ADVERTISEMENT
Iklan Header 1200x120

Fix, Ini Nomor Urut Calon Walikota dan Wakil Wali kota Salatiga 2024-2029 yang Ditetapkan KPU

Pengambilan nomor urut pasangan calon walikota Salatiga. Bojes/Lingkar.co
Pengambilan nomor urut pasangan calon walikota Salatiga. Bojes/Lingkar.co
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menetapkan nomor urut pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga yang akan berlaga pada 27 November mendatang, Senin (23/9/2024).

Sesuai hasil sidang pleno terbuka penetapan nomor urut paslon diketahui Paslon nomor urut 1 jatuh pada dr. Robby Hernawan dan Nina Agustin yang diusung Partai Gerindra, Demokrat, PSI dan 10 partai lainnya.

Kemudian, untuk Paslon Juan Rama-Sri Wahyuni yang diusung partai tunggal PKB mendapat nomor urut 2 dan Sinoeng-Budi dari koalisi PDIP, PKS, Nasdem, dan PAN meraih nomor urut 3.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Ketua KPU Kota Salatiga Yesaya Tiluata mengatakan, pasca penetapan nomor urut para paslon secara sah bisa menggunakan urutan nomor untuk bahan alat peraga kampanye (APK).

"Masa kampanye resmi dimulai pada tanggal 25 September sampai 23 November. Jadi, masing-masing paslon bisa menggunakan untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat," terangnya.

Ia menambahkan, selanjutnya KPU akan melakukan rapat koordinasi lanjutan untuk penentuan lokasi titik pemasangan APK sebanyak 64 titik.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Terpisah, Calon Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan menyampaikan meraih nomor urut 1 dinilai suatu sinyal positif tanda kemenangan.

"Nomor 1 berarti pertanda kami pemenang. Karena, pemenang ya cuma satu. Kami, juga lebih mudah melakukan sosialisasi dengan nomor urut 1," katanya

Robby menjelaskan, secara personal memang berharap mendapatkan nomor urut 1. Selanjutnya, kata dia bakal memaksimalkan jejaring relawan dan mempertajam program-program.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Dia mengaku, paslon Robby-Nina mengusung tagline #Salatiga Beda #Salatiga Merona. Salatiga Beda sendiri berarti Salatiga Bergerak, Energik, Dinamis, dan Adaptif.

"Ya, pokoknya selain program utama kesehatan bakal kami genjot juga yang lainnya. Soal stunting, kurang gizi kita akan mengawal pertumbuhan Salatiga sejalan program nasional juga," ujarnya.

Penulis : Bojes

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Editor : Kharen Puja Risma

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu