Khitan Ceria Jadi Terobosan Awal, Gus Shidqon Targetkan Ansor Buka Klinik di Seluruh Jawa Tengah

Inti berita

Lingkar.co - Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah, Dr. M. Shidqon Prabowo, SH, MH, mengapresiasi peran Lembaga Kesehatan Ansor…

Khitan Ceria Jadi Terobosan Awal, Gus Shidqon Targetkan Ansor Buka Klinik di Seluruh Jawa Tengah
Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Shidqon Prabowo bersama Direktur Utama RSI Sultan Agung Semarang Agus Ujianto saat diwawancarai oleh sejumlah wartawan disela kegiatan Khitan Ceria, Sabtu (27/6/2026). Foto: Rifqi/Lingkar.co

Lingkar.co - Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah, Dr. M. Shidqon Prabowo, SH, MH, mengapresiasi peran Lembaga Kesehatan Ansor (LKA) sebagai penggagas program Khitan Ceria yang dilaksanakan bersama Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang, Sabtu (27/6/2026).

Ia menilai, Khitan Ceria yang berhasil memberikan pelayanan khitan bagi 770 anak menjadi terobosan awal. Selanjutnya, ia targetkan LKA bisa membuka klinik kesehatan di 35 kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah.

Shidqon Prabowo menuturkan, lahirnya LKA Ansor dilandasi keinginan untuk menyediakan ruang pengabdian bagi para dokter muda dan tenaga kesehatan yang ingin berkontribusi kepada masyarakat.

 "Saya melihat banyak dokter muda yang membutuhkan wadah untuk mengabdi. Karena itu kami berinisiatif membentuk Lembaga Kesehatan Ansor, yang fokus pada pelayanan kesehatan dan pengabdian sosial kepada masyarakat," jelas Gus Shidqon, sapaan akrabnya disela kegiatan Khitan Ceria di RSI Sultan Agung, Semarang, Sabtu (26/6/2026).

Gus Shidqon bilang, LKA merupakan salah satu lembaga yang dibentuk sejak awal kepengurusan PW GP Ansor Jawa Tengah, bersama sejumlah perangkat organisasi lainnya. LKA sengaja dibuat untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan.

Selama ini, lanjutnya, LKA telah aktif terlibat dalam berbagai aksi kemanusiaan, mulai dari pelayanan kesehatan bagi korban banjir, longsor, hingga gempa di berbagai daerah di Jawa Tengah. Program Khitan Ceria menjadi terobosan baru, yang mendapat sambutan sangat baik dari masyarakat.

 "Khitan Ceria merupakan kegiatan perdana dengan skala besar yang digagas LKA. Awalnya, kami menargetkan lebih dari 3.333 peserta, namun karena waktu persiapan hanya sekitar dua minggu, jumlah peserta yang berhasil terlayani mencapai 770 anak. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami," katanya.

Menurut Gus Shidqon, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan, kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan sosial yang mudah diakses dan berkualitas. Ia optimistis, apabila waktu persiapan lebih panjang, target ribuan peserta dapat tercapai.

Hadir di Tiap Kabupaten dan Kota

Ke depan, PW GP Ansor Jawa Tengah berkomitmen memperluas keberadaan LKA hingga tingkat kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Saat ini LKA baru terbentuk di tingkat wilayah dan mulai dirintis di beberapa cabang.

"Kami mendorong seluruh Pimpinan Cabang GP Ansor di Jawa Tengah untuk membentuk LKA. Harapannya, setiap daerah memiliki wadah pelayanan kesehatan sendiri yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat," ungkapnya.

 Tidak hanya membentuk struktur organisasi, GP Ansor juga menargetkan berdirinya klinik-klinik kesehatan, yang dikelola LKA sebagai pusat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

"Ke depan kami bercita-cita setiap kabupaten dan kota memiliki klinik LKA Ansor. Memang prosesnya membutuhkan waktu karena harus memenuhi berbagai persyaratan, tetapi kami optimistis dalam dua tahun ke depan cita-cita tersebut mulai dapat diwujudkan," tegasnya.

Program Khitan Ceria menjadi bukti, bahwa sinergi antara organisasi kemasyarakatan, tenaga kesehatan dan rumah sakit mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, profesional serta menjangkau masyarakat luas. Keberadaan LKA Ansor diharapkan, menjadi motor penggerak berbagai program promotif, preventif dan sosial sebagai bentuk nyata pengabdian kepada umat dan bangsa. (*)

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu