PPP Dukung Ganjar Jadi Capres, Ketum Golkar: KIB Solid, Rukun dan Tidak Bubar

Ketum Golkar, Airlangga Hartarto, bersama Ketum PAN, Zulkifli Hasan dan Plt Ketum PPP, Muhammad Mardiono, di Jakarta, Kamis (27/4/2023) malam. FOTO: Instagram
Ketum Golkar, Airlangga Hartarto, bersama Ketum PAN, Zulkifli Hasan dan Plt Ketum PPP, Muhammad Mardiono, di Jakarta, Kamis (27/4/2023) malam. FOTO: Instagram
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co – Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menegaskan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tetap solid dan tidak bubar.

Hal tersebut diungkapkan Airlangga, kepada wartawan usai menggelar pertemuan tertutup dengan Ketum PAN dan PPP di kediamannya, Kamis (27/4/2023) malam.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Ketum PAN, Zulkifli Hasan dan Plt Ketum, PPP Muhammad Mardiono,

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Diketahui, ada tiga parpol yang tergabung dalam KIB, yakni Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Airlangga mengatakan KIB masih solid dan rukun, meski PPP telah mendukung capres PDIP, Ganjar Pranowo.

Dalam pertemuan tersebur, ia mengaku telah mendengarkan penjelasan PPP yang mendukung Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sebagai bakal capres 2024.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Kami mendapatkan penjelasan dari Plt Ketua Umum PPP terkait dengan hasil Rapimnas dan tentunya kami mengapresiasi mekanisme yang ada di PPP,” ucap Airlangga.

“Masing-masing partai, walaupun kami semua KIB, terlihat kita solid, guyub, dan rukun,” lanjutnya.

Airlangga menegaskan, Golkar dan PAN menghormati mekanisme yang ada di internal partai berlambang Ka’bah, tersebut.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Menurutnya, tiap partai di KIB memiliki mekanisme masing-masing untuk menentukan bakal capres.

“KIB tidak akan mencampuri urusan internal partai masing-masing. Jadi itu clear, jadi rapimnas itu bagian dari mekanisme internal PPP,” ucapnya.

“Kalau di Golkar ada Munas dan demikian pula mekanisme di PAN,” sambung Airlangga.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Munas Golkar telah memutuskan untuk mengusung Airlangga Hartarto sebagai bakal capres 2024.

Airlangga mengaku, KIB menampung seluruh aspirasi yang dibawa setiap partai anggota.

Ia mengatakan, aspirasi yang dibawa tiap partai anggota KIB akan dibahas lebih lanjut bersama parpol lain di dalam koalisi.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Jadi kalau seperti keluarga, KIB ini adalah keluarga,” ucap Menko Perekonomian, tersebut.

“Masing-masing berbicara atas nama KIB kemudian atas nama partai, kemudian kita juga rundingkan kembali secara internal,” lanjut Airlangga.

Penjelasan PPP

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Sementara itu, Plt Ketum PPP, Muhammad Mardiono, menjelaskan bahwa keputusan mendukung Ganjar Pranowo sebagai bakal capres 2024 merupakan hasil Rapimnas.

“Keputusan mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai capres yang akan diusung partainya merupakan keputusan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) V,” ucapnya.

Meski telah mengumumkan hasil internal partainya, Mardiono, mengaku masih ada tahapan selanjutnya yang harus dilakukan PPP.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Kemudian ada tahapan-tahapan selanjutnya, yakni melakukan pertemuan dengan Ganjar Pranowo sebagai capres yang didukung,” ucapnya.

Lalu, kata Mardiono, PPP juga akan menyampaikan dukungan terhadap Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, kepada Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Terkait hal tersebut, Mardiono, mengaku akan bertemu dengan Megawati Soekarnputri pada hari Minggu nanti.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Saya dapat kabar sore tadi bahwa Ibu Mega akan memberikan waktu pada saya di hari Minggu," ucap Mardiono.

Sementara untuk bertemu Ganjar Pranowo, hingga saat ini, kata Mardiono, PPP masih mencari waktu yang tepat.

Pada kesempatan yang sama, Ketum PAN, Zulkifli Hasan, juga mengatakan, partainya menghormati mekanisme di internal PPP untuk mendukung Ganjar Pranowo.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Pada waktunya nanti, kata dia, PAN juga akan mengumumkan siapa bakal calon presiden yang akan diusung.

“Masing-masing partai itu bisa sama bisa tidak,” ucap pria yang akrab disapa Zulhas.

“Baru kita akan berembug apakah bisa ada kesepakatan atau tidak, pada akhirnya nanti. Masih panjang perjalanannya,” pungkas Zulhas.***

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Penulis: M. Rain Daling

Editor: M. Rain Daling

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu