Banjarmasin - Ulang tahun istri Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Selatan, Masrupah, digelar meriah di sebuah restoran pada Jumat (28/8) lalu dengan tema "Kembali Muda". Acara itu digelar di tengah kondisi masyarakat Kalsel yang dilanda bencana Karhutla.

Perayaan ulang tahun ke-58 Hj. Masrupah Syarifuddin, istri Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Selatan, menjadi sorotan setelah dokumentasi beredar, dikarenakan masyarakat Kalimantan Selatan sedang mengalami bencana Karhutla yang berada di level Darurat. Perayaan tersebut mengusung tema “Kembali Muda” dengan konsep para tamu mengenakan seragam putih abu-abu layaknya pelajar SMA.
Digelar ditengah bencana Karhutla Masih menjadi Perhatian
Perayaan tersebut kemudian menjadi perbincangan karena berlangsung ketika Kalimantan Selatan masih menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Data BPBD bulan Januari sampai Juni 2026, Jumlah areal karhutla di Indonesia periode Januari - Juni 2026 (107.465,47ha) mengalami PENINGKATAN sebesar 58.631,66 ha/120% dibandingkan tahun 2019, 56.383,94 ha/110% dibandingkan 2023, dan 84.387,70 ha/366% dibandingkan tahun 2025. Luas Kawasan Hutan : 54% dan luas APL/Non Kawasan Hutan : 46%. Selain itu, BPBD juga mencatat sebanyak 10.910 titik panas atau hotspot di wilayah Kalsel hingga periode tersebut.
Kabupaten Banjar menjadi salah satu wilayah dengan jumlah kejadian tertinggi, yakni 388 kejadian dengan luas lahan terdampak sekitar 2.037,72 hektare. Kota Banjarbaru tercatat mengalami 360 kejadian dengan luas terdampak 1.398,40 hektare, sementara Tanah Laut mencatat 301 kejadian dengan luas 1.661,77 hektare. Kondisi tersebut membuat perhatian khusus untuk segera ditangani oleh Pemerintah dan berbagai pihak.
Publik soroti situasinya yang kurang pas
Peristiwa ini akhirnya menjadi perhatian atau sorotan publik karena waktunya dirasa kurang pas untuk berpesta ditengah terjadinya bencana masyarakatnya. Di satu sisi Pemerintah sedang berfokus pada penanganan bencana Karhutla yang sedang melanda Kalimantan Selatan. sedangkan di sisi lain beredar dokumentasi perayaan ulang tahun dengan suasana meriah.
Terlepas dari kontroversi tersebut yang menjadi persoalan utamanya adalah kerjasama masyarakat Indonesia untuk berempati menyelesaikan bencana Karhutla bersama-sama.
BPBD Kalsel menegaskan bahwa penanganan kebakaran membutuhkan pemantauan berkelanjutan, respons cepat, serta keterlibatan pemerintah, aparat, dan masyarakat.