Iklan

Kado Spesial Hari Jadi ke-222, Sop Ayam Khas Klaten Pecahkan Rekor MURI dan Dunia

Inti berita

Sop Ayam khas Klaten berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) menjadi kado spesial lantaran diraih beberapa hari setelah Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten, yakni 28 Juli.

Kado Spesial Hari Jadi ke-222, Sop Ayam Khas Klaten Pecahkan Rekor MURI dan Dunia
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat menunjukkan piagam penghargaan dari MURI atas rekor sajian SOP ayam terbanyak di kawasan Alun-alun Klaten, Sabtu (1/8/2026). Foto: dokumentasi

Hari ini Sop Ayam khas Klaten berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) menjadi kado spesial lantaran diraih beberapa hari setelah Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten, yakni 28 Juli. 

Makanan tradisional itu menorehkan sejarah baru sebagai Sajian Sop Ayam Terbanyak dalam catatan rekor MURI. 

Tidak hanya itu, MURI juga mencatat 9.222 porsi sop ayam tersebut sebagai Sajian Kuliner Khas Lokal Terbanyak di Dunia.

"Semoga dengan capaian rekor ini, kita semakin mencintai dan melestarikan khazanah kuliner lokal kita," ungkap Ari Andriani, Senior Representative MURI saat menyerahkan piagam rekor kepada Bupati Klaten.

Sejak Sabtu pagi, warga dari 26 kecamatan berdatangan secara massal. Pria-wanita, hingga balita dan lansia tumpah ruah memadati Alun-alun Klaten. Di hadapannya, tersaji sop ayam lengkap dengan kondimennya, seperti soun dan kerupuk. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-222 Klaten.

Ribuan warga Klaten menikmati sajian sop ayam di kawasan Alun-alun Klaten, Sabtu (1/8/2026). Sebanyak 9.222 porsi sop ayam khas Klaten tersaji dan dibagikan kepada warga.

Sementara itu, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan rekor yang dicapai dalam kegiatan Sabtu pagi tersebut menjadi kado Hari Jadi ke-222 Klaten. 

Menurutnya kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang promosi wisata kuliner di Klaten, khususnya sop ayam asli Klaten yang memliki cita rasa yang otentik.

"Hari ini kita bukan hanya sekedar memecahkan rekor nasional dan dunia, namun sekaligus mempromosikan kuliner khas Klaten, yaitu sop ayam, agar semakin dikenal oleh khalayak, terutama wisatawan dari luar Klaten. Sehingga saat wisata ke Klaten, kulinernya sop ayam khas Klaten," tuturnya.

Sop ayam khas Klaten memiliki tampilan kuah yang bening namun aroma rempahnya begitu terasa. Begitupun dengan cita rasanya yang didominasi kaldu ayam.

Selain SOP ayam, Bupati juga merasa kado Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten serasa istimewa lantaran pada tanggal 31 juli tradisi sebaran apem yang menjadi puncak Tradisi Yaqowiyu terlaksana.

Ribuan warga memadati Oro-oro Sendang Klampeyan, kompleks Makam Ki Ageng Gribig, Jatinom, Jumat (31/7/2026) siang. 

Ketua Dewan Pembina Pengelola Pelestari Peninggalan Kiai Ageng Gribig (P3KAG), Muhammad Daryanto mengatakan tardisi ini merupakan warisan budaya dari Ki Ageng Gribig.

Ia menjelaskan, Ki Ageng Gribig adalah tokoh penyebar ajaran Islam pada era Mataram Islam, yang telah berlangsung selama lebih dari empat abad yang digelar setiap Bulan Sapar dalam penanggalan Jawa atau Safar pada kalender Hijriyah. Adapun pelaksanaan sebaran apem selalu dilakukan usai salat Jumat.

“Tradisi ini bukan sekadar perayaan tahunan, namun juga warisan dakwah yang diajarkan oleh Ki Ageng Gribig,” ungkapnya. (*)

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu