Iklan

PC JQHNU Kabupaten Boyolali Resmi Dilantik, Prof. Ali Imron Pesan Empat Hal Ini

Inti berita

Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Jam'iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kabupaten Boyolali resmi dilantik oleh Ketua PW JQHNU Jawa Tengah, Prof. Dr. Ali Imron Hasan, AH di Pesantren Tahfizh Jami'atul Qurro (PTJQ) Sukorejo Andong, Kabupaten Boyolali, Sabtu (11/7/2026)

PC JQHNU Kabupaten Boyolali Resmi Dilantik, Prof. Ali Imron Pesan Empat Hal Ini
Ketua PW JQHNU Jawa Tengah, Prof. Dr Ali Imron Hasan, AH saat melantik pengurus PC JQHNU Kabupaten Boyolali di Pesantren Tahfizh Jam'iyyatul Qurra' Andong Boyolali. Foto: dokumentasi

Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Jam'iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kabupaten Boyolali resmi dilantik oleh Ketua PW JQHNU Jawa Tengah, Prof. Dr. Ali Imron Hasan, AH di Pesantren Tahfizh Jami'atul Qurro (PTJQ) Sukorejo Andong, Kabupaten Boyolali, Sabtu (11/7/2026)

Dalam sambutan, Ali Imron berpesan kepada jajaran pengurus agar melaksanakan empat hal dalam menjalankan roda organisasi.

"Pertama, bagaimana caranya anak cucu dan keluarga bisa membaca Alquran dengan baik dan benar.  Selanjutnya, meluaskan dakwah alquran ke masyarakat sekitar," pesannya kepada pengurus JQHNU Kabupaten Boyolali.

Kedua, lanjutnya, ia meminta agar para pengurus dan kader untuk konsisten berdakwah agar umat bisa melaksanakan shalat dengan baik dan benar.

Sebagai Badan Otonom (Banom) dari Nahdlatul Ulama, Ali juga mengingatkan penguatan organisasi melalui pembentukan PAC di 22 kecamatan.

"Selanjutnya program kerja agar dilaksanakan dengan maksimal agar kiprah dan kontribusi JQH semakin dirasakan oleh anggota dan umat," tuturnya.

"Di mana saja, dan di organisasi apapun, permasalahan ekonomi ini sangat krusial. Maka JQHNU juga perlu program penguatan kemandirian organisasi di sisi ekonomi," ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti persoalan mendasar masyarakat, termasuk para santri dan kiai penghafal Al-Qur'an, yakni perekonomian keluarga. Untuk itu, ia juga mendorong gerakan kemandirian organisasi.

Dalam kesempatan itu, Dosen UIN Walisongo Semarang itu juga menyampaikan selamat kepada KH Muhammad Mahfudz Alhafizh yang telah resmi ditetapkan sebagai Rais Majlis Ilmi dan KH M Zaidun Alqusyairi selaku Ketua Dewan Organisasi JQHNU Kabupaten Boyolali.

"Alhamdulillah masih ada orang-orang yang peduli dengan organisasi Al-Qur'an, berjuang dalam syiar agama Islam melalui pengajaran Al-Qur'an, kami ucapkan selamat berjuang kepada pengurus yang baru dilantik," ucapnya.

Sebagai informasi, rangkaian kegiatan diawali dengan murojaah rutin (hafalan Al-Quran) oleh 680 anggota yang dibagi dalam 10 majlis dan doa Khatmil Quran. 

Pelantikan dimulai dengan pembacaan surat keputusan PW JQH NU oleh Sekretaris PW JQHNU Jawa Tengah, Dr. H. Andi Purwono Amir, disaksikan KH Joko Parwoto,Alhafizh selaku perwakilan musytasyar JQHNU Boyolali, beserta perwakilan undangan dari PC JQH NU se Solo Raya meliputi Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Sragen, Wonogiri, dan Kota Surakarta. (*)

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu