Cegah Kerumunan, Pemerintah Rancang Protokol Vaksinasi Covid-19

Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko. (ANTARA/LINGKAR.CO)
Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko. (ANTARA/LINGKAR.CO)
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

JAKARTA, Lingkar.co - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan, pemerintah sedang mencari cara agar tidak ada kerumunan saat proses vaksinasi Covid-19.

Ia menambahkan, penentuan lokasi vaksinasi di daerah sangat penting. Sebab vaksinasi akan diikuti oleh banyak orang dalam waktu bersamaan.

"Ini kan orang berdatangan membutuhkan waktu 30 menit, terus ditaruh di mana? Yang lain antre bagaimana? Flow in and out (alur keluar-masuk) itu masih ditata dengan baik," katanya, Senin (4/1).

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Lebih jelas lagi, ia mengatakan, ada opsi melakukan vaksinasi di Puskesmas. Namun, pemerintah masih mengkaji apakah luas ruangan di setiap Puskesmas bisa menampung warga yang mengantre vaksinasi.

Indonesia memilih vaksinasi sebagai opsi mengatasi pandemi Covid-19. Pemerintah menargetkan 181 juta orang divaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Sebanyak 426 juta dosis vaksin akan didatangkan dari berbagai perusahaan internasional. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyebut proses vaksinasi akan berjalan sekitar 3,5 tahun. (ara/aji)

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Baca Juga:
Vaksinasi Lansia di Tiga Kecamatan Masih Rendah

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu