Sudah 3 Hari Terjadi Kelangkaan Solar di Lumajang, Jawa Timur.

Inti berita

Terdapat kelangkaan solar dan pertalite di SPBU Sukodono, Lumajang, Jawa Timur. hingga kini masih belum bisa dipastikan tanggapan dari pemerintah.

Foto: Kehabisan Solar dan Pertalite di Lumajang

Kelangkaan Solar dan Pertalite bersubsidi terjadi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur

Antrean terlihat di SPBU Sukodono

Antrean panjang terjadi di Lumajang, Jawa Timur hingga membuat antrean panjang selama berjam-jam. Kondisi tersebut memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU hingga mengular ke jalan raya pada Senin (7/9/2026).

Kelangkaan Solar dan Pertalite terjadi di Lumajang Jawa Timur

Antrean terlihat sejak pagi di SPBU Sukodono Lumajang. Kendaraan yang hendak mengisi Pertalite dan Solar memadati area pengisian hingga antreannya panjnag ke jalan raya, setidaknya sampai pukul 10.30 waktu setempat.

Beberapa kios BBM eceran sepanjang Jalan Gajah Mada, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang juga mengalami kekosongan. Kondisi tersebut berlangsung sejak Sabtu (5/9/2026), sementara pedagang hanya menyediakan Pertamax. Antrean panjang juga terjadi di SPBU Tempeh dan Labruk Lumajang. Antrean pembelian Solar dan Pertalite di dua lokasi tersebut sudah terlihat sejak pukul 06.00 waktu setempat.

Keterangan Pemprov Lu

Kondisi kelangkaan BBM bersubsidi tersebut belum bisa dipastikan kejelasannya oleh Kepala Bagian Ekonomi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Bonni Mementa. Karena, Bonni belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut karena masih mengikuti rapat saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

"Nanti ya, ini masih rapat," ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Antrean terjadi tidak hanya di SPBU Sukodono.

Antrean meluas selain di SPBU Sukodono, antrean pembelian Solar dan Pertalite juga terjadi di SPBU Tempeh dan Labruk Lumajang. Antrean di kedua SPBU tersebut mulai terlihat sejak pukul 06.00 waktu setempat. Kondisi ini menjadi gambaran sulitnya masyarakat mendapatkan BBM bersubsidi di tengah kelangkaan yang berlangsung selama tiga hari terakhir.

Pemerintah Kabupaten Lumajang mengakui adanya kondisi tersebut. Kepala Bagian Ekonomi Pemkab Lumajang Bonni Mementa menyatakan pihaknya mengetahui persoalan kelangkaan BBM bersubsidi, meski belum memberikan keterangan lebih lanjut karena masih mengikuti rapat.

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu