Iklan

Kolaborasi di Car Free Day, Nasmoco Kampanye Peduli Lingkungan dan Difabel

Inti berita

PT. Bintraco Dharma Tbk atau Nasmoco Group berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia PMI Kota Semarang melakukan kampanye peduli lingkungan di car free day kawasan Simpang Lima Semarang Minggu (2/8/2026).

Kolaborasi di Car Free Day, Nasmoco Kampanye Peduli Lingkungan dan Difabel
Ketua PMI Kota Semarang, Awal Prasetyo (paling kanan) dan Direktur Nasmoco Group, Hartono Dinata (dua dari kiri) berfoto bersama perwakilan pengurus PMI dan difabel seusai penyerahan bantuan secara simbolis. Rifqi/Lingkar.co

PT. Bintraco Dharma Tbk atau Nasmoco Group berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia PMI Kota Semarang melakukan kampanye peduli lingkungan di car free day kawasan Simpang Lima Semarang Minggu (2/8/2026).

Direktur Nasmoco Group, Hartono Dinata mengatakan, sebagai sebuah perusahaan memang berorientasi pada bisnis. Meski demikian, Bintraco Dharma memegang komitmen untuk menjalankan aturan tanggung jawab sosial dari pemerintah dengan baik.

Kampanye peduli lingkungan dilakukan dalam booth yang menanpilkan beberapa kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) Nasmoco Group seperti tanam mangrove, penyaluran bantuan air bersih dan melalui produk mobil ramah lingkungan.

Selain itu, tim Nasmoco Group juga melakukan edukasi pilah sampah. Setiap pengunjung bisa mengikuti games pilah sampah.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, Nasmoco Group mengajak masyarakat agar tidak hanya memandang penyandang disabilitas atau difabel secara positif. Namun lebih dari itu juga mengambil peran dalam memberikan kesempatan yang sama.

Ia menyontohkan salah satunya berupa kegiatan pelatihan, pendampingan dan kesempatan magang di Nasmoco Group.

"Nah kita di perusahaan kita juga kita melaksanakan kegiatan-kegiatan magang untuk teman-teman kita yang difabel, yang berkekurangan, yang berkebutuhan khusus gitu ya," jelasnya.

Meskipun belum banyak yang bisa ditampung pada program tersebut, dirinya berharap, proses tersebut dapat membuka peluang para difabel dalam mendapatkan hak dalam dunia industri.

"Nah harapan kita itu kita memiliki kesempatan kerja yang sama lah. Tadi seperti Pak Awal katakan juga bahwa kesetaraan hidup, kestaraan kerja itu supaya pemanfaatan bisa bersama," tuturnya.

"Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan pada pagi hari ini juga bisa memberikan manfaat positif pada teman-teman yang membutuhkan tentunya," sambungnya.

Corporate Divition Head & Human Capital Divition Head Setiadji Darmosoemarto menambahkan, pihaknya memiliki manajemen kebencanaan, baik untuk internal maupun eksternal perusahaan.

Setiadji menjelaskan, peraturan tentang keselamatan kerja menjadi prioritas. Sehingga, terdapat perlengkapan alat perlindungan diri dan peralatan yang memadai untuk kondisi darurat seperti kebakaran di bengkel.

"Jadi kami bahkan punya organisasi untuk K3 di lingkat perusahaan kami Pak, dan kita pastikan di semua cabang itu punya PIC yang sudah kita ikutkan sertifikasi K3 yang disertifikasi secara berkala," ungkapnya.

Sedangkan manajemen kebencanaan untuk eksternal, ia menyontohkan, dealer di Nasmoco Kaligawe tetap aman saat banjir, namun akses jalan dan permukiman warga sering terendam air. Maka, pihaknya turut berperan dalam tanggap bencana.

"Nah itu kami selalu melakukan tanggap bencana, dimana kita membantu baik teman-teman di dealer maupun warga sekitar, berupa makanan gitu, kemudian juga peralatan untuk evakuasi itu kita lakukan," urainya.

"Kalau ada kejadian-kejadian khusus yang memang membutuhkan perhatian kita, pasti kita akan bergerak bersama-sama dengan elemen masyarakat yang baik.

Tak hanya di Semarang, Setiadji menyebut di setiap cabang Nasmoco yang berada pada peta rawan banjir memiliki perahu karet dan karyawan yang tergabung dalam tim tanggap darurat.

"Dan ini juga nanti akan pasti terus berkembang ya, kalau misalkan butuh perahu karet lebih banyak atau mungkin mobil yang memang didesain khusus untuk emergensi, kita akan pertimbangkan untuk ke sana," paparnya.

Terkait difabel, ia mengatakan ada beberapa kegiatan pendampingan dan magang sebagai bentuk perhatian dan dukungan agar mereka siap masuk dunia kerja.

"Jadi kami di Nasmoco, di Bintraco itu memberikan kesempatan kepada teman-teman difabel untuk bisa bekerja di tempat kami. Memang belum banyak, tapi kami berusaha untuk ke depan akan lebih terbuka lagi buat teman-teman difabel," ucapnya.

Selain itu, sambungnya, pihaknya juga memiliki program kerja sama dengan beberapa SMK maupun universitas.

"Sehingga kami bisa memberikan sharing ilmu kepada guru-gurunya atau memberikan kesempatan kepada siswa dan mahasiswanya untuk magang di tempat kami. Jadi nanti pada saat mereka lulus itu sudah lebih siap untuk bekerja," tegasnya. 

Terkait program penanaman mangrove di area pesisir pantai utara, ia mengatakan hal itu dilakukan untuk mencegah abrasi.

"Tentu saja ke depan bisa ada kegiatan-kegiatan lain juga yang kita coba lakukan bersama-sama. Dan hari ini kami senang sekali bisa bersama dengan PMI menyelenggarakan Donor Darah Baru," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Nasmoco Group memberikan bantuan berupa dua buah tongkat, dua buah kursi roda dan uang tunai sebesar Rp20.000.000 untuk kegiatan kemanusiaan melalui bulan dana PMI atau bulan kemanusiaan PMI Kota Semarang. (Rifqi)

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu