Pickleball Masuk Semarang, DinkDonk Usung Konsep Sportainment untuk Generasi Aktif

Inti berita

Lingkar.co – Pilihan olahraga rekreasi di Kota Semarang semakin beragam dengan hadirnya pickleball, cabang olahraga yang tengah berkembang di berbagai negara…

Pickleball Masuk Semarang, DinkDonk Usung Konsep Sportainment untuk Generasi Aktif
DinkDonk menghadirkan fasilitas pickleball di kawasan Candi Golf, Jangli. (dok Istimewa)
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co – Pilihan olahraga rekreasi di Kota Semarang semakin beragam dengan hadirnya pickleball, cabang olahraga yang tengah berkembang di berbagai negara. Melihat tren tersebut, DinkDonk menghadirkan fasilitas pickleball di kawasan Candi Golf, Jangli, sebagai alternatif aktivitas yang menggabungkan olahraga, interaksi sosial, dan gaya hidup sehat.

Olahraga ini mulai menarik perhatian karena dapat dimainkan oleh berbagai kelompok usia. Karakter permainan yang tidak terlalu menguras tenaga membuat pickleball mudah dipelajari, baik oleh pemula maupun mereka yang sebelumnya tidak aktif berolahraga.

Manager Operasional DinkDonk, Indah Prastiwi, menjelaskan bahwa pickleball menawarkan pengalaman bermain yang berbeda dibanding olahraga raket lainnya. Selain lapangannya yang lebih kecil, bola yang digunakan juga lebih ringan sehingga permainan terasa lebih nyaman dan inklusif.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Permainan ini relatif mudah dipelajari. Anak-anak, orang dewasa hingga lansia bisa bermain bersama karena karakter bolanya lebih ringan dan lapangannya tidak terlalu luas,” ujarnya.

Menurut Indah, perkembangan pickleball di sejumlah negara Asia menjadi salah satu alasan pihaknya menghadirkan fasilitas tersebut di Semarang. Ia melihat masyarakat mulai mencari aktivitas yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mampu menjadi sarana membangun jejaring pertemanan dan komunitas.

DinkDonk menyediakan empat lapangan yang dapat digunakan untuk bermain secara santai maupun kompetitif. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap olahraga yang masih tergolong baru di Indonesia.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Selain area permainan, pengelola juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. Salah satunya ruang VIP yang dilengkapi pendingin ruangan, kamar mandi pribadi, serta fasilitas makanan dan minuman.

Indah menilai olahraga saat ini tidak lagi dipandang sekadar aktivitas fisik, tetapi juga menjadi bagian dari pola hidup masyarakat perkotaan. Karena itu, konsep yang diusung DinkDonk mencoba mengakomodasi kebutuhan tersebut dalam satu lokasi.

“Sekarang banyak orang mencari aktivitas yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menyenangkan dan bisa menjadi sarana bersosialisasi. Kami melihat pickleball memiliki potensi besar untuk itu,” katanya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Untuk memperkenalkan olahraga ini lebih luas, DinkDonk juga menyiapkan instruktur yang akan mulai bertugas pada pertengahan Juni. Kehadiran pelatih tersebut diharapkan membantu masyarakat yang baru pertama kali mencoba pickleball agar lebih memahami teknik dasar maupun aturan permainan.

Pickleball sendiri dimainkan menggunakan paddle berbahan padat dan bola plastik berlubang. Lapangannya berukuran hampir sama dengan lapangan badminton, namun menggunakan net yang lebih rendah. Kombinasi unsur tenis, badminton, dan tenis meja membuat permainan ini terasa dinamis sekaligus mudah diikuti berbagai kalangan.

Dengan semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas kebugaran dan olahraga berbasis komunitas, kehadiran pickleball di Semarang diharapkan dapat menjadi warna baru dalam perkembangan olahraga rekreasi sekaligus mendorong terbentuknya komunitas hidup sehat yang lebih luas di Kota Atlas. ***

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280
ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu