Iklan

Kecelakaan Maut Antara Fortuner dengan Kereta Api di Jember

Inti berita

Kecelakaan maut terjadi antara toyota Fortuner dan Kereta Api Ijen Express di Desa Gambirono, Jember menewaskan 1 orang

Foto: Kecelakaan Kereta Api

Kecelakaan maut terjadi di pelintasan sebidang Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (17/9/2026). Sebuah Toyota Fortuner tertabrak Kereta Api (KA) Ijen Express relasi Malang-Ketapang hingga mobil ringsek parah dan pengemudinya tewas di lokasi kejadian.

Kecelakaan bermula saat Fortuner melintas di pelintasan sebidang tersebut. Pada saat bersamaan, KA Ijen Express melaju dengan cepat melintasi jalur dari arah Malang menuju Ketapang.

Kecelakaan maut Kereta Api dengan Mobil

Benturan keras tak terhindarkan terjadi hingga membuat Fortuner ringsek parah dan menewaskan supirnya. Kendaraan tersebut bahkan terseret beberapa meter dari titik awal terjadinya tabrakan. Pengemudi Fortuner mengalami luka parah dan tewas di lokasi kejadian. Kecelakaan tersebut juga sempat direkam warga menggunakan kamera ponsel.

Penutupan sementara jalur

Setelah kecelakaan, warga bersama petugas PT KAI Daop 9 Jember langsung mengevakuasi kendaraan. Bangkai Fortuner dipindahkan dari area perlintasan agar tidak mengganggu perjalanan kereta api.

Sementara itu, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke kamar jenazah RSD Soebandi Jember untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Dinas Perhubungan Jember Gatot Triyono mengatakan, pelintasan sebidang di lokasi kejadian masih dalam kondisi tersegel dan belum difungsikan untuk kendaraan.

"Ada kendaraan jenis Fortuner yang tertemper Kereta Ijen Express. Memang di sana ada pintu pelintasan bantuan dari Kementeri Perhubungan dan sampai saat ini memang belum difungsikan karena kami masih proses rekrutmen petugas pintunya dan target kami di 2026 sudah dianggarkan," ujar Gatot.

Menurutnya, pelintasan tersebut belum dibuka karena belum tersedia petugas yang menjaga palang pintu. Penjaga perlintasan rencananya akan direkrut pada 2026 secepatnya setelah kejadian.

Masyarakat diimbau tidak melintasi pelintasan tersebut untuk sementara waktu sebelum resmi dibuka dan petugas penjaga ditempatkan. Hingga kini, kecelakaan maut itu masih dalam penanganan petugas terkait.

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu