Kepala DKP Kendal Imbau Para Nelayan Tak Paksakan Diri Melaut, Selalu Ikuti Perkembangan Cuaca

Kapal nelayan di Kendal. Foto: Yoedhi/Lingkar.co
Kapal nelayan di kabupaten Kendal. Foto: Yoedhi/Lingkar.co
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kendal Hudi Sambodo mengimbau para nelayan di seluruh wilayah Kabupaten Kendal tak memaksakan diri melaut jika cuaca tidak memungkinkan.
Sebab, sudah beberapa hari ini sering muncul cuaca ekstrem, baik di wilayah daratan maupun di lautan.

Imbauan itu disampaikan Hudi untuk memastikan keselamatan para nelayan selama menjalankan pekerjaan di tengah lautan, Senin 12 Januari 2026.
Dia mengatakan, saat ini cuaca sedang tidak bersahabat untuk para nelayan. Sebab, cuaca bisa berubah ekstrem secara tiba-tiba.

"Tolong semua nelayan di Kabupaten Kendal lebih berhati-hati saat melaut untuk mencari ikan. Jangan lupa untuk selalu mengikuti informasi perkiraan cuaca, gelombang, dan angin dari BMKG yang selalu dibagikan dari DKP melalui WhatsApp," imbaunya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Selain itu, lanjutnya, pemantauan cuaca juga bisa dilakukan para nelayan dengan membaca aplikasi INA-WIS lewat ponsel masing-masing, seperti yang beberapa waktu lalu disampaikan oleh BMKG.

"Lewat aplikasi tersebut, para nelayan bisa mengetahui dan memahami berbagai potensi atau fenomena cuaca dan gelombang tinggi yang akan terjadi," ungkapnya.
Dengan mencermati aplikasi tersebut, para nelayan bisa mengetahui kapan saat yang aman untuk melaut.

Dia berharap dengan kewaspadaan seperti itu, para nelayan akan bisa melaksankan pekerjaan dengan aman dan selamat.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Yang jelas, jangan memaksakan diri melaut jika kondisi cuaca tidak memungkinkan, karena memaksakan diri itu akan membahayakan diri sendiri," tandasnya.
Menurutnya, sesuai dengan prakiraan BMKG, cuaca ekstrem seperti ini bisa berlangsung hingga Maret.

"Siklusnya biasanya kan dari Desember sampai Maret baru benar-benar aman," tambahnya.

Hudi Sambodo juga mengimbau para nelayan di Kendal untuk menyisihkan sedikit dari penghasilannya untuk mengikuti asuransi, misalnya BPJS Ketenagakerjaan.
Dengan mengikuti asuransi, setidaknya akan ada perlindungan bagi para nelayan, sehingga jika terjadi apa-apa selama menjalankan pekerjaan, sudah ada jaminan perlindungan.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Setidaknya hal itu akan memberikan jaminan bagi teman-teman nelayan, sehingga keluarga juga akan lebih tenang," pungkasnya. (*)

Penulis: Yoedhi W

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu