Peluang Koalisi dengan PDIP, PPP: Bukan Poros Baru tapi Penguatan KIB

Peluang Koalisi dengan PDIP, PPP: Bukan Poros Baru tapi Penguatan KIB
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co – Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi, mengatakan, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) terbuka bagi partai lain untuk bergabung, termasuk PDIP.

Pernyatan tersebut ia sampaikan kepada Lingkar.co melalui pesan WhatsApp, Selasa (7/3/2023) malam.

“PPP, PAN dan Golkar sama-sama di KIB dan sama-sama terbuka menambah partai,” ucap pria yang akrab disapa Awiek, ini.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Juru Bicara (Jubir) PPP itu, mengatakan bahwa setiap partai dalam KIB, dipersilakan mengajak atau menerima partai lain yang ingin bergabung.

“Silakan saja tambah partai, sama-sama berkoalisi,” ucap Awiek.

Awiek mengatakan, saat ini belum ada koalisi yang pasti. Ia menilai, koalisi yang terbentuk hanya sebatas kesepakatan internal.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Begini, koalisi hari ini itu belum ada yang pasti. Kenapa saya bilang begitu? (koalisi) hanya sebatas kesepakatan internal masing-masing koalisi,” jelasnya.

“Kepastian koalisi itu nanti kalau sudah daftar ke KPU,” sambung Wakil Ketua Badan Legislatif (Baleg) DPR RI, itu.

Oleh karena itu, kata Awiek, PPP membuka ruang komunikasi dengan partai diluar KIB, termasuk mengajak PDIP untuk bergabung.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Kalau kemudian KIB berkoalisi dengan PDIP kan bisa juga, kan bukan poros baru tapi penguatan KIB, kan gitu,” kata Awiek.

Ia pun mengatakan, bahwa PPP dengan PDIP, punya catatan sejarah kerja sama dalam pemilu maupun pemerintahan.

Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi beri komentar terkait PAN yang mengajukan Ganjar-Erick sebagai capres-cawapres 2024. Foto: Nurseha

Jika nanti PPP dan PDIP membangun kerja sama politik pada Pemilu 2024, kata Awiek, sama hal dengan cinta lama bersemi kembali (CLBK).

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Sudah saya katakan beberpa waktu lalu, PPP dengan PDIP itu CLBK (cinta lama bersemi kembali)” tuturnya.

Kala itu, Megawati Soekarnoputri, menjabat sebagai Presiden pada 2001-2004, menggantikan Abdurrahman Wahid.

Hamzah Haz, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Umum PPP, jadi Wakil Presiden mendampingi Megawati.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Kan dulu ada Mega-Hamzah, dan kita dua kali pada periode ini menjadi bagian koalisi bersama PDIP,” ucap Awiek.

“Jadi kerjasama PPP dengan PDIP itu hal yang biasa,” ucap Awiek.

Gus Romy dengan Hasto Bertemu

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Lebih lanjut, Awiek, juga mengomentari pertemuan Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Muhammad Romahurmuziy, dengan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.

“Pertemuan sahabat lama, saya kira hal yang biasa saja,” ucap Awiek.

Dia mengatakan, pertemuan kedua sahabat lama itu atas inisiatif Gus Romy-sapaan akrab Muhammad Romahurmuziy.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Ya sesama anak bangsa bertemu ya biasa saja, bagus-bagus saja. Apalagi PPP dengan PDIP kantornya bersebelahan dan bertetangga,” ucap Awiek.

Ia menilai, hal yang wajar jika pembicaraan kedua elit parpol tersebut, merembet ke arah politik.

“Ya namanya speak-speak politik kan bisa saja, tetapi itu kan bukan pengambilan keputusan,” ucap Awiek.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Sebagaimana diketahui, Gus Romy, bertemu dengan Sekjen PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, pada Rabu (1/3/2023).

Pertemuan tersebut, terlihat dari foto unggahan Gus Romy dalam akun Instagram pribadinya.

“PPP dan PDIP adalah partai yang sama-sama sudah genap berusia setengah abad,” tulis Gus Romy.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Ia pun menyebut, jika PPP dan PDIP telah melalui 10 pemilu dengan suka dan duka.

“10 pemilu sudah sama kita lalui dengan suka dan duka, baik dalam tekanan penguasa maupun kebebasan demokrasi,” tulis Gus Romy.

“Berbincang santai dengan Sekjen PDIP mas Hasto di kantornya, yang hanya bersebelahan tembok dengan kantor DPP PPP,” tulisnya lagi.*

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Penulis: M. Rain Daling
Editor: M. Rain Daling

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu