Gunung Merapi Keluarkan Guguran Material, BPPTKG: Diduga Lava Pijar

Guguran yang diduga lava pijar keluar dari Gunung Merapi, terpantau dari CCTV BPPTKG, Senin (4/1) malam. (ANTARA/LINGKAR.CO)
Guguran yang diduga lava pijar keluar dari Gunung Merapi, terpantau dari CCTV BPPTKG, Senin (4/1) malam. (ANTARA/LINGKAR.CO)
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

YOGYAKARTA, Lingkar.co - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan, Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengeluarkan guguran material yang diduga lava pijar pada Senin (4/1) malam.

Hal tersebut disampaikan oleh, Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Senin (4/1) malam.

"Pada tanggal 4 Januari 2021 pukul 19.50 WIB terjadi guguran yang tercatat di seismogram dengan amplitudo 33 mm dan durasi 60 detik. Suara guguran terdengar hingga Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan," katanya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Berkaitan dengan hal tersebut, Hanik menyimpulkan bahwa lava pijar telah muncul di dasar Lava 1997.

“Sinar yang teramati di Gunung Merapi pada tanggal 31 Desember 2020 pukul 21.08 WIB, bisa jadi merupakan indikasi awal akan munculnya api diam dan lava pijar,”imbuhnya.

Ia menjelaskan, peningkatan aktivitas Gunung Merapi terpantau dari data kegempaan dan deformasi sejak tanggal 22 Desember 2020.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Guguran pada Senin (4/1) malam yang terpantau dari kamera CCTV di sisi barat daya Gunung Merapi dan kamera thermal di stasiun Panguk itu merupakan bagian dari manifestasi peningkatan aktivitas Gunung Merapi,” paparnya.

Masyarakat diharapkan untuk tetap mengikuti arahan dari BPBD dan pemerintah daerah setempat, serta selalu mengikuti informasi dari sumber yang terpercaya.

Terkait dengan kejadian ini, BPPTKG belum merevisi rekomendasi aktivitas Gunung Merapi di mana daerah potensi bahaya masih dalam jarak maksimal 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi. (ara/aji)

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Baca Juga:
Vaksinasi Lansia di Tiga Kecamatan Masih Rendah

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu