Stakeholder Kelurahan Tambahrejo, Kecamatan Blora Simulasi Kesiapsiagaan Bencana

Stakeholder Kelurahan Tambahrejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora simulasi kesiapsiagaan bencana, Rabu 26 April 2023. (Lingkar.co/dok)
Stakeholder Kelurahan Tambahrejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora simulasi kesiapsiagaan bencana, Rabu 26 April 2023. (Lingkar.co/dok)
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Stakeholder Kelurahan Tambahrejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jateng melakukan simulasi kesiapsiagaan bencana.

Video simulasi kesiapsiagaan bencana tersebut memperlihatkan Kepala Kelurahan Tambahrejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah beserta perangkat kelurahan, Babinsa, dan Babinkamtibmas, berhamburan keluar meninggalkan kantor kelurahan.

Tampak kepala Kelurahan Tambahrejo beserta perangkat kelurahan, Babinsa, dan Babinkamtibmas yang berhamburan keluar sembari memukul kentongan tersebut tersebar di WhatsApp masyarakat, Rabu 26 April 2023.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Diketahui simulasi kesiapsiagaan bencana tersebut yang dilakukan sejak dini untuk menghadapi dan mengantisipasi terjadinya bencana.

Simulasi kesiapsiagaan bencana tersebut merupakan momen yang diperingati setiap 26 April dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB).

Kepala Kelurahan Tambahrejo, Marthin Ukie Andhana saat dihubungi melalui WhatsApp membenarkan bahwasanya kegiatan yang diadakan tersebut dalam rangka memperingati HKB.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Selain itu, hal ini juga untuk meningkatkan kesadaran, kewaspadaaan, serta kesiapsiagaan masyarakat menuju Indonesia tangguh bencana sejalan dengan tema peringatan yakni tingkatkan ketangguhan desa kurangi risiko bencana.

Ditegaskannya kegiatan ini bukanlah seremonial belaka tetapi tujuan utamanya adalah peningkatan kewaspadaan masyarakat dan aparat dalam menghadapi bencana.

“Poinnya adalah bagaimana meningkatkan ketangguhan kelurahan serta mengurangi risiko bencana yang ada, khususnya kabupaten Blora. Dengan cara ini kita berharap masyarakat semakin tinggi tingkat kewaspadaannya dan kesadarannya," kata Marthin Ukie.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Di samping itu, pihaknya bersama stakeholder yang ada juga menggelar simulasi terkait evakuasi dan pengungsian di kawasan tempat tinggal, atau sekitar lingkungannya. 

“Misalnya, simulasi banjir dan gempa bagi warga yang tinggal di kawasan Keluarahan Tambahrejo” ungkapnya.

Dikatakan, bahwa dengan menggunakan sirine dan kentongan tersebut sebagai uji alat peringatan dini, yang nantinya akan dibunyikan jika terjadi bencana. 

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Tentu sudah kita informasikan, kita koordinasikan, untuk berpartisipasi membunyikan sirine, dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana ini.

Dan harapannya, kalau terjadi sesuatu masyarakat sudah paham, harus mengungsi, atau evakuasi ke mana, itu harus siap. Nah, itu kita aktualisasikan langsung dalam simulasi," tandasnya.

Penulis : Lilik Yuliantoro

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Editor : Mickel Wibowo

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu