Iklan

Lima Fakta Kasus Penusukan WNI di Jepang yang Tewaskan Pekerja Migran Asal Indonesia

Inti berita

Lingkar.co - Kasus penusukan yang melibatkan sesama warga negara Indonesia (WNI) terjadi di Kota Chitose, Prefektur Hokkaido, Jepang. Insiden yang terjadi pada…

5 Fakta Kasus Penusukan WNI di Jepang yang Tewaskan Pekerja Migran Asal Indonesia
Ilustrasi Penusukan. Foto: Istimewa.

Kasus penusukan yang melibatkan sesama warga negara Indonesia (WNI) terjadi di Kota Chitose, Prefektur Hokkaido, Jepang. Insiden yang terjadi pada Kamis (4/6/2026) itu mengakibatkan seorang pekerja migran Indonesia meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Sri Rahayu, yang tinggal di distrik Fuji 3-chome, Chitose. Sementara itu, pelaku juga merupakan WNI dan kini telah diamankan oleh kepolisian setempat.

Berikut lima fakta yang diketahui sejauh ini:

1. Korban Merupakan Pekerja Migran Indonesia

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo mengungkapkan bahwa korban merupakan pekerja migran Indonesia yang bekerja di sektor peternakan di wilayah Chitose.

"Saudari SR adalah seorang PMI di Jepang di sektor peternakan di Chitose, Prefektur Hokkaido," demikian tulis KBRI Tokyo dalam keterangan resminya, Minggu (7/6/2026).

2. Pelaku Juga Warga Negara Indonesia

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan pelaku penusukan berinisial MALA dan berstatus sebagai WNI.

"Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Tokyo tengah menangani kasus penusukan terhadap seorang WNI berinisial SR yang dilakukan oleh seorang WNI berinisial MALA di Kota Chitose, Hokkaido, Jepang," kata juru bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang kepada wartawan, Minggu (7/6/2026).

3. Korban Meninggal Setelah Dibawa ke Rumah Sakit

Usai mengalami penusukan, korban sempat mendapatkan penanganan medis dan dibawa ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

"Korban penusukan sempat dibawa ke RS. Namun, kemudian dinyatakan meninggal dunia," katanya.

4. Dua Orang Lain Ikut Mengalami Luka

Selain korban yang meninggal dunia, insiden tersebut juga menyebabkan dua orang lainnya terluka. Mereka adalah seorang anggota kepolisian Jepang dan seorang WNI lainnya.

"Dalam peristiwa ini juga dilaporkan seorang polisi Jepang dan seorang WNI lainnya mengalami luka," katanya.

5. Pelaku Sudah Ditangkap Polisi

KBRI Tokyo menyatakan telah berkoordinasi dengan Kepolisian Chitose, keluarga korban, serta pihak terkait lainnya untuk menangani kasus tersebut. Saat ini, pelaku telah ditahan untuk menjalani proses hukum.

"Saat ini telah dilakukan penangkapan dan penahanan pelaku oleh polisi Chitose," tulis KBRI Tokyo.

Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami motif di balik penusukan tersebut. Berdasarkan informasi awal, pelaku dan korban diduga saling mengenal sebelum peristiwa itu terjadi.

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Berita terkait

Rekomendasi untuk kamu