Presiden ke-7 RI Joko Widodo menghadiri acara Penang Peace Dialogue (Dialog Perdamaian Penang) yang diselenggarakan di George Town, Pulau Pinang, Malaysia, 5–6 September 2026. Jokowi dalam sambutannya saat menghadiri acara gala dinner yang menjadi acara pembuka Penang Peace Dialogue Sabtu malam, menyampaikan pandangannya tentang pentingnya peran pemimpin dan rakyat dalam menciptakan fondasi perdamaian. Selain itu, Jokowi juga menyampaikan pemimpin adalah mereka yang mendengarkan rakyat, merasakan kekhawatiran rakyat, memahami permasalahan rakyat, dan bekerja untuk masa depan rakyat.

"Dalam situasi seperti ini, peran para pemimpin menjadi sangat penting. Seorang pemimpin bukan hanya seseorang yang memahami strategi dan kekuasaan, tetapi seseorang yang benar-benar memahami rakyatnya," kata Jokowi di Penang, Sabtu (6/9/2026).
"Namun, itu saja tidak cukup, karena rakyat juga memiliki peran penting," kata Jokowi.
Menurutnya, rakyat yang kuat bukan hanya rakyat yang menuntut, tetapi juga rakyat yang memahami arah dan tantangan yang dihadapi para pemimpin mereka maka terbentuklah fondasi itu karena diraih bersama-sama. Presiden RI satu dekade itu menyampaikan, ketika rakyat memahami, semangat akan tumbuh dan ketika rakyat percaya, dukungan akan mengikuti.
"Dan ketika pemimpin dan rakyat benar-benar saling memahami, di situlah fondasi perdamaian terbentuk," jelasnya.
Di akhir, Jokowi mengatakan perdamaian selalu berasal dari hati yang bersedia mendengarkan, dan dari keberanian untuk memahami sehingga munculah sinergi bersama dalam perdamaian.