Kasus DBD di Pati Capai 301, Dinkes Imbau Warga Waspada di Musim Hujan

IMG-20251113-WA0010
Petugas Dinkes Pati berupaya membersihkan tempat yang menjadi sarang nyamuk. Foto: Dok. Dinkes Pati.
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Memasuki musim penghujan, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali menjadi perhatian serius di Kabupaten Pati. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, sejak Januari hingga pertengahan Oktober 2025 tercatat sebanyak 301 kasus DBD di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pati, Salis Diah Rahmawati, menyebutkan bahwa seluruh kasus tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

“Jumlah kasus DBD 301, meninggal 0. Sampai akhir bulan tanggal 27 Oktober 2025,” ujarnya, kemarin.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Ia mengungkapkan, kasus tertinggi terjadi pada Januari 2025 dengan 77 kasus, sedangkan kasus terendah tercatat pada September dengan hanya 9 kasus. Hingga Oktober, jumlah kasus terus menurun menjadi 5 laporan.

“Tertinggi Januari, terendah bulan September. Dari Januari sampai Oktober cenderung turun,” ungkap Salis.

Meski jumlah kasus masih tergolong wajar, pihaknya terus meningkatkan upaya pencegahan, seperti Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), abatisasi, fogging, serta penyebaran surat edaran kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Di Pati tidak parah, biasa saja. Semoga semakin turun sampai akhir tahun,” katanya.

Salis menambahkan, musim hujan merupakan periode paling rawan karena nyamuk Aedes aegypti mudah berkembang biak. Untuk itu, masyarakat diimbau menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan gerakan 3M Plus: Menguras, Menutup, Mendaur Ulang, serta langkah tambahan seperti membersihkan saluran air dan menabur abate di tempat penampungan air.

“Dinkes Kabupaten Pati terus mengimbau masyarakat untuk rutin melaksanakan PSN, terutama di musim hujan karena itu cara yang paling efektif untuk membasmi jentik nyamuk Aedes aegypti. Gerakan 3M Plus adalah langkah utama yang harus dilakukan secara serentak dan berkala oleh seluruh warga,” terangnya. (*)

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280
ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu