PENAS Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo, Momen Tingkatkan Kapasitas SDM Pertanian dan Promosi Potensi Daerah

Inti berita

Lingkar.co - Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Gorontalo menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian…

PENAS Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo, Momen Tingkatkan Kapasitas SDM Pertanian dan Promosi Potensi Daerah
Kontingen Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII dari Provinsi Sulawesi Barat berfoto bersama seusai upacara pelepasan. Foto: dokumentasi
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Gorontalo menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian sekaligus mempromosikan potensi pertanian, hortikultura, dan peternakan Sulawesi Barat di tingkat nasional.

PENAS merupakan ajang nasional yang mempertemukan petani, nelayan, peternak, penyuluh, dan pelaku utama sektor pertanian dari seluruh Indonesia untuk berbagi pengetahuan, teknologi, inovasi, serta memperkuat jejaring dan kemitraan dalam mendukung pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Sulawesi Barat, Hamdani Hamdi, menyampaikan hal itu saat secara resmi melepas kontingen Penas Sulawesi Barat pada Rabu (17/6/2026) kemarin di lobi Kantor Dinas TPHP Provinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Mamuju, Sulbar.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

 

BACA JUGA: https://lingkar.co/berita/harga-plastik-melambung-puan-ajak-pelaku-usaha-kembali-ke-daun

BACA JUGA: https://lingkar.co/berita/digitalisasi-umk-31-pelaku-usaha-di-semarang-belajar-analisis-swot-dan-rows

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

 

“PENAS bukan hanya ajang pertemuan dan silaturahmi antar pelaku utama dan pelaku usaha pertanian, tetapi juga wadah pembelajaran, pertukaran pengalaman, dan penguatan jejaring. Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerap berbagai inovasi dan teknologi yang nantinya dapat diterapkan dalam pengembangan sektor pertanian di Sulawesi Barat,” ujar Hamdani.

Ia melanjutkan, partisipasi aktif dalam PENAS XVII sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, yang menempatkan sektor pertanian dalam arti luas sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Melalui penguatan kapasitas petani, peternak, dan penyuluh, diharapkan tercipta sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan mampu mendorong terwujudnya kemandirian pangan serta daya saing daerah,” ucapnya.

 

BACA JUGA: https://lingkar.co/berita/rob-di-kecamatan-tugu-kian-parah-puluhan-hektare-sawah-produktif-hilang

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

BACA JUGA: https://lingkar.co/berita/jaga-tunas-bangsa-wali-kota-bandung-ingatkan-pentingnya-ruang-digital-aman-dan-produktif

 

Menurut Hamdani, keikutsertaan kontingen Sulawesi Barat pada PENAS XVII juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan inovasi.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Hasil yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat ditransformasikan kepada kelompok tani dan pelaku usaha pertanian lainnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Hamdani berpesan kepada seluruh anggota kontingen agar menjaga nama baik daerah, membangun komunikasi yang baik dengan peserta dari provinsi lain, serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.

 

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

BACA JUGA: https://lingkar.co/berita/pmi-kota-semarang-ajak-masyarakat-berikan-hak-difabel-dan-lansia-untuk

BACA JUGA: https://lingkar.co/berita/petani-ngaku-tak-terima-dana-hok-program-tebu-ini-tanggapan-dp4-blora

 

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Jadilah duta Sulawesi Barat yang mampu menunjukkan semangat, dedikasi, dan komitmen dalam membangun sektor pertanian. Bawa pulang pengalaman, pengetahuan, dan inovasi yang dapat menjadi inspirasi bagi kemajuan pertanian Sulawesi Barat,” pesannya.

Melalui keikutsertaan pada PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, diharapkan kontingen Sulawesi Barat dapat memperoleh wawasan baru, memperluas jaringan kemitraan, serta memperkuat kapasitas pelaku utama dan pelaku usaha pertanian.

Upaya ini menjadi bagian dari langkah bersama dalam mewujudkan sektor pertanian yang maju, berdaya saing, dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat. (*)

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280
ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu