Lingkar.co – Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah belakangan ini dikeluhkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Gangguan pasokan listrik tersebut dinilai berdampak langsung terhadap aktivitas usaha dan menyebabkan kerugian ekonomi.
Salah satu pelaku usaha yang merasakan dampaknya adalah bengkel motor di Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Pemadaman listrik yang terjadi beberapa waktu lalu membuat aktivitas perbaikan kendaraan terganggu karena sebagian besar peralatan kerja tidak dapat dioperasikan.
Admin bengkel, Faiz Urhanul Hilal, mengatakan pemadaman listrik menyebabkan pekerjaan tertunda dan menimbulkan keluhan dari pelanggan karena proses servis menjadi lebih lama dari jadwal yang telah ditentukan.
Menurutnya, dalam kondisi normal bengkel dapat memperoleh omzet hingga sekitar Rp20 juta per hari. Namun saat terjadi pemadaman listrik, omzet yang diperoleh hanya sekitar Rp6 juta.
“Banyak pekerjaan yang tertunda karena peralatan tidak bisa digunakan. Pelanggan juga komplain karena pengerjaan menjadi molor,” ujarnya.
Kondisi serupa dialami Bunda Laundry yang juga berada di Kelurahan Patemon. Pemilik usaha, Ida Nurkhasanah, mengatakan hampir seluruh proses operasional usahanya bergantung pada listrik, mulai dari pencucian hingga pengeringan pakaian.
Akibat pemadaman yang berlangsung sekitar tiga hingga empat jam, pekerjaan laundry tidak dapat berjalan normal. Padahal dalam rentang waktu tersebut, pihaknya biasanya mampu menyelesaikan pencucian hingga 20 sampai 30 kilogram pakaian.
“Karena listrik padam, pekerjaan otomatis tertunda. Dampaknya, penyelesaian cucian pelanggan bisa molor sampai satu hingga dua hari,” katanya.
Selain menurunkan produktivitas, kondisi tersebut juga berpotensi mengurangi kepercayaan pelanggan terhadap layanan yang diberikan pelaku usaha.
Para pelaku UMKM berharap pemerintah dan pihak terkait dapat menjaga stabilitas pasokan listrik agar aktivitas usaha masyarakat tidak terganggu. Mereka juga meminta adanya pemberitahuan lebih awal apabila akan dilakukan pemadaman sehingga pelaku usaha dapat melakukan langkah antisipasi.
Menurut mereka, kepastian informasi sangat penting agar pelaku usaha dapat menyesuaikan jadwal produksi maupun pelayanan kepada pelanggan sehingga kerugian dapat diminimalkan.
Di tengah upaya pemerintah mendorong pertumbuhan sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian, ketersediaan pasokan listrik yang andal dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha masyarakat. ***