Banyaknya Program Prioritas, PUPR Ajukan Anggaran Bina Marga Sebesar Rp39,70 Triliun

PEMBANGUNAN: Program Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga terkait pembangunan infrastruktur jalan yang ada di Indonesia. (ANTARA/LINGKAR.CO)
PEMBANGUNAN: Program Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga terkait pembangunan infrastruktur jalan yang ada di Indonesia. (ANTARA/LINGKAR.CO)
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

JAKARTA, Lingkar.co - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono ajukan anggaran Bina Marga tahun 2022 untuk Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga sebesar Rp39,70 triliun kepada Komisi V DPR RI.

"Untuk Ditjen Bina Marga sebesar Rp39,70 triliun dengan kegiatan prioritas antara lain pembangunan jalan sepanjang 239 kilometer. Kemudian pembangunan dan duplikasi jembatan 4.937 meter," ujar Menteri Basuki, Rabu (2/6).

Bina Marga pada tahun ini juga akan melakukan program prioritas yang lain seperti peningkatan aksesibilitas jalan layang dan terowongan 427 meter.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Baca juga:
Hati-hati, Ratusan Kendaraan Wisata yang Masuk Kudus Di minta Putar Balik

“Kemudian kami juga akan melakukan  preservasi rutin jalan, dan jembatan nasional serta revitalisasi drainase,” terang Menteri Basuki.

Kegiatan prioritas Binar Marga lainnya pada tahun 2022 yakni peningkatan konektivitas jalan bebas hambatan sepanjang 16,2 kilometer dengan alokasi anggaran Rp4,62 triliun.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Anggaran tersebut antara lain di peruntukkan untuk konstruksi Tol Serang-Panimbang, Tol Semarang-Demak, dan terkait pembebasan lahan jalan tol.

Baca juga:

Kecolongan, DPMPTSP Pati Kewalahan Awasi Perusahaan Tak Berizin

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Rencana anggaran Bina Marga sebesar Rp39,70 triliun tersebut merupakan bagian dari pagu indikatif Tahun Anggaran 2022 Kementerian PUPR yang pihaknya ajukan kepada DPR sebesar Rp100,46 triliun.

“Pada tahun 2022, nantinya kami dari Bina Marga akan lebih fokus pada kegiatan-kegiatan prioritas untuk pemanfaatan infrastruktur yang sudah terbangun,” jelas Menteri Basuki.  

Sebelumnya Kementerian PUPR melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Wika Serang Panimbang terus melakukan upaya percepatan pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang di Banten.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Baca juga:
Dorong Industri Perhotelan Kembangkan Produk UKM

Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan saat ini progres pembangunan Tol Serang – Panimbang Seksi 1 sudah mencapai 95,24 persen.

“Kami menargetkan bulan Juni ini mampu melakukan uji layak fungsi sehingga nantinya bisa segera kami resmikan dan beroperasi dengan maksimal,” pungkasnya. (ara/luh)

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280
ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu