Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Semarang mewujudkan komitmen kuat dalam gerakan Patriot Ketahanan Pangan di Ibukota Jawa Tengah. Hal itu dibuktikan dengan panen jagung kedua di lahan sewaan seluas 1 hektar yang berlokasi di Kelurahan Tambangan Kecamatan Mijen Kota Semarang.
"Ini panen kedua di lahan yang kita sewa. Target sekali panen kita estimasi 4 ton jagung untuk ukuran normal lahan segitu," kata Ketua PC GP Ansor Kota Semarang, Arif Rahman disela kegiatan, Ahad (5/7/2026).
Ia melanjutkan, kota Semarang sebagai ibukota provinsi Jawa Tengah termasuk pada kota perdagangan dan jasa. Maka dari itu tidak mudah mencari lahan pertanian.
"Kita ketahui bersama bahwa kota Semarang ini bukan daerah pedesaan yang banyak lahan pertanian atau perkebunan. Sedangkan untuk pertanian perkotaan model lahan terbatas dengan pot sudah jadi segmen garapan ibu-ibu PKK, Fatayat, dan Muslimat," jelasnya.
Lebih jauh ia menjelaskan, GP Ansor Kota Semarang sengaja memilih varietas jagung hibrida, bukan jagung manis lantaran kebutuhan pakan ternak unggas di Jawa Tengah cukup tinggi. Sehingga diharapkan mampu mendukung keberlangsungan sektor peternakan dan memperkuat rantai pasok pangan di Kota Semarang.
"Ini menjadi bukti bahwa kader Ansor mampu mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah," tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa panen jagung menunjukkan semangat gotong royong kader Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di perkotaan tidak luntur.
"Hari ini kami tidak hanya memanen jagung, tetapi juga memanen hasil dari semangat gotong royong, kerja keras, dan kolaborasi. Kegiatan ini membuktikan bahwa kader-kader Ansor mampu berkarya di sektor pertanian dan siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah," ujarnya.
Sejalan dengan hal itu, ia menyatakan, dirinya ingin menunjukkan bahwa GP Ansor sebagai organisasi Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama tidak hanya aktif dalam bidang keagamaan, sosial, dan kebangsaan, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi melalui program-program pemberdayaan masyarakat.
Selain itu dirinya berharap agar Pemerintah Kota Semarang dapat terus membangun kolaborasi dalam pengembangan sektor pertanian dengan GP Ansor.

Salah satu bentuk sinergi yang diharapkan adalah pemanfaatan lahan milik Pemerintah Kota yang belum dimanfaatkan secara optimal melalui skema kerja sama dengan organisasi masyarakat dan kelompok tani.
"Kami percaya bahwa lahan yang belum produktif dapat menjadi sumber kesejahteraan apabila dikelola secara baik. GP Ansor siap bekerja, siap mengelola, dan siap bertanggung jawab apabila diberi kesempatan untuk bersama-sama mengoptimalkan aset daerah demi kemanfaatan masyarakat," tandasnya.
Semangat Pelayanan Masyarakat
Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah H Muhammad Shidqon Prabowo menambahkan, gerakan yang dibangun oleh PC GP Ansor Kota Semarang sesuai dengan Tagline yang digelorakan PW Ansor Jawa Tengah, yaitu “Khodimul Ummah” Ansor sebagai pelayan masyarakat
"Program panen jagung yang dilaksanakan oleh PC GP Ansor Kota Semarang merupakan salah satu wujud nyata dari semangat Khodimul Ummah," katanya.
Ketika GP Ansor mampu menggerakkan kader untuk mengelola lahan, lanjutnya, mendampingi petani, dan bahkan mendukung sektor pertanian dan peternakan, maka Ansor sedang menjalankan fungsi pengabdian kepada masyarakat.
"Inilah wajah Ansor yang kita harapkan, yaitu organisasi yang tidak hanya berbicara tentang pengabdian, tetapi benar-benar hadir dan bekerja bersama masyarakat," tandasnya.
Oleh sebab itu, ia mengapresiasi semangat pengabdian PC GP Ansor Kota Semarang. Ia bilang, meskipun belum secara resmi dilantik, namun sudah sangat sibuk dengan berbagai agenda kegiatan.
"Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PC GP Ansor Kota Semarang. Meskipun kepengurusan ini belum secara resmi dilantik, namun semangat dan kerja-kerjanya sudah terlihat nyata melalui berbagai program dan terobosan yang dilaksanakan. Ini menunjukkan bahwa semangat pengabdian tidak menunggu pelantikan, tetapi dimulai dari kesungguhan untuk memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat," tuturnya.
Sebagai informasi, hadir dalam kesempatan itu; Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti didampingi Kabag Kesra Kota Semarang, Elly Asmara, Kepala Kesbangpol, Bambang Pramusinto, Kepala Dinas Pertanian, Shoti`ah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Endang Sarwiningsih Setyawulan, dan Camat Mijen, Suhartini. (*)