DPR Dorong Indonesia Sambut Positif Kesepahaman antara AS dan Iran

Inti berita

Lingkar.co - Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menilai Indonesia perlu memberikan apresiasi atas tercapainya kesepahaman antara Amerika Serikat (AS)…

DPR Dorong Indonesia Sambut Positif Kesepahaman antara AS dan Iran
Foto : Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini/istimewa/lingkar.co
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menilai Indonesia perlu memberikan apresiasi atas tercapainya kesepahaman antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang bertujuan menghentikan eskalasi konflik serta membuka kembali jalur diplomasi.

Menurut Amelia, sikap tersebut sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini dianut Indonesia, yakni mendukung perdamaian dunia, menolak perang, dan mengedepankan penyelesaian sengketa melalui dialog.

"Tercapainya kesepahaman itu merupakan perkembangan positif, bukan hanya bagi kedua negara, tetapi juga bagi stabilitas kawasan Timur Tengah dan kepentingan dunia yang lebih luas," ujar Amelia di Jakarta, Selasa (17/6/2025).

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Ia menuturkan bahwa setiap upaya yang mengarah pada penghentian permusuhan, perlindungan warga sipil, serta terjaminnya kebebasan navigasi dan kelancaran distribusi energi global patut mendapat dukungan. Stabilitas kawasan Teluk, lanjutnya, memiliki pengaruh besar terhadap rantai pasok internasional, harga energi, perdagangan global, hingga kondisi ekonomi negara berkembang.

Meski demikian, Amelia mengingatkan agar kesepahaman tersebut tidak berhenti pada komitmen politik semata. Menurut dia, seluruh pihak harus menunjukkan langkah konkret melalui mekanisme yang jelas, terukur, dan tetap menghormati hukum internasional.

"Di forum global, Indonesia perlu terus mendorong de-eskalasi, dialog, dan penyelesaian damai," tegasnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan damai antara AS dan Iran telah mencapai tahap final. Ia juga menyebut pembukaan kembali Selat Hormuz akan dilakukan setelah penandatanganan resmi kesepakatan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (19/6/2025).

"Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah rampung," tulis Trump melalui platform media sosial Truth Social.

"Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol, dan, secara bersamaan, mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut AS," kata Trump.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Pernyataan tersebut menjadi sinyal positif bagi upaya meredakan ketegangan di Timur Tengah. Namun, implementasi kesepakatan dan realisasi pembukaan Selat Hormuz masih menunggu penandatanganan resmi serta tindak lanjut dari pihak-pihak terkait.

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu