RSUD Kayen Terdampak Banjir, BPBD Pati: Sudah Jadi Langganan

Banjir merendam akses menuju RSUD Kayen, Pati. Foto: Istimewa.
Banjir merendam akses menuju RSUD Kayen, Pati. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Banjir kembali melanda Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati pada Rabu (13/3/2024). Salah satu yang terdampak adalah RSUD Kayen.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya mengatakan, daerah di sekitar RSUD Kayen selalu menjadi langganan banjir setiap hujan deras terjadi.

"Banjir ini memang sudah tahunan ya. Jadi penyebabnya air dari daerah atas, Slungkep, Sumbersari, air turun ke wilayah Kayen tepatnya di depan RSUD Kayen," ujarnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Menurutnya, kawasan hutan di Pegunungan Kendeng yang sudah beralih menjadi lahan pertanian juga menjadi salah satu penyebab wilayah ini menjadi langganan banjir.

"Penyebab karena rusaknya hutan daerah tangkapan air di sebelah atas. Hutan yang semestinya menjadi fungsi lindung sudah berubah menjadi tanaman semusim utamanya jagung," jelasnya.

Ia mengatakan banjir juga menyebabkan jalan Pati-Grobogan terendam banjir, bahkan ketinggian air mencapai 50 sentimeter.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Jalur transportasi dari Pati ke Purwodadi tergenang air, kurang lebih antara 500 meter sampai satu kilometer," ujarnya.

BPBD Pati, katanya, saat ini sudah menerjunkan perahu dan kendaraan untuk mengevakuasi warga.

"Yang kita lakukan saat ini membantu evakuasi, baik tenaga medis ataupun pasien yang mau ke RSUD Kayen ataupun dari RSUD Kayen," katanya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Pihaknya pun mengimbau masyarakat selalu waspada. Mengingat intensitas hujan masih tinggi dan akan bertahan dalam beberapa hari ke depan.

Sementara itu, Bambang, salah satu pengguna jalan yang melintas mengungkapkan bahwa banjir selalu menggenangi pusat Kecamatan Kayen ketika curah hujan sedang tinggi.

"Banjir memang sudah biasa di sini. Banyak juga motor lewat kemudian mogok karena mesinnya mati," ujarnya. (*)

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Penulis: Miftahus Salam

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu