Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Semarang mencatat rekor dunia MURI, menyanyikan Mars MTQ terbanyak oleh 288.262 orang secara hibrid.

Wali Kota Semarang menerima sertifikat penghargaan Rekor MURI tersebut dan menyatakan, penghargaan ini dipersembahkan kepada para siswa, mahasiswa, dan ASN yang tampil dalam menyanyikan secara bersama Mars MTQ ini.
Kemeriahan MTQ Nasional di Semarang
Pembukaan MTQ dilakukan oleh Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayan Pratikno pada acara MTQ Nasional XXXI di Simpang Lima Semarang, Sabtu malam (12/9/2026).
Dalam sambutannya Pratikno mengatakan, Presiden Prabowo Subiyanto tidak bisa hadir dalam acara ini, karena mengikuti pertemuan BRCS yang dihadiri para kepala negara di India.
Pratikno menyampaikan, para kafilah yang hadir dalam MTQ ini membawa nama daerah masing-masing tetapi berada dalam satu rumah yaitu Indonesia. Dirinya berharap MTQ mampu menebar cahaya Al Qur’an dalam menuju Indonesia Emas dengan manusia yang jujur, adil, kreatif, dan peduli.
“Indonesia Emas membutuhkan manusia yang jujur, adil, kreatif, dan peduli. Manusia Indonesia kedepan harus maju dalam ilmu pengetahuan dan teknologi tetapi tetap kuat dalam akhlak,” kata Pratikno.
Pratikno mengharapkan seluruh peserta menampilkan kemampuan terbaik dengan ikhlas dan junjung tinggi sportivitas. Hadir juga dalam pembukaan MTQ Nasional di Semarang ini Menteri Agama dan Wamenag, Menteri PPPA, para gubernur/wakil gubernur se-Indonesia.
Usai pembukaan tampil berbagai kesenian seperti tari Saman dari Aceh, drama tari dan nyanyi yang menggambarkan sejarah perjalanan peradaban di Tanah Jawa. Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini sempat mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas di sekitar Simpang Lima, Semarang.