Antisipasi Hujan Abu Merapi, Candi Asu dan Candi Pendem di Magelang Ditutup Plastik

Candi Asu di Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, ditutup dengan plastik untuk mengantisipasi terjadinya hujan abu dari erupsi Gunung Merapi. (KORAN LINGKAR JATENG/LINGKAR.CO)
Candi Asu di Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, ditutup dengan plastik untuk mengantisipasi terjadinya hujan abu dari erupsi Gunung Merapi. (KORAN LINGKAR JATENG/LINGKAR.CO)
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

MAGELANG, Lingkar.co – Antisipasi hujan abu akibat erupsi Gunung Merapi, Candi Asu dan Candi Pendem di Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, ditutup dengan plastik.

Teknisi Konservasi Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jawa Tengah, Mantoro mengatakan, BPBD Provinsi Jawa Tengah memberikan arahan, untuk menutup candi-candi yang berdekatan dengan Gunung Merapi.

Sejumlah candi tersebut, yakni di Kabupaten Boyolali meliputi Candi Sari dan Petirtaan Cabean Kunti, kemudian di Kabupaten Magelang Candi Asu dan Candi Pendem.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"BPCB Propinsi Jawa Tengah memberi arahan untuk menutup candi-candi yang berdekatan dengan Gunung Merapi untuk mengantisipasi hujan abu jika terjadinya erupsi Gunung Merapi," katanya, Senin (1/2/2021).

Penutupan candi dengan plastik tersebut diharapkan jika terjadi hujan abu tidak mengenai batuan candi.

Juru Pelihara Candi Asu dan Pendem, Jumat, mengatakan penutupan Candi Asu dengan plastik dilakukan pada Jumat (29/1), kemudian Candi Pendem ditutup pada Sabtu (30/1) namun belum selesai. Jarak antara Candi Asu dengan Candi Pendem sekitar 300 sampai 400 meter.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Kunjungan wisatawan di kedua candi tersebut masih dilarang. Penutupan kunjungan wisatawan mulai 5 Desember 2020 hingga sekarang,”paparnya. (ara/aji)

Sumber: Koran Lingkar Jateng

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu