapa kubu Pakubuwana XIV Mangkubumi, GKR Wandansari atau Gusti Moeng, mengatakan pihaknya berharap Wali Kota Solo Respati Ardi dapat mempertemukan kedua kubu setelah berbagai upaya dialog sebelumnya tidak membuahkan hasil.

"Tidak hanya masalah Suro tapi masalah revitalisasi dan lain-lain, mereka tidak pernah datang. Bahkan dari kementerian itu ngitung sudah sampai sembilan kali itu (tidak pernah hadir)," kata Gusti Moeng.

Ia menegaskan perlunya forum bersama yang melibatkan kedua pihak untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang masih berlangsung di internal Keraton Surakarta.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Nah, di sinilah akhirnya kita nyuwun (meminta) untuk Suro ini Pak Wali yang mengundang kita. Kita itu ya kita (kubu PB XIV Mangkubumi), ya mereka (kubu PB XIV Purbaya) untuk berembug bersama-sama," ujarnya.

Sementara itu, juru bicara kubu Pakubuwana XIV Purbaya, KPA Singonagoro, mempertanyakan komitmen kubu Pakubuwana XIV Mangkubumi beserta para pendukungnya dalam upaya penyelesaian konflik.

"Kami berharap Gusti Tedjowulan menepati omongan dan komitmen-komitmennya," kata Singonagoro.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Ia menyinggung pertemuan yang sebelumnya difasilitasi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Wali Kota Solo Respati Ardi. Menurutnya, kesepakatan yang terbangun dalam pertemuan tersebut tidak berjalan sesuai harapan.

"Itu saja Gusti Tedjowulan tidak bisa menepati komitmennya kan," ujarnya.

Meski demikian, Singonagoro memastikan kubu Pakubuwana XIV Purbaya bersedia menghadiri pertemuan yang difasilitasi Pemerintah Kota Solo selama prosesnya berlangsung secara adil dan tidak memihak.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Jika proporsional dan memang itu untuk kebaikan, kita pasti akan datang dan mengirim utusan," kata Singonagoro.

Rencana kirab yang digelar oleh dua kubu berbeda pada waktu dan lokasi yang sama kini menjadi perhatian berbagai pihak. Pemerintah Kota Solo diharapkan dapat memfasilitasi dialog agar tradisi Malam 1 Suro dapat berlangsung aman dan kondusif.

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu