Gus Yasin Dukung Gerakan Budaya Literasi

ILUSTRASI- Wagub Jateng Wakil, Taj Yasin Maimoen, di rumah dinasnya, Rabu (25/8/2021), bertemu dengan para siswa yang meraih medali pada ajang World Young International and Innovation Award (WYIIA) 2021 Rumania Eropa Timur. FOTO: Humas/Lingkar.co
ILUSTRASI- Wagub Jateng Wakil, Taj Yasin Maimoen, di rumah dinasnya, Rabu (25/8/2021), bertemu dengan para siswa yang meraih medali pada ajang World Young International and Innovation Award (WYIIA) 2021 Rumania Eropa Timur. FOTO: Humas/Lingkar.co
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

SEMARANG, Lingkarco - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mendukung gerakan budaya literasi untuk semua kalangan masyarakat.

Salah satunya melalui lomba "Semua Membaca Kehidupan Rasulullah".

Lomba itu, bertujuan meningkatkan minat membaca dan budaya literasi, sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Saya sangat senang dengan acara seperti ini, seluruh masyarakat terutama adik-adik untuk membaca," kata Taj Yasin, dalam sambutannya, Sabtu (28/8/2021).

"Kita tahu dalam agama Islam, pada era Nabi Muhammad wahyu yang pertama diturunkan adalah Iqra atau bacalah," lanjutnya.

Gus Yasin mengatakan, membaca adalah sebuah keutamaan. Sehingga dalam Surat Al-Iqra sebagai surat yang pertama, kata iqra sampai berulang hingga beberapa kali.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Allah juga menyebutkan 'akram'. Jadi orang-orang yang suka membaca beri predikat akram atau orang yang mempunyai kemuliaan," jelas Gus Yasin.

Dalam hal ini, membaca yang dapat menumbuhkan keimanan dan rasa kepercayaan kepada Allah.

"Ketika kita diajarkan dalam agama Islam membaca, tentu membaca atau belajar dengan niat Lillahi Ta'ala," kata Gus Yasin.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Yang kedua bacaan itu banyak, dan setiap bacaan tidak semuanya mengarah pada hal yang positif, karena ada pula bacaan-bacaan yang negatif," sambungnya.

Jika membaca adalah kemuliaan, maka mengajarkan baca tulis adalah kemuliaan yang luar biasa.

Dalam sejarah Islam, keteladanan mengajarkan baca tulis telah dicontohkan oleh Nabi Idris.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Hal senada juga terucap dari Kepala Pusat Litbang Lektur dan Khasanah Keagamaan Kementerian Agama, Prof Arsykal Salim GP.

Dalam sambutannya, ia juga mengapresiasi kegiatan tersebut.

Ia berharap, lomba generasi muda dari berbagai kalangan ini mampu menyiapkan calon-calon pemimpin masa depan lewat kemampuan literasi yang baik.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Saya yakin lomba ini sangat bermanfaat bagi generasi muda dalam mengembangkan budaya dan seni literasi Indonesia," jelasnya.*

Baca Juga:
Mutasi Jabatan Rawan Gratifikasi

Penulis : Rezanda Akbar D

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Editor : M. Rain Daling

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu