Mentan Tegaskan Stok Pangan Aman Hadapi Idul Fitri 2026

IMG-20260204-WA0010
Menteri Pertanian Andi Arman Sulaiman Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional dalam kondisi aman untuk menghadapi Ramadhan hingga Idul Fitri 2026.

Kepastian tersebut disampaikan usai evaluasi neraca pangan nasional dan pemantauan lapangan lintas instansi.

"Produksi, pasokan, dan stok pangan strategis nasional relatif aman untuk menghadapi Ramadhan 1447 Hijriah," kata Amran dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Amran menyebut Ramadhan yang berlangsung pada Februari-Maret 2026, dengan Idul Fitri diperkirakan jatuh pada 20-21 Maret, menjadi fokus pemerintah dalam menjaga kecukupan pasokan dan stabilitas harga di seluruh daerah.

Sejumlah komoditas utama seperti beras, jagung, bawang merah, cabai, ayam, telur, dan minyak goreng dipastikan bersumber dari produksi dalam negeri. Sementara kedelai, bawang putih, daging sapi, dan gula tetap didukung impor secara terukur.

Berdasarkan neraca pangan nasional periode Februari-Maret 2026, mayoritas komoditas strategis berada dalam kondisi surplus. Beras mencatat surplus tertinggi mencapai 14,48 juta ton, disusul jagung 4,72 juta ton.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Selain itu, daging ayam dan telur masing-masing mengalami surplus 635 ribu ton dan 305 ribu ton. Gula pasir juga tercatat surplus 751 ribu ton, sementara daging sapi dan kerbau masih mencatat surplus tipis sebesar 6 ribu ton.

Pemerintah juga mewaspadai komoditas bawang putih yang pasokannya masih sangat bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah pengamanan, mulai dari pengawasan produksi dan distribusi, kerja sama antardaerah, sistem peringatan dini harga, hingga operasi pasar dan pengawasan Satgas Pangan.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Dengan langkah tersebut, pemerintah optimistis kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi selama Ramadhan hingga Lebaran 2026.

Penulis: Putri Septina

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu