Percepatan Vaksinasi Lingkup Ponpes, Gus Yasin: Kita Bisa Capai “Herd Immunity”

ILUSTRASI: Vaksinasi COvid-19 di Pondok Pesantren Al-Ishlah, Mangkang, Kota Semarang, Senin, (2/8/2021). (REZANDA AKBAR D/LINGKAR.CO)
ILUSTRASI: Vaksinasi COvid-19 di Pondok Pesantren Al-Ishlah, Mangkang, Kota Semarang, Senin, (2/8/2021). (REZANDA AKBAR D/LINGKAR.CO)
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

SEMARANG, JAWA TENGAH, Lingkar.co - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, menggencarkan vaksinasi sebagai upaya menekan laju Covid-19. Tak terkecuali vaksinasi lingkup ponpes (pondok pesantren).

Terkait itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan saat ini ada tiga pondok pesantren yang melaksanakan vaksinasi sebanyak 2.500 dosis.

"Yang sudah di informasikan ke saya ada tiga pondok pesantren dengan jumlah 500, 1000 dan 1000 jadi 2500," ucapnya, usai rapat penanganan Covid-19 di gedung Pemprov Jateng, Senin (16/8/2021).

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Percepatan vaksinasi bagi santri pondok pesantren sangat penting, menyusul di mulainya pembelajaran tatap muka.

Selain itu, kata Wagub, pemberian vaksinasi lingkup ponpes dapat menjadi contoh bagi masyarakat, agra mau di vaksin.

Baca juga:
Polemik Pembebastugasan Sekda Edy Sujatmiko oleh Bupati Japara

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Karena di pondok pesantren ada tokoh masyarakat yang diikuti oleh masyarakat, sehingga ketika pondok pesantren melakukan vaksinasi, kemungkinan besar masyarakat sekitar akan mau mengikuti vaksinasi," ucapnya.

Dengan begitu, ia berharap, target herd Immunity dapat segera terwujud, dan penyebaran Covid-19 dapat ditekan.

"Kita bisa mencapai herd immunity, sehingga penularan COVID-19 sampai ke kasus yang bahaya meninggal bisa kita minimalisasi," pungkasnya.*

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Penulis : Rezanda Akbar D

Editor : M. Rain Daling

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu