Warga Tunggulsari Pati Minta Perhatian Presiden, Rob Terparah Rendam Permukiman dan Tambak

Inti berita

Lingkar.co – Warga Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, meminta pemerintah segera menangani banjir rob yang semakin parah. Tahun 2026 menjadi…

Warga Tunggulsari Pati Minta Perhatian Presiden, Rob Terparah Rendam Permukiman dan Tambak
Rob melanda pemukiman warga Tunggulsari, Tayu, Pati. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co – Warga Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, meminta pemerintah segera menangani banjir rob yang semakin parah. Tahun 2026 menjadi periode terburuk bagi warga setelah air laut terus merendam rumah, jalan, dan tambak akibat tanggul yang jebol.

Sebagai bentuk keprihatinan, warga membentangkan spanduk dan tulisan berisi permintaan bantuan kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Mereka berharap pemerintah pusat turun tangan karena hingga kini kondisi yang mereka alami belum tertangani secara maksimal.

Salah seorang warga, Rukmini, mengatakan rob terjadi akibat tanggul penahan gelombang yang rusak dan belum diperbaiki. Saat air laut pasang, permukiman warga kembali terendam.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Tanggulnya jebol dan sampai sekarang belum diperbaiki. Harapan kami segera dibenahi supaya kalau pasang tidak banjir lagi," katanya, kemarin.

Menurutnya, rob tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga menghentikan aktivitas ekonomi masyarakat. Sebagian besar warga bekerja sebagai petambak dan kini kehilangan sumber penghasilan karena tambak terendam air laut.

"Suami saya tidak bisa bekerja. Tambak terendam semua. Untuk makan sehari-hari kami hanya mengandalkan bantuan dan seadanya," ujarnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Ketua RT 05/RW 01 Desa Tunggulsari, Budi Amanto, mengatakan sedikitnya 40 kepala keluarga terdampak rob. Kondisi tersebut sudah berlangsung lebih dari dua tahun dan semakin parah dalam beberapa waktu terakhir.

"Ada sekitar 40 KK yang terdampak. Rob sudah berlangsung lebih dari dua tahun," katanya.

Selain perbaikan tanggul, warga saat ini sangat membutuhkan bantuan air bersih dan bahan pokok. Menurut Budi, bantuan yang datang selama ini lebih banyak berasal dari relawan dan lembaga sosial.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Guru KH Abdul Mughni, Pahlawan Jakarta Dokumentasi di Belanda

"Kebutuhan yang paling mendesak air bersih dan sembako. Selama ini ada bantuan dari relawan dan LSM, sementara bantuan pemerintah masih sangat minim," ungkapnya.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan rob yang terus berulang. Mereka khawatir kondisi tersebut akan semakin memperburuk kehidupan masyarakat pesisir yang kini kesulitan bekerja dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Diketahui, rob di Desa Tunggulsari dipicu jebolnya tanggul sepanjang sekitar 110 meter akibat diterjang gelombang Laut Jawa. Kerusakan tanggul membuat air laut terus masuk ke permukiman dan kawasan tambak saat pasang terjadi. (*)

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu