RSUP dr. Kariadi Semarang dan PDAM Tirta Moedal Kota Semarang menjajaki kerja sama strategis untuk memperkuat layanan publik. Kolaborasi tersebut tidak hanya mencakup penyediaan air bersih, tetapi juga pengembangan sistem perpipaan, pemanfaatan produk air minum dalam kemasan, hingga kerja sama bidang laboratorium dan layanan kesehatan.
Sinergi antarlembaga pemerintah ini diharapkan mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan publik di Kota Semarang.
RSUP Kariadi Butuh Pasokan Air 36 Ribu Meter Kubik per Bulan
Direktur Utama RSUP dr. Kariadi Semarang, Agus Akhmadi, mengatakan kerja sama antarinstansi pemerintah perlu terus diperkuat agar manfaat ekonomi dan pelayanan dapat kembali dirasakan masyarakat daerah.
Menurutnya, penggunaan produk maupun layanan dari sesama instansi pemerintah menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap perekonomian daerah.
"Prinsip kami sederhana, sama-sama milik negara. Kami ingin mengutamakan produk dan layanan dari sesama instansi pemerintah. Kalau bisa membeli produk PDAM, kenapa harus membeli produk dari luar. Uangnya tetap berputar di daerah dan akhirnya menjadi manfaat bagi masyarakat," ujar Agus.
Ia menjelaskan, kebutuhan air bersih RSUP dr. Kariadi saat ini cukup besar. Rumah sakit dengan kapasitas 1.221 tempat tidur tersebut menggunakan sekitar 36.000 meter kubik air setiap bulan.
Kebutuhan itu diperkirakan meningkat seiring rencana pembangunan tiga gedung baru yang akan menambah sekitar 300 tempat tidur.
Karena itu, Agus berharap PDAM Tirta Moedal dapat terlibat sejak tahap perencanaan, khususnya dalam penyusunan sistem distribusi air bersih menuju gedung-gedung baru.
"Kami membutuhkan masukan dari PDAM, terutama terkait desain jaringan perpipaan menuju gedung-gedung baru. Apalagi ada bangunan peninggalan Belanda yang sistem pipanya perlu dikaji kembali," katanya.
Selain dukungan infrastruktur air bersih, kedua pihak juga akan menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang mencakup pelayanan kesehatan bagi pegawai PDAM, dukungan teknis, serta berbagai bentuk kolaborasi lainnya.
"Kalau sudah ada kerja sama resmi, koordinasi tentu akan lebih mudah. Yang terpenting adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik," tambah Agus.
PDAM Siap Jaga Kualitas Layanan Air untuk RSUP Kariadi
Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Adi Setiawan, menyebut RSUP dr. Kariadi merupakan salah satu pelanggan strategis dengan kebutuhan air yang besar.
Menurutnya, pelayanan air untuk rumah sakit harus mendapat perhatian khusus karena berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan dan keselamatan masyarakat.
"Rumah Sakit Kariadi merupakan salah satu pelanggan utama kami dengan kebutuhan air yang sangat besar. Pelayanan air di rumah sakit harus benar-benar prima karena menyangkut keselamatan manusia. Kami siap memperkuat kuantitas maupun kualitas pasokan air, termasuk mendukung kebutuhan gedung baru yang sedang direncanakan," kata Adi yang akrab disapa Mas Wawan, Rabu (5/8/2026).
Ia mengatakan hubungan antara PDAM Tirta Moedal dan RSUP dr. Kariadi memiliki sejarah panjang. Salah satunya ditandai dengan keberadaan Reservoir Siranda yang telah dibangun lebih dari satu abad lalu dan menjadi bagian dari perkembangan layanan air minum di Kota Semarang.
Selain pasokan air bersih, PDAM juga menawarkan kerja sama dalam berbagai bidang, seperti pengujian laboratorium berstandar ISO, penyediaan air minum dalam kemasan, hingga pendampingan teknis untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air di lingkungan rumah sakit.
"Kami memiliki laboratorium yang sudah berstandar ISO, tenaga ahli kebocoran jaringan, hingga kemampuan melakukan pemetaan penggunaan air. Semua itu bisa kami sinergikan agar pelayanan di RSUP dr. Kariadi semakin optimal," ujarnya.
Melalui kerja sama tersebut, RSUP dr. Kariadi dan PDAM Tirta Moedal berharap dapat membangun kolaborasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan publik di Kota Semarang. ***