DPRD Semarang Dukung Revitalisasi Pasar, Pedagang Harus Dilibatkan Sejak Awal

Inti berita

Lingkar.co – DPRD Kota Semarang mendukung langkah revitalisasi pasar tradisional yang akan dilakukan Pemerintah Kota Semarang. Namun, pelibatan pedagang dalam…

DPRD Semarang Dukung Revitalisasi Pasar, Pedagang Harus Dilibatkan Sejak Awal
Anggota DPRD Kota Semarang, Mararas Apuwara. (dok Istimewa)
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co – DPRD Kota Semarang mendukung langkah revitalisasi pasar tradisional yang akan dilakukan Pemerintah Kota Semarang. Namun, pelibatan pedagang dalam proses perencanaan dinilai menjadi faktor penting agar hasil pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan dan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi.

Anggota DPRD Kota Semarang, Mararas Apuwara, mengatakan revitalisasi pasar tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan fisik. Menurutnya, setiap pasar perlu memiliki daya tarik atau ikon tersendiri yang dapat menarik lebih banyak pengunjung.

Ia mencontohkan Pasar Johar yang saat ini memiliki sejumlah kedai kopi yang diminati kalangan muda. Kehadiran ikon tersebut dinilai mampu meningkatkan kunjungan masyarakat dan berdampak positif terhadap aktivitas perdagangan di dalam pasar.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Kalau ada ikon tertentu, masyarakat datang tidak hanya untuk satu tujuan. Setelah itu mereka bisa berbelanja ke pedagang lainnya sehingga pasar menjadi lebih hidup,” ujarnya.

Mararas menegaskan bahwa pedagang harus dilibatkan dalam setiap tahapan revitalisasi. Sebab, merekalah yang nantinya akan menempati dan menjalankan aktivitas usaha di pasar tersebut.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah dan pedagang menjadi dasar utama keberhasilan program revitalisasi. Dengan adanya dialog yang intensif, berbagai persoalan seperti desain bangunan maupun lokasi relokasi sementara dapat disepakati bersama.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Kalau komunikasi terjalin dengan baik, desain maupun tempat relokasi pasti bisa menemukan titik temu. Pedagang juga merasa nyaman karena kebutuhannya diperhatikan,” katanya.

Ia menilai keterlibatan pedagang sejak tahap perencanaan akan meminimalkan risiko pasar menjadi sepi setelah direvitalisasi. Selain itu, konsep pasar yang jelas dan sesuai kebutuhan pengguna juga berpotensi meningkatkan pendapatan daerah melalui optimalisasi aktivitas perdagangan.

“Pada akhirnya yang diharapkan adalah pasar semakin ramai, pedagang nyaman berjualan, masyarakat senang berbelanja, dan pendapatan asli daerah juga bisa meningkat,” tandasnya. ***

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280
ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu